<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8176939383671633741</id><updated>2011-07-17T23:39:32.434-07:00</updated><category term='Promo Buku Love and Shock'/><title type='text'>Writing From The Heart</title><subtitle type='html'>Books For Life</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Hartati Nurwijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00717521155732252886</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SerFmQohJiI/AAAAAAAAATU/GvSMZH2nNNA/S220/n644831714_1513560_6555.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>55</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8176939383671633741.post-6868536430358633882</id><published>2010-02-11T08:14:00.000-08:00</published><updated>2010-02-11T08:16:25.591-08:00</updated><title type='text'>Kehamilan di usia 40 tahun keatas</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/S3QtVPm5xWI/AAAAAAAAAYA/GNaEr3jmPSY/s1600-h/sacyolk2draw.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 199px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/S3QtVPm5xWI/AAAAAAAAAYA/GNaEr3jmPSY/s320/sacyolk2draw.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5437020493133235554" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ketika saya hamil anak ketiga tahun 2004 dan bayi lahir  Juni 2005, saat itu usia saya 36 tahun. Pada masa kehamilan rutin periksa di dokter ahli kandungan yang disebut Ginekolog (dalam bahasa Yunani Gineka artinya wanita).  Saat memasuki semester ketiga kehamilan, dokter kandungan menyarankan saya mengadakan test Alfa Fetoprotein (AFP test) untuk melihat apakah cabang bayi ada kelainan down syndrom. Biasanya test ini mengambil cairan amino  dengan jarum yang disuntikan dalam placenta fetus. Karena saya yakin tidak ada keturunan down syndrom dan saya merasa usia 36 tahun saat itu belumlah terlalu tua untuk melahirkan bayi lagi. Alhamdulillah anak ketiga saya lahir dengan cara normal dan bayinya pun normal tanpa cacat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Januari 2010, usia saya memasuki angka 42 tahun. Setelah melahirkan anak kedua dan ketiga, saya tidak pernah menggunakan alat kontrasepsi, karena saya melihat ada efek samping masing-masing alat kontrasepsi. Disamping itu saya pernah diskusi dengan dokter kandungan saat meminta surat rujukan untuk tes pap, soal efek samping alat kontrasepsi.  Bahkan disebutkannya sistem kalender pun sebenarnya tidak aman, sebab pasangan bisa kebobolan.  Jawabannya cukup masuk akal. Setelah menstruasi terakhir 26 Desember 2009, hingga akhir Januari 2010 belum datang juga. Akhirnya saya meminta suami membeli test pack untuk tes kehamilan sendiri di rumah. Sore hari itu saya lakukan tes dan hasilnya positif. Kaget juga sebab usia 42 tahun dan hamil lagi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokan harinya saya ke laboratorium untuk melakukan tes β -HCG (Human chorionic gonadotrophin) adalah hormon glycoprotein yang muncul segera setelah setelah terjadi konsepsi atau kehamilan. Hasilnya β-HCG saya 2167 artinya kehamilan memasuki minggu kelima. Walau pun hasil perhitungan masa kehamilan yang tepat dihitung saat tanggal awal menstruasi terakhir. Segera saya memberi tahu suami dan saya langsung meminta perjanjian pertemuan dengan ahli kandungan di kliniknya. Bukan kondisi usia saja yang membuat saya khawatr tetapi kondisi saya sejak tahun 2008 jantung saya ditutup implant karena saat itu diagnosa Patent Foramen Ovale.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil diskusi dengan ahli kandungan, kehamilan saya bisa menimbulkan trombofilia atau penyumbatan darah terutama terjadi di kaki. Memang sejak 20 Januari lalu saya sering merasa kesemutan di kaki, walau pun saya sudah melakukan banyak gerakan di kaki tetap saja masih kesemutan. Saat itu saya tidak tahu bahwa saya hamil. Langsung saya menelepon dokter ahli jantung yang menangani,  DR Koustopolous seorang ahli bedah jantung yang bergolongan A (golongan tertinggi ranking dokter yang bekerja di RS negeri milik pemerintah di Yunani). Sarannya saya harus menemui dokter ahli syaraf (nefrologos) sebab dikhawatirkan akan ada stroke baru di kepala. Masuk ke RS diminta suami menelepon ambulans, di Yunani tinggal menelepon 166 ambulanse langsung datang jika Anda dalam keadaan darurat atau sakit berat. Semua layanan gratis dari ambulans, dokter, obat, rawat inap dan segala macam tes-tes canggih.  RS di Athena milik pemerintah direnovasi sejak 2004 berlangsung Olimpiade di Yunani. Saya menolak menggunakan ambulans sebab saya masih bisa jalan dan yakin diluar sana banyak pasien  gawat butuh ambulans juga saat itu. Suami terpaksa ambil cuti dari kantor dan mengantar saya ke RS, cukup lama antri sebab nomor antrian berdasarkan jenis masalah. Ada 10  dokter ahli berbagai bidang yang menangani pasien dalam ruangan khusus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh dokter saya disarankan rawat inap, sebab harus menjalani berbagai tes. Mulai dari tes darah umum, hingga ke CT Scan, MRI, X-ray, echo-Cardiogramma,  tes di kepala. Enam hari menjalani berbagai tes hasilnya terutama MRi tidak ada perubahan di kepala saya, masih sama dengan kondisi 2008 lalu. Padahal kaki masih  kesemutan, bahkan diminta dokter ahli syaraf meminum obat Lexo untuk mengatasi stress. Padahal saya yakin tidak sedang stress, sebagai muslim sholat 5 waktu dan sering menulis artikel motivasi di blog, say ayakin tidak stress. Obatnya Lexo saya tidak minum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke rumah, barulah kemudian saya duga, ada kemungkinan saya hamil. Sebab ketiga kehamilan selalu kesemutan dan bahkan kaki kebas atau mati rasa. Biasanya dulu dokter kandungan memberi kapsul magnesium, diduga  mereka saya kurang magnesium walau tiap hari sudah minum air mineral. Tentu saja dokter kandungan tidak tahun jantung saya bolong pada waktu masa kehamilan ketiga anak yang lahir 1997, 2004 dan 2005. Sebab diketahi PFO tahun 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkatnya 3 dokter ahli kandungan memberi pilihan bagi kami, mau meneruskan kehamilan dengan resiko trombofilia bagi saya sebagai ibu dan fetus juga ada kemungkinan kena radiasi akibat X-ray dan CT Scan, sedangkan tes MRi dan lainnya tidak bahaya bagi fetus. Tanggal 20-26 Januari saat saya di test di RS saat itu saya sudah hamil. Karena tanggal mens akhri 26 Desember, sehingga saat ditanya oleh perawat dan petugas dibagian radiologi apakah saya hamil ketika akan di tes saya jawab ‘tidak’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan dua dokter jantung, menyatakan kehamilan aman bagi saya. Bahaya trombofilia tidak perlu dikhawatrikan, sebab saya bukan pasien PFO lagi, setelah ditutup dengan amplatzar. Artinya saya pernah kena PFO dan sekarang tidak ada masalah. Hanya dokter ahli kandungan semua berpendapat sama, bahwa kehamilan menghasilkan banyak hormon-hormon baru yang bisa menimbulkan penyumbatan darah, sebab saa terciptanya placenta oleh fetus otomatis sudah terjadi penyumbatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam keadaan bingung saya tetap yakin dengan kehamilan ini, walau kaki tetap kesemutan. Hingga suami diskusi soal bahaya radiasi bagi embrio dan didapatkan hasil X-ray di dada kurang pengaruhnya pada bagian abdominal (perut), walau saat di X-ray perut saya tidak dilindungi karena ketika ditanya apakah hamil saya jawab; tidak. Juga CT scan di bagian kepala, jika teori radiasi yang menyatakan perjalanan radiasi linear maka X-ray di dada tidak banyak pengaruhnya pada bagian perut. Namun ada  hasil riset, membuktikan anak-anak yang kena radiasi, maka akan menderita kanker leukemia dan berbagai jenis kanker lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil tetap yakin dengan pilihan yang akan kami ambil, saya semakin merasa sayang dengan fetus yang masih sebesar biji padi. Membayangkan soal menggugurkan kandungan tidak terpanh terlintas di benak saya, demikian juga suami yang jelas-jelas tidak akan membunuh walau masih dalam keadaan sekecil apapun. Saya bertekad tetap hamil walau pun disebut akan bahaya bagi saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun apa yang direncanakan suami dan saya akhirnay kandas. Tiga hari lalu, sepulang dari mengantar teman kenalan di internet seorang mahasiswa dari Perancis yang berkunjung ke Yunani dan menginap di rumah kami. Saya mengalami pendarahan. Darah seperti mens tetapi warna hitam pekat. Bahkan keluar berbentuk bongkahan bola-bola kecil. Sore harinya terpaksa menelepon ambulans dan setibanya di RS diperiksa dan prognosis mengalami keguguran. Malam itu saya diperbolehkan pulang setelah di cek dengan alat kamera dalam rahim tidak ada plasenta. Diminta dokter mengulangi periksa darah β-HCG. Jika mengalami penurunan artinya positif gagal kehamilan dan jika naik saya harus pulang ke RS lagi sebab dikhawatrikan kehamilan di luar rahim (ektopic). Hasilnya hormon Glycoprotein hanya 412, dan saat ini saya masih mengalami pendarahan seperti keluarnya darah mens tanpa rasa sakit apa pun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian ini baru saya sadari, bahwa ini pernah terjadi sebelumnya. Saya telat mens dan kemudian beberapa minggu dapat mens yang deras sekali. Hanya saja saya tidak melakukan tes kehamilan dan saya seumur hidup belum pernah tahu apa sebenarnya keguguran. Sekarang barulah tahu artinya keguguran. Memang kehamilan diusia 40 tahun keatas banyak yang sukses dan melahirkan bayi sehat, namun banyak juga yang mengalami keguguran dan kemungkinan bayi down syndrome. Jika Anda usia 40 tahun keatas ingin hamil harus dipersiapkan segala sesuatu kemungkinan sebelum terjadinya konsepsi dan risikonya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8176939383671633741-6868536430358633882?l=sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/feeds/6868536430358633882/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8176939383671633741&amp;postID=6868536430358633882' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/6868536430358633882'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/6868536430358633882'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/2010/02/kehamilan-di-usia-40-tahun-keatas.html' title='Kehamilan di usia 40 tahun keatas'/><author><name>Hartati Nurwijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00717521155732252886</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SerFmQohJiI/AAAAAAAAATU/GvSMZH2nNNA/S220/n644831714_1513560_6555.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/S3QtVPm5xWI/AAAAAAAAAYA/GNaEr3jmPSY/s72-c/sacyolk2draw.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8176939383671633741.post-8911313255253629601</id><published>2009-12-02T18:08:00.000-08:00</published><updated>2009-12-02T18:10:46.199-08:00</updated><title type='text'>Langka Yang Menolak Jabatan</title><content type='html'>Membaca beberapa artikel tentang Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Saya jadi tergerak untuk menulis kembali setelah larut dalam kesibukan panjang untuk menyelesaikan naskah buku terbaru. Ada yang menulis tentang Sri Mulyani menjadi ‘qurban’ dan banyak pendapat bahwa dia menjadi korban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika saya boleh berpendapat. Sri Mulyani adalah sosok yang sangat ambisius. Dia menjadi dosen kami sekitar sebelas tahun lampau, pada saat perusahaan BUMN tempat saya bekerja dahulu mengirim kami beberapa bulan belajar di Lembaga Management FEUI Salemba. Wajahnya menarik, penampilannya juga menarik, cara bicaranya ketika mengajar penuh semangat dan tentu saja dia sangat cerdas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayang kecerdasannya ini tidak diimbangi dengan sifat welas-asih atau kasih sayang. Karena sosoknya yang memang tampak penuh ambisi berhasil menempatkannya pada posisi menjadi pejabat penting di negeri tercinta Indonesia. Sebelum pengumuman kabinet SBY yang kedua kalinya, saya membaca di milis-milis bahwa Sri Mulyani akan dicalonkan kembali menjadi Menkeu. Jika saja dia punya rasa kasih sayang pada masyarakat dan negaranya, tentu dia akan menolak ketika diberi tugas dalam hal aliran dana untuk Bank Century dan segala tetek-bengeknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Skandal Century saat itu sudah merebak di masyarakat Indonesia, ketika masa jabatannya sebagai Menkeu hampir selesai. Sebagai menteri keuangan yang terlibat kasus tersebut, tentu dia paham betul seluk-beluk proses pengucuran dana ke bank yang bangkrut dan carut-marut itu. Sayang sekali ketika dia diminta kembali menjadi Menkeu, jabatan itu diterimanya. Dia tidak menolaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin orang yang menolak ketika mendapat promosi jabatan hanya bisa kita lihat melalui film saja. Seperti film Hollywood lawas yang saya tonton di teve minggu kemarin. Kisah seorang angkatan laut Amerika yang menolak promosi jabatan pindah ke Washington. Dia memilih tetap pada jabatannya semula, tinggal di kotanya bersama istri dan anak-anaknya, karena di kota tersebut istrinya juga bekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika nanti Panitia Angket Dana Century dapat menjalankan tugas mereka dengan benar dan bersih dari pengaruh mafia koruptor, maka Sri Mulyani juga harus dapat bertanggungjawab terhadap lebih 250 juta penduduk Indonesia. Toh saat dia dilantik sudah melakukan sumpah. Sumpah kepada Tuhan, tanah air dan bangsanya. Tindakan yang harus dipertanggungjawabkan dunia dan akhirat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8176939383671633741-8911313255253629601?l=sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/feeds/8911313255253629601/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8176939383671633741&amp;postID=8911313255253629601' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/8911313255253629601'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/8911313255253629601'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/2009/12/langka-yang-menolak-jabatan.html' title='Langka Yang Menolak Jabatan'/><author><name>Hartati Nurwijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00717521155732252886</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SerFmQohJiI/AAAAAAAAATU/GvSMZH2nNNA/S220/n644831714_1513560_6555.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8176939383671633741.post-355997457772110383</id><published>2009-11-19T01:24:00.000-08:00</published><updated>2009-11-19T01:26:35.073-08:00</updated><title type='text'>No More Complaints</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SwUPQ39RPGI/AAAAAAAAAW4/QhObkba2f88/s1600/complaints.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 304px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SwUPQ39RPGI/AAAAAAAAAW4/QhObkba2f88/s320/complaints.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5405743710301404258" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bersyukur saya dapat menonton KICK ANDY kemarin melalui internet. Saya salut pada acara tersebut bisa menandingi acara Oprah, walau digelar secara sederhana dan tidak semewah Oprah yang kaya raya. Bahkan diakhir acara dapat membagikan hadiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inti yang saya ambil dari acara tsb adalah apa yang ditampilkan oleh Kick Andy adalah tipe manusia Indonesia yang pantang menyerah, pejuang, tidak suka mengeluh. Bahkan orang-orang sederhana yang tidak suka pamer alias show off dan rendah hati. Pantas saja acara ini banyak digemari pemirsa. Andai saja para orang tua mewajibkan anak-anaknya menonton Kick Andy yang temanya sesuai dengan usia anak dan remaja, maka negeri ini tidak akan menumbuhkan generasi ala sinetron. Generasi sinetron yang cengeng, suka intrik, cemburu, iri hati dan dendam , pemalas dan suka pamer kekayaan orangtua.&lt;br /&gt;Saya tidak tahu apakah ada acara ulangan untuk Kick Andy di teve. Akan lebih baik jika sebelum acara disiarkan sudah ditayangkan iklan tema apa yang akan ditampilkan oleh Kick Andy. Seperti iklan sinetron yang sering ditayangkan berulang-ulang di layar kaca, hingga menjadi brain wash anak-anak dan remaja Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar tulisan ini tidak bersifat mengeluh, maka saya akan menulis mengenai rasa syukur bahwa masih ada yang peduli pada moral dan kelangsungan hidup bangsa kita. Saya bersyukur disamping munculnya film box office 2012 masih ada film Emak Ingin Naik Haji. Disamping semakin banyaknya korban akibat flu babi dan penyakit menular lainnya yang muncul di dunia ini, bangsa Indonesia di tanah air tercinta tidak terdengar ada kasus terkena flu babi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih banyak rasa syukur yang faktanya saya bisa lihat sehari-hari dari Yunani. Misalnya saja bulan Nopember ini adalah musim panen zaitun, tentu tidak ada pohon zaitun di Indonesia. Tetapi di tanah air terdapat banyak sekali buah dan sayuran yang khasiatnya melebihi buah dan minyak zaitun. Memang diperlukan hal-hal kecil yang kita lihat sehari-hari agar setiap saat hidup ini selalu bersyukur dan bukannya mengeluh dan cemooh.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8176939383671633741-355997457772110383?l=sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/feeds/355997457772110383/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8176939383671633741&amp;postID=355997457772110383' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/355997457772110383'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/355997457772110383'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/2009/11/no-more-complaints.html' title='No More Complaints'/><author><name>Hartati Nurwijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00717521155732252886</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SerFmQohJiI/AAAAAAAAATU/GvSMZH2nNNA/S220/n644831714_1513560_6555.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SwUPQ39RPGI/AAAAAAAAAW4/QhObkba2f88/s72-c/complaints.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8176939383671633741.post-6049940941774191531</id><published>2009-11-07T07:02:00.001-08:00</published><updated>2009-11-07T07:02:59.120-08:00</updated><title type='text'>Kontra Vaksin Flu Babi</title><content type='html'>Pro dan kontra masalah vaksin tidak saja terjadi di negara sedang b erkembang dan maju. Timbulnya penyakit baru seperti flu babi dan flu burung sebelumnya cukup membuat was-was kita semua. Saya masih ingat ketika wabah flu burung menelan korban banyak jiwa orang Indonesia,  para turis dari manca negara banyak yang ngeri datang ke Indonesia. Bahkan saya ketika itu meminta nasihat dokter di Yunani apakah aman jika bepergian pulang ke kampung halaman saya yang sedang mewabah flu burung. Dokter mengizinkan dan memberikan saya suntika vaksin flu biasa. Saya berangkat pulang ke Jakarta dan kembali ke Yunani dengan sehat wal’afiat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 2009 ini dunia heboh dengan berjatuhannya korban flu babi di negara USA dan Mexico yang disebut-sebut sebagai asal-usul berkembang biaknya virus H1N1 (Flu babi). Merambah cepat hingga korban ribuan penderita di UK (Inggris). Di Yunani juga akhirnya ditemukan banyak korban penderita flu babi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketakutan para ahli dan  masyarakat  akan merebaknya virus ini di musim dingin semakin terbukti. Jangankan sebelum munculnya virus flu babi,  biasanya di musim dingin sudah menjadi langganan banyak anak-anak, remaja, orang dewasa hingga lansia yang terserang flu biasa. Tuhan juga adil, di musim dingin di negara Eropa musim buah, adalah buah jeruk yang banyak mengandung vitamin C selain buah kiwi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengantisipasi semakin merebaknya flu babi yang dissebut oleh oleh media massa dan departemen kesehatan di Yunani, sebagai flu baru, pemerintah memberikan layanan vaksin flu babi secara gratis di rumah sakit untuk para balita dan lansia dimulai bulan Nopember 2009 ini. Namun tidak semua ahli kesehatan dan dokter yang setuju untuk memberikan vaksin flu babi untuk anak-anak dan orang dewasa yang sehat. Sebab ditemukan beberapa alasannya sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Sejak munculnya vaksin Flu babi ini, WHO sendiri tidak memberikan jaminan 100% akan keamanan vaksin ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para peneliti memperingatkan bahwa penggunaan berlebihan dari vaksin flu dan anti-flu Tamiflu dan obat-obatan seperti Relenza dapat menyebabkan  tekanan genetik pada virus flu dan kemudian mereka lebih cenderung bermutasi menjadi strain yang lebih mematikan. &lt;br /&gt;Kebanyakan  influenza A musiman (H1N1) strain virus diuji dari Amerika Serikat dan negara-negara lain sekarang resisten terhadap Tamiflu (oseltamivir). Tamiflu telah menjadi obat yang hampir tidak berguna melawan flu musiman. &lt;br /&gt;Para pejabat kesehatan masyarakat dan pemerintah di negara USA dan Eropa tidak memperkenalkan cara untuk memperkuat kekebalan tubuh  terhadap flu. Seolah-olah tidak ada pilihan lain di luar  vaksin dan obat anti-flu yang ditawarkan, walaupun ada bukti kuat bahwa vitamin C dan D mengaktifkan sistem kekebalan tubuh serta mineral selenium mencegah pemberukan virus dan menghindari tubuh dari penyakit. &lt;br /&gt;B. Ditemukannya ada beberapa orang yang sehat, setelah diberikan vaksin flu babi, dia menjadi lumpuh. Oleh beberapa ahli disebut kasus ini hanya terjadi sedikit saja diantara ribuan orang yang telah diberikan vaksin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika saya boleh berpendapat, vaksin itu ada yang bermanfaat dan juga ada yang bisa membawa mudarat. Saya sendiri memberikan vaksin teratur pada anak-anak saya sejak bayi hingga kini balita. Karena dokter anak di Yunani dan pemerintah menetapkan peraturan wajib vaksin bagi anak-anak. Bahkan anak  yang masuk sekolah harus menunjukkan buku kesehatannya. Yang dilihat adalah daftar vaksin anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan anjuran untuk melakukan vaksin flu biasa, sudah dilakukan jauh hari sebelum terjadi wabah flu babi terjadi di Yunani. Untuk vaksin flu babi, kami memutuskan untuk tidak diberikan pada anak-anak kami. Saya sendiri, sejak kecil tidak pernah disuntik vaksin. Seingat saya kedua orang tua saya memberikan kami banyak asupan buah-buahan yang sehat dan bebas bahan kimia. Karena masa kecil saya kami tinggal di daerah Merbau Labuhan Batu Sumatra Utara; yang banyak terdapat banyak kebun buah dan pohon yang hidup alamiah tanpa semprotan hama dan pupuk. Ketahanan tubuh dan kekebalan tubuh otomatis akan terbentuk dari asupan makanan dan aktifitas badan sehari-hari. Banyak bergerak dan olah raga serta menjaga kebersihan badan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga saja wabah flu babi di musim dingin ini tidak akan merebak hingga ke Megara tempat kami tinggal. Sebab di Athena sudah beberapa sekolah yang ditutup untuk mengurangi korban flu babi ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8176939383671633741-6049940941774191531?l=sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/feeds/6049940941774191531/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8176939383671633741&amp;postID=6049940941774191531' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/6049940941774191531'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/6049940941774191531'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/2009/11/kontra-vaksin-flu-babi.html' title='Kontra Vaksin Flu Babi'/><author><name>Hartati Nurwijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00717521155732252886</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SerFmQohJiI/AAAAAAAAATU/GvSMZH2nNNA/S220/n644831714_1513560_6555.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8176939383671633741.post-7642774882800598568</id><published>2009-10-28T08:11:00.000-07:00</published><updated>2009-10-28T09:08:20.486-07:00</updated><title type='text'>Satu Buku untuk Satu Tahun</title><content type='html'>Alhamdulillah sejak 2007 buku yang saya tulis terbit setiap tahunnya. Bak kata pepatah 'ala bisa karena biasa". Buku ketiga saya ini ditulis beramai-ramai. Buku yang ditulis beramai lebih enak dibaca ketimbang oleh seorang penulis. Saya bertekad untuk buku yang akan terbit tahun depan, insyaAllah saya  bersolo karir menulis sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudahnya menulis sendiri adalah kalimat dan gaya bahasanya seragam dan punya ciri khas tertentu. Istilahnya &lt;em&gt;made in&lt;/em&gt;, mirip baju yang dibuat oleh seorang perancang  yang punya ciri khas tersendiri dan kelas tersendiri. Buku juga demikian, jika menulis buku isinya monoton dan kurang menarik pembaca tentu akan membuat kecewa pembelinya. Karena itulah saya menulis sambil membayangkan bagaimana respon pembaca saat membaca buku yang sedang saya tulis. Intinya saya menulis setiap kalimat agar pembaca tidak bosan,   menarik dan membuat penasaran hingga ingin melalap habis setiap halaman hingga tamat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang tak mudah menulis sesuai keinginan pembaca, untuk itu saya selalu berkaca pada diri sendiri. Apa yang saya sukai saya tulis dan gaya tulisan yang tidak saya sukai maka tidak akan saya tulis. Pengalaman hidup diri sendiri akan selalu menarik perhatian orang lain. Orang selalu ingin tahu tentang diri orang lain. Untuk itu saya selalu menulis berdasarkan pengalaman hidup saya sehari-hari. bahkan peristiwa kecil bisa menjadi kisah yang panjang dan menarik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti kisah di bawah ini misalnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;28 Oktober di Indonesia diperingati sebagai hari sumpah pemuda. Sedangkan di Yunani diperingati sebagai hari nasional, hampir mirip perayaan hari Kemerdekaannya. 28 Oktober di Yunani adalah hari OXI  artinya Hari TIDAK. Tidak maksudnya adalah perjuangan bangsa Yunani dengan berani mengatakan TIDAK pada pasukan Italia yang dipimpin oleh Mussolini yang ingin menjarah Yunani. Musslolini adalah pemimpin Italia yang berideologi fasisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perayaan 28 Oktober di Yunani, ditandai dengan parelasi atau pawai oleh semua anak sekolah, dari anak-anak  play grup hingga ke jenjang universitas. Juga polisi dan pasukan pemadam kebakaran dan setiap lembaga apa saja yang bersedia pawai meramaikan perayaan hari OXI ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Pawai sekolah selalu berurutan sesuai nomor sekolah, misal SD nomor 1 maka SD tersebut mendapat giliran lebih dahulu maju. Setiap pawai dikepalai oleh seorang anak yang membawa bendera Yunani. Memilih anak yang membawa bendera sudah ditetapkan secara nasional, bahwa anak yang mendapat nilai tertinggi dan duduk di kelas tertinggi dia yang akan membawa bendera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga menjadi suatu kebanggaan orang tua jika anaknya membawa bendera Yunani. Namun hal ini tidak berlaku untuk anak keturunan asing. Tahun 2006 terjadi protes besar-besaran akibat seorang murid keturunan Albania mendapat nilai tertinggi di kelas 6 SD dan dia dipilih membawa bendera Yunani. Sejak protes itu, maka tidak pernah lagi terjadi seorang anak keturunan asing mendapat nilai tertinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal tersebut menimpa diri putri saya Aisyah. Aisyah selalu mendapat nilai 10 untuk setiap mata pelajaran dan ujian hasilnya 10. Semua orang tua pasti mengetahui hasil ujian sebab kertas ujian harus ditanda-tangani oleh orang tua dan dikembalikan ke guru. Aisyah cerdas alami, padahal dia tidak pernah saya kirim ke kursus atau les seperti anak-anak asli Yunani yang mengirim anak-anak mereka ke lembaga bimbingan belajar bahasa, matematika dll. Aisyah pintar karena dia anak yang punya gen MCV (baca buku Love and Shock). Anak hasil perkawinan antarbangsa punya kecerdasan diatas rata-rata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menghindari Aisyah yang bawa bendera Yunani, maka dua hari sebelum parelasi (pawai) Kiria Dora mengumumkan bahwa Thanasis-lah juara 1 di kelas 6 SD tersebut. Dan Aisyah juara 2, Katerina juara 3, Marillena juara 4 dstnya. Sebab 6 anak yang memimpin pawai, tiga di depan dan 3 di belakang, kemudian diikuti oleh anak-anak lainnya seluruh kelas dan kelas 5 serta 4.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya terima dengan senang hati, walau sempat saya tidak mengizinkan Aisyah ikut pawai berhubung saya tidak suka anak saya turut dalam keramaian dan pesta-pesta orang Yunani. Setelah Aisyah menerangkan bahwa dia wajib ikut sebab dia termasuk jajaran anak yang 6 maka mau tak mau saya harus mengizinkannya ikut pawai. Baju yang dipakai pawai adalah mirip seragam SMP yang dipakai pelajar Indonesia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat detik-detik saya menunggu Aisyah melewati pawai, ada rasa haru dalam hati saya. Saya hampir sempat menangis karena haru. Dia berjalan di barisan terdepan di sebelah kanan Thanasis pembawa bendera. Adiknya si Abang yang tidak mau ikut pawai, memanggil nama Kakaknya "Aisyah! Aisyaaah!...."&lt;br /&gt;Seketika Aisyah menoleh melihat kami hingga dia salah dalam melangkah. Si bungsu Hadi juga ikut pawai memakai baju kemeja putih, topi red barret dan dasi merah. Sayang kami tidak membeli dasi buat Hadi, dia pawai tanpa dasi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8176939383671633741-7642774882800598568?l=sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/feeds/7642774882800598568/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8176939383671633741&amp;postID=7642774882800598568' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/7642774882800598568'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/7642774882800598568'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/2009/10/satu-buku-untuk-satu-tahun.html' title='Satu Buku untuk Satu Tahun'/><author><name>Hartati Nurwijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00717521155732252886</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SerFmQohJiI/AAAAAAAAATU/GvSMZH2nNNA/S220/n644831714_1513560_6555.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8176939383671633741.post-2554785868603595936</id><published>2009-09-06T17:04:00.000-07:00</published><updated>2009-09-06T17:15:14.113-07:00</updated><title type='text'>Nasib Nelayan Tradisional Yang Tak Menentu</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SqRQeL8NIYI/AAAAAAAAAV8/BkeEoCz4BAU/s1600-h/fOTO_NELAYAN_MISKIN%40SAMBO.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 228px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SqRQeL8NIYI/AAAAAAAAAV8/BkeEoCz4BAU/s320/fOTO_NELAYAN_MISKIN%40SAMBO.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5378512334518821250" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Banyak kita sudah membaca kepahitan hidup nelayan Indonesia. Dari Sabang hingga Merauke nasib para nelayan tidak berubah. Jika saya boleh berpendapat profesi nelayan identik dengan kemiskinan absolut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bawah ini saya kutip kisah seorang nelayan asal Aceh dari blog Masriadi Sambo.&lt;br /&gt;DHEBIT Desliana, sibuk membenahi perahu miliknya di Desa Kampung Jawa, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe. Saban minggu, nelayan yang menggunakan ketek ini, terpaksa memperbaiki perahu miliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia sudah mengusulkan bantuan pada Dinas Perikanan Kota Lhokseumawe, 28 November 2007 dengan nomor register proposal 250/01/KB/H65/2007. Awalnya, disebutkan akan mendapat bantuan tahun 2008. Namun, hingga kini bantuan itu tak kunjung datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam salah satu berita di www.kabarindonesia.com pernah ditulis nasib nelayan Banten yang menunggu bantuan yang kabarnya akan diberikan oleh SET NET Jepang untuk mendongkrak hasil tangkapan nelayan. Namun hingga kini janji itu belum ditepati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian saya kembali dikejutkan dengan rencana pengaplingan wilayah kelautan Indonesia. Seperti yang diberikan dalam Kompas online.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlepas apakah ini sudah dirancang jauh hari sebelum kemenangan Budiyono sebagai Wapres RI. Jelas rencana edan ini sangat-sangat Neolib. Nelayan tradisionil yang sudah terjerat rentenir, nelayan yang hanya melaut menggunakan kapal milik orang lain yang biasa disebut "Tuan Kapal". Nelayan tradisionil yang hanya menggunakan ketek dan perahu sederhana meyabung nyawa demi memenuhi kebutuhan keluarganya, akan semakin terpinggirkan oleh Pengaplingan Laut ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisa dibayangkan bagaimana semakin terpuruknya kehidupan nelayan, jika mereka baru saja melepas jala harus diusir dan bahkan kemungkinan ditangkap oleh patroli. Sebab belum mendapatkan hasil tangkapan, akibat menggunakan peralatan yang sederhana. Jika dibandingkan dengan pengusaha Jepang, Korea dan pengusaha Indonesia dll yang akan mendapat HPL (Hak Penggunaan Laut).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga saja para wakil rakyat dan pemimpin negeri ini menyadari dosa dan kesalahan mereka. Sebelum membuat dosa lebih banyak lagi terhadap bangsa, rakyat dan negara tercinta Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengaplingan Laut Mulai 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hak Nelayan Tradisional Terancam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabtu, 8 Agustus 2009 | 03:59 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, Kompas - Pemerintah berencana melakukan pembagian zona&lt;br /&gt;perairan mulai tahun 2010. Membagi perairan menjadi kapling-kapling itu&lt;br /&gt;menjadi landasan untuk pemberlakuan hak pengusahaan perairan pesisir,&lt;br /&gt;serta kluster perikanan tangkap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekretaris Direktorat Jenderal Kelautan, Pesisir, dan Pulau-pulau Kecil&lt;br /&gt;(KP3K) Departemen Kelautan dan Perikanan Sudirman Saad, Jumat (7/8) di&lt;br /&gt;Jakarta, mengemukakan, pihaknya akan memfasilitasi 20 kabupaten/kota&lt;br /&gt;untuk menyusun rencana pembagian zona perairan mulai tahun 2010.&lt;br /&gt;β€Zonasi perairan menjamin adanya perencanaan dalam pemanfaatan&lt;br /&gt;perairan, selain memberi kepastian bagi pelaku usaha, termasuk nelayan&lt;br /&gt;tradisional,β€ ujar Sudirman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menanggapi rencana itu, perwakilan masyarakat hukum adat, nelayan&lt;br /&gt;tradisional, masyarakat pesisir, dan perempuan nelayan menandatangani&lt;br /&gt;deklarasi β€Pernyataan Lombokβ€ 5 Agustus, yang menuntut rencana&lt;br /&gt;pemberlakuan hak pengusahaan perairan pesisir (HP3) dan kluster&lt;br /&gt;perikanan tangkap dihentikan. Hal itu dinilai akan menciptakan&lt;br /&gt;privatisasi, monopoli, dan liberalisasi sumber daya kelautan dan&lt;br /&gt;pesisir.&lt;br /&gt;Mereka yang menandatangani deklarasi, antara lain, adalah Koalisi&lt;br /&gt;Rakyat untuk Keadilan Perikanan (KIARA), Komite Pengelolaan Perikanan&lt;br /&gt;Laut Lombok Timur, Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI), dan&lt;br /&gt;Serikat Nelayan Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Sudirman, pembagian zona perairan ditetapkan melalui peraturan&lt;br /&gt;daerah guna mendorong transparansi dan akuntabilitas publik. Penetapan&lt;br /&gt;pembagian zona wajib mengakomodasi kepentingan pelaku usaha, nelayan&lt;br /&gt;tradisional dan masyarakat pesisir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan pembagian zona itu, wilayah laut dibagi menjadi empat bagian,&lt;br /&gt;yakni kawasan pemanfaatan umum, kawasan konservasi, kawasan nasional&lt;br /&gt;strategis tertentu, dan alur pelayaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penetapan pembagian zona perairan juga menjadi landasan bagi&lt;br /&gt;pembentukan kluster usaha perikanan tangkap dalam alur perairan hingga&lt;br /&gt;sepanjang 12 mil. Kluster usaha perikanan tangkap akan diterapkan tahun&lt;br /&gt;2010 dengan uji coba di Laut Arafura dan Laut China Selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kluster itu memberikan hak eksklusif kepada pihak-pihak tertentu untuk&lt;br /&gt;memanfaatkan sumber daya ikan di perairan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Koordinator KIARA Abdul Halim, pembentukan HP3 dan kluster&lt;br /&gt;perikanan tangkap bukti bahwa pengelolaan perairan hanya dipandang&lt;br /&gt;sebagai ruang untuk mencari nafkah. Namun, mengabaikan laut sebagai&lt;br /&gt;identitas budaya bangsa dan jalan hidup masyarakat adat dan pesisir&lt;br /&gt;secara turun-temurun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;β€Tidak ada jaminan bahwa kepentingan masyarakat adat dan nelayan tradisional&lt;br /&gt;akan diprioritaskan,β€ ujar Halim. (LKT)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8176939383671633741-2554785868603595936?l=sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/feeds/2554785868603595936/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8176939383671633741&amp;postID=2554785868603595936' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/2554785868603595936'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/2554785868603595936'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/2009/09/nasib-nelayan-tradisional-yang-tak.html' title='Nasib Nelayan Tradisional Yang Tak Menentu'/><author><name>Hartati Nurwijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00717521155732252886</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SerFmQohJiI/AAAAAAAAATU/GvSMZH2nNNA/S220/n644831714_1513560_6555.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SqRQeL8NIYI/AAAAAAAAAV8/BkeEoCz4BAU/s72-c/fOTO_NELAYAN_MISKIN%40SAMBO.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8176939383671633741.post-686551626314752123</id><published>2009-08-06T22:34:00.000-07:00</published><updated>2009-08-06T22:35:29.017-07:00</updated><title type='text'>A Chapter That Was Painful to Read</title><content type='html'>Wed, 05 August 2009&lt;br /&gt;Jihad el-Khazen&lt;br /&gt;What is in common between the two books “Kill Khalid” and “Zionism, the real enemy of the Jews”?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Of course, there is the obvious political common feature of being related to the Palestinian-Israeli conflict. However, what quickly caught my attention in the two books was this: while I was reading an article written by Alan Hart - the author of the second book - in which he complains about not being able to publish his book in the United States, I received a letter from Brother Naim Atallah, the chairman of Quartet Books (publisher of the book about the assassination attempt against Khalid Mishal). In the letter, Mr. Atallah similarly complained about how the British media ignored the book, with the latter only receiving two reviews in the British Press (Al-Hayat in London, however, dedicated a decent space for a review of the book, written by colleague Susannah Tarbush.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I would like to extend my gratitude to Brother Naim for informing me about this issue. In fact, I had been noticed of the book’s release, but did not order it, believing that there would be nothing in it I do not already know about the assassination attempt against Abu al-Walid, or about Hamas, its roots and its policies. Actually, I meet with the head of Hamas’s Political Bureau quite often, and he is not stingy with the information that he gives me.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kill Khalid was written by Paul McGeogh, a prominent Australian journalist and a genuine award-winning expert on the Middle East, and particularly the Palestinian issue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I want to admit here that the book has in fact enriched my knowledge about the subject, which means that the non-specialized reader will benefit even more. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;On 25/9/1997, Mr. Khalid Mishal suffered an assassination attempt, through the use of chemical toxins, as he was entering his office in Amman. The chapter narrating the attempt reads more like a mystery novel, with Abu Saif, Abu al-Walid’s bodyguard, chasing two Israeli spies, and then engaging in hand combat with one then the other. He was then joined by Saad Naeem al-Khatib, an officer in the liberation army, who witnessed the chase and eventually managed to capture the Mossad agents.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;We all know that following these events, King Hussein threatened to execute the Israeli spies if Netanyahu’s government did not send the antidote. The book explains the mediation role played by the Americans in this issue, and how the Israelis relented in the end, and Abu al-Walid survived. Nonetheless, the book includes very precise details, and I consider it to be a historical reference in its subject matter, since it is documented and corroborated by parties directly involved in the attempt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;On the other hand, there was a chapter in the book that was painful to read, concerning the conflict between Hamas and Fatah in the Gaza Strip, which ended with Hamas taking control of the sector in June 2007. In the book, the author takes Hamas’s side, and reveals that Fatah received four or five arm shipments on the eve of the confrontation. He also revealed that the Americans were siding with Fatah, since it was to them the sole recognized and legitimate authority, according to Keith Dayton’s testimony before the Committee on the Middle East and South Asia - a subcommittee of the US House of Representatives Committee on Foreign Affairs.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meanwhile, the details of the fighting recounted in the book include names and precise locations, especially about the sombre day of the 6th of October, when tens of Palestinians were killed at the hands of their brethren. If there is anything worth noting here, it would be the absence of Mohammed Dahlan from the Gaza Strip, and his ineffectiveness in the battles evident from the fighting. In this vein, McGeogh mentions that in the end, Hamas issued a general pardon, but it was one that excluded Mohammed Dahlan. This corroborates what I had heard from Brother Khalid Mishal and Dr. Ramadan Shallah, and the other leaders of Hamas and Islamic Jihad, that there is “bad blood between us” [i.e. Hamas and Dahlan]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;As for Alan Hart, the author of the above mentioned book on Zionism, he is a Briton, and is one of the highest calibre experts on the Middle East. He was the correspondent of the BBC and the ITN television in the region, and his sources of information are innumerable and unparalleled. Two volumes of his book on his Zionism have already been published, while the third is already in the works.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In the book, Hart makes the distinction between Zionism as a Jewish identity or political Zionism on one hand, and religious Zionism on the other. Hart says that the tragic irony is that half a century after the Holocaust, anti-Semitism is now on the rise in Europe and America, and that the reason behind is the actions of Israel, the daughter of political Zionism, and the place of residence of a minority of the Jews of the world. Furthermore, the author considers political Zionism to be a colonial project, while he believes that by its abuse of the Palestinians, Israel is actually fuelling anti-Semitism around the world. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hart did not find a publishing house that would publish his book, and thus founded his own in Britain to publish it. In fact, he mentioned two reasons why this happened despite his professional reputation: the first reason was the publishers’ fear of reprisal by the Zionists, and possibly losing advertisements and endorsements, while the second reason was that Hart’s peer journalists did not want to be accused of anti-Semitism, should they express views in favour of the book. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Personally, I found useful information in every single page of the book, such as the author’s narration of how Abraham Feinberg, the father of the Israeli nuclear bomb, financed Lyndon Johnson’s campaign in the elections. It should be mentioned here that I had written in this column once about the story of Lyndon Johnson’s Jewish mistress, Mathilde Krim, in the White House, on the day the 1967 war started.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The whole book is worth reading, as it is a sea of precious information. Chapter 41 for instance, is rich with details about the conspiring of Ariel Sharon, the ignorance of George W. Bush, the story of the reoccupation of Palestinian cities, and how the attempt to topple Abu Ammar took place, in addition to details about Abu Mazen’s ascent to the post of prime minister in the summer of 2003. Nevertheless, I want to say that the latter did not forfeit any Palestinian rights, nor did he ever compromise. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In any case, I believe that the history of conspiracy, terrorism and extremism is repeating itself today with Benjamin Netanyahu and his gang. Most likely, we will not learn the lessons of the recent past in order to deal with the present. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I shall continue tomorrow&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8176939383671633741-686551626314752123?l=sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/feeds/686551626314752123/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8176939383671633741&amp;postID=686551626314752123' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/686551626314752123'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/686551626314752123'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/2009/08/chapter-that-was-painful-to-read.html' title='A Chapter That Was Painful to Read'/><author><name>Hartati Nurwijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00717521155732252886</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SerFmQohJiI/AAAAAAAAATU/GvSMZH2nNNA/S220/n644831714_1513560_6555.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8176939383671633741.post-1608074084615412711</id><published>2009-07-25T13:10:00.000-07:00</published><updated>2009-07-25T14:04:59.600-07:00</updated><title type='text'>Semakin Aku Bersyukur</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SmtyqWpD6tI/AAAAAAAAAVk/eHN1VIjlso0/s1600-h/TATIA+001.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SmtyqWpD6tI/AAAAAAAAAVk/eHN1VIjlso0/s320/TATIA+001.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5362505853272582866" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sudah lama blog ini tidak di up-date. Karena keasyikan menulis note di FB. Hingga blog indah ini yang membawa sejarah perjalanan diri ini menjadi penulis sempat terabaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabtu 25 Juli 2009 beberapa menit lagi akan berubah menjadi tanggal 26 Juli 2009. Hari ini  pengalaman hidup saya bertambah lagi. Sejak pagi  suami sudah pergi menyelesaikan pesanan pelanggan. Walau Sabtu kantornya libur, dia tidak libur tetapi tetap bekerja sampingan untuk mencukupi kebutuhan hidup kami. Saya dan si bungsu Hadi mendatanginya ke tempat dia bekerja memotong besi-besi untuk dijadikan nama toko dari pelanggannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benar-benar pekerjaan yang berat, menggunakan alat pemotong besi yang menimbulkan percikan api. Tinggi tiang penyangga besi yang beratnya hampir 150 kg. Kerja keras yang sesuai dengan imbalan jasanya. Harga orderan senilai 2000 euro.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya beberapa menit saja kami melihat Baba bekerja. Saya dan Hadi lalu belanja ke supermarket. Hadi ingin jagung bakar. Saya melihat harga jagung di supermarket 3 buah 1 euro 80 cent. Sedangkan jagung bakar yang dijual oleh pedagang di pinggir jalan satu buah 2 euro hingga 2 euro 50 cent.  Saya meras bersyukur dapat diberi kesempatan membuat jagung bakar sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil membakar jagung di dapur saya mulai menghubungi teman di FB untuk membantu menyumbang kisah seputar pasangan yang bercerai. Setelah naskah buku Bahaya Alkohol dan Cara Mengatasi Kecanduannya akan diterbitkan oleh Elex Media Gramedia, maka kali ini saya sangat tertarik untuk menulis buku CERAI. Saya suka menulis buku yang masih jarang dipasaran di Indonesia. Kalau buku tentang poligami sudah banyak beredar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang teman yang suaminya warga Pakistan dengan cepat merespon saya, dia memberikan jawaban atas permintaan sebuah kisah tentang cerai. Saya langsung baca kisahnya, dan jiwa ini serasa bergetar (mirip lag Ebiet G Ade). Kisahnya sungguh mengejutkan. Hal yang tidak pernah saya bayangkan ternyata terjadi di dunia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya langsung tersadar dan mengucapkan "Alhamdulillah" atas segala kasih sayangNya pada diri hamba ini. Saya merasa menjadi seorang mahluk yang sangat bahagia dan beruntung. Bahwa hidup saya selalu diberi kemudahan oleh Allah SWT. Terasa semua waktu yang saya lalui penuh dengan anugrah dan kasih sayangNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya juga chatting dengan teman alumni yang ternyata walaupun sudah bekeluarga dan sebagai kepala keluarga dia masih berstatus pengangguran. Istrinya yang bekerja untuk membiayai hidup anak-anak mereka. Kalau teman yang sukses dan terkenal pasti sulit untuk diajak bicara chatting, karena biasanya mereka orang-orang yang sibuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali lagi saya berucap "Alhamdulillah",  saya bersyukur walau pun tinggal di negeri orang, namun masih tetap dapat bekerja sebagai ibu rumah tangga yang menghidangkan makanan untuk keluarga. Saya bersyukur disaat sedang ada waktu dapat menulis dan menjadi sebuah buku. Buku yang akan jadi warisan bagi ketiga anak-anak saya kelak jika saya sudah wafat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup ini indah dan hati riang jika kita dapat meihat kebawah, menundukkan mata dan menajamkan mata bathin kita. Saya selalu ingat pepatah Betawi yang mengatakan "Kalau melihat jangan ke atas nanti kelilipan." Artinya jika hidup ini ingin bahagia dan tenang selalu lah bersyukur, melihatlah ke bawah , kepada mereka yang berada dalam kesusahan, melihat kepada kemiskinan. Pepatah ini bukan mengajarkan kita untuk hidup nrimo. Bukan mengajarkan untuk menjadi pesimis. Justru pepatah ini mengajarkan kita akan selalu bersyukur. Bukankah sesuai Hadist bahwa Jika kamu bersyukur maka akan Aku tambah (rejeki).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rejeki memang tidak berpintu, dan datangnya sesuai takdir dan izin Allah SWT. Agar rejeki, kesenangan, ketenagan jiwa, kedamaian datang selalu di lubuk hati, saya selalu mengucapkan zikir di waktu senggang, di waktu dalam kendaraan, di semua waktu yang kosong. Agar waktu itu tidak hampa, tetapi penuh makna dan rasa terima kasih pada Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Megara, 11.38 pm&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8176939383671633741-1608074084615412711?l=sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/feeds/1608074084615412711/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8176939383671633741&amp;postID=1608074084615412711' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/1608074084615412711'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/1608074084615412711'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/2009/07/semakin-aku-bersyukur.html' title='Semakin Aku Bersyukur'/><author><name>Hartati Nurwijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00717521155732252886</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SerFmQohJiI/AAAAAAAAATU/GvSMZH2nNNA/S220/n644831714_1513560_6555.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SmtyqWpD6tI/AAAAAAAAAVk/eHN1VIjlso0/s72-c/TATIA+001.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8176939383671633741.post-1321522700401546901</id><published>2009-06-30T21:11:00.000-07:00</published><updated>2009-06-30T21:17:32.015-07:00</updated><title type='text'>Batavian Intermezzo</title><content type='html'>“Mak napa yak telapak tangan kanan Mila gatel melulu?” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“EEhh biarin ajee tuh tangan lu yang udeh kapalan gatel, jangan digaruk Mile! Elu bakalan dapet duit tau!” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian percapakan antara Mpok Uun dengan putrinya yang bernama Jamila berusia 30 tahun - pagi hari itu yang terdengar di telinga saya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mpok Uun seorang janda asal daerah Gang Buaya, Jakarta Pusat. Dia menjadi saksi saat kuburan karet bivak digusur dan dibangun menjadi apartemen mewah. Dia mendapat ganti rugi ketika tanahnya dibeli dengan ganti rugi per meter satu juta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aye pan waktu entu kagak bise Neng nolak ganti rugi,” Mpok Uun mulai bercerita sambil meladeni pembeli yang baru datang ke warung nasi ulamnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Emang nape Pok, kok mau aje disuruh pindah dari rumah warisan, lagian kemane-mane dari Gang Buaya kan deket?” Saya bertanya sambil memesan nasi ulam pakai lalap dan sambel pedes. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Eh Eneng kayak enggak tau ajee yee, zaman ntuh pan katenye anak Presiden yang naksir tanah kite. Mane ade yang berani lawan. Semue pade nurut deh tuh yee. Lagian pan lumayan duit zaman segitu banyak, makanye aye bisa naik haji ndulu.” Sambil senyum Mpok Uun terlihat bahagia kalau dia sudah bergelar haji. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Logat Betawi Karetnya masih kental dengan ciri khas selalu eee di belakang setiap kata. Berbeda dengan Jamila yang dibesarkan di daerah Meruya, logat anak dara itu berbeda dengan emaknya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nih anak aye si Mile, udeh jadi orang Meruya deh die. Dengerin aje kalau die ngomong. Jauuh deh bede ame kite nih yee Betawi dari Pusat,” tuturnya sambil menyodorkan dendeng paru yang saya minta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Iih Emak ada-ada aja yak. Emak tuh yang beda ngomongnya sama orang sini. Zaman sekarang ya Mak, kagak ada lagi dah Betawi Pusat sama Betawi Pinggiran. Semua Betawi semua udah pada ke pinggiran, tersingkir Mak.” Jamila bicara sambil mencuci piring kotor bekas para pelanggan yang datang pagi itu makan nasi uduk, nasi ulam dan dendeng Mpok Uun yang terkenal gurih dan lezat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ude deh yee jangan sok tahu deh lu anak kemaren aje. Masing banyak tau orang Betawi noh di Kemayoran, di Cikini, di Nabang, di Kebon Sirih.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Yah Mak, dah susah Mak cari orang Betawi asli disana yak. Pendatang Mak, banyak yang ngaku-ngaku orang asli Jakarta , biar dibilang Betawi.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ape buktinye?” Tanya Mpok Uun penasaran lagi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Buktinya yak yang jual kerak telor keliling sekarang tuh si Mas dari Wonogiri. Mila pernah nih ajak omong, ngetest Mak. Tanya sama si Abang kang jualan kerak telor, Apaan sih warna gohok Bang? Dia kagak tau dah gohok apaan. Busyet dah!” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“He he he, hhi bisa aje lu yee Mile” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua anak beranak itu tertawa. Saya yang sudah melahap nasi ulam dengan lalapan dan dendeng paru ikut tersenyum mendengar percakapan keduanya. Sambil berdiri, saya tanya berapa harga makanan dan minuman yang harus saya bayar. Setelah membayar, kemudian saya berikan uang kembalian untuk si Mila. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nah tuh kan apaan Mak bilang, dapet deh lu duit.” Sambil lalu saya hanya bisa senyum dan berharap akan kembali lagi ke warung itu suatu saat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SkriyNpK5AI/AAAAAAAAAVc/akcAtcrAS70/s1600-h/Kuliner_kerakTelor_bjc.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SkriyNpK5AI/AAAAAAAAAVc/akcAtcrAS70/s320/Kuliner_kerakTelor_bjc.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5353340459366933506" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8176939383671633741-1321522700401546901?l=sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/feeds/1321522700401546901/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8176939383671633741&amp;postID=1321522700401546901' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/1321522700401546901'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/1321522700401546901'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/2009/06/batavian-intermezzo.html' title='Batavian Intermezzo'/><author><name>Hartati Nurwijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00717521155732252886</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SerFmQohJiI/AAAAAAAAATU/GvSMZH2nNNA/S220/n644831714_1513560_6555.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SkriyNpK5AI/AAAAAAAAAVc/akcAtcrAS70/s72-c/Kuliner_kerakTelor_bjc.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8176939383671633741.post-6643303871968918491</id><published>2009-06-04T08:21:00.000-07:00</published><updated>2009-06-04T08:26:13.031-07:00</updated><title type='text'>Spiritual Intellegence</title><content type='html'>Senin pagi kemarin saya melakukan perjalanan ke Athena dan sekitarnya. Naik KA cepat penuh sesak dengan turis dari berbagai negara.  Bisa jadi turis suka ke Yunani sebab negara ini sejak zaman beheula hingga masuk abad 20 tetap saja tampilan kuno dan bersahaja. Walaupun harga makanan dan minuman melambung - turis ke Yunani tetap ramai. Kemarin di teve heboh soal harga Greek salad yang dijual ke turis seharga 12 euro, padahal harga normal hanya 5 euro.  Hmm begitulah setiap tahun pasti ada kabar tentang turis yang complain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bekal perjalanan selalu sebuah buku untuk bacaan dalam Metro. Mau bawa bekal makanan dan minuman tidak mungkin.  Karena di semua stasiun kereta api dilarang makan dan minum, apalagi merokok. Tidak heran jika kondisi tempat umum di Yunani bersih dan tidak ada satu sampahpun terlihat. Melihat pemandangan melalui kaca kereta api cepat sudah ratusan kali dan panorama yang tampak masih belum berubah. Saya memilih buku yang kecil agar muat dimasukkan dalam tas bahu yang mungil. Entah sudah berapa kali saya baca The Power of Spritual  Intellligence; Tony Buzan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menarik dalam buku tersebut adalah bagian yang menulis tentang value atau nilai. Ingatan saya kembali ke dua puluh  tiga tahun silam ketika diberi mata kuliah pengantar sosiologi – termasuk topik bahasan tentang nilai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika berbicara tentang nilai spiritual tentu saja yang muncul adalah kejujuran, kebenaran, keberanian, kesederhanaan, kasih sayang, kerjasama, kebebasan, damai, cinta, pengertian,  sedekah, tanggungjawab, toleransi, integritas, kemurnian, kesatuan, bersyukur, humor, persisten, sabar, adil, kesetaraan dan harmoni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nilai sebagai standar moral dan perilaku individu dimana pun dia berada.  Individu sebagai manusia yang terbentuk dari susunan 200 tulang-belulang. Yang punya jantung berdetak memompa darah sebanyak 36 juta kali setiap tahunnya selama dia hidup.  Mahluk  unik yang memiliki milyun sel otak yang setara dengan 167 kali dari jumlah populasi bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan keunikannya tersebut manusia punya kemampuan yang tak terbatas untuk mengeksplorasi bumi. Bumi sebagai planet yang juga paling unik dan indah. Bumi dianggap sebagian besar otak manusia sebagai surga. Hingga muncullah individu yang atheis dan jauh dari konsep spiritual.  Spiritus berasal dari bahasa Latin yang artinya nafas.  Bisa dihubungkan juga dengan spirtus jenis alkohol untuk menyalakan lampu petromak (he he he).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepuluh tahun lalu saat saya masih bekerja di Jakarta terlibat percakapan dengan seorang pejabat di kantor imigrasi Jakarta Selatan.  Ngalor-ngidul mempersoalkan masalah izin tinggal anak asing yang menetap di Jakarta, percakapan kami sampai pada masalah universal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pejabat tersebut sempat membuat saya kaget dengan pernyataannya “Saya sering berpikir, bahwa sebenarnya yang dimaksud surga itu adalah dunia ini. Ya di dunia inilah sebenarnya surga.  Coba anda pikirkan di dunia tersedia berbagai macam jenis makanan lezat, minuman lezat dan keindahan serta kenyamanan. Tidak ada planet lain yang punya isi seperti bumi. Jika disebut ada surga di akhirat nanti, maka saya tidak bisa membayangkannya. dst….”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak menjawab pernyataan, saya tidak mendebatnya dan tidak memberi komentar apapun. Saya cukup sebagai pendengar saja.  Hingga saya memutuskan untuk tidak meneruskan mengurus izin tinggal anak saya.  Saya hanya berpikir bahwa begitu mudahnya Allah SWT membuat seseorang disesatkan dan mudah juga bagi-Nya memberi petunjuk bagi yang dikehendaki-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali berbicara masalah nilai yang berhubungan dengan moral. Astronot wanita pertama yang menjelajah angkasa asal Rusia; DR Valentina Tereshkova yang melakukan 48 kali orbit keliling bumi pada 16 Juni 1963. Sepulangnya dari jelajah angkasa dia berkata “Masalah besar manusia adalah polusi, lingkungan, melindungi bumi dari kerusakan.  Juga kesehatan spiritual anak-anak kita. Bagaimana orangtua membimbing anak agar punya moral iba dan rasa belas kasih.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersambung..  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah belas kasih dan perasaan iba sama halnya dengan perasaan bahagia, menurut para ahli ada hubungannya dengan faktor keturunan atau gen. Banyak contoh di dunia ini yang bisa dibuat sebagai teladan. Ayah saya pernah memberi nasi kapau bungkus bagiannya kepada kami anak-anaknya, sebab nasi yang dibelinya lezat sekali kami minta tambah. Walau setiap anak sudah mendapat masing-masing bagiannya, kasih sayang ayah melebihi rasa laparnya. Hal yang sama saya lakukan untuk anak-anak saya. Saya juga memberikan bagian saya jika anak-anak meminta tambah hidangan yang tersedia sudah habis.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa kasihan, iba, adil, jujur dan nilai yang saya sebut diatas tadi ternyata semakin memudar dalam kehidupan masyarakat di mana saja. Saya membaca beberapa posting di milis-milis baik dalam maupun luar negeri. Milis dalam negeri sendiri yang sering menampilkan perasaan tidak toleransi. Sebuah milis agama memposting topik yang penuh kebencian terhadap suatu kelompok. Hujatan terhadap pengikut manhaj yang lain dan merasa manhajnya sendiri yang paling benar. Sebaliknya saya membaca milis luar negeri - manhaj sama dengan yang saya pilih di Indonesia, isi postingannya berbeda sekali. Hampir tidak pernah ada anggotanya yang menulis postingan isinya marah, mencela ataupun membicarakan keburukan kelompok lainnya. Rasulullah saw bersabda, “Memaki-maki orang muslim adalah fasik (dosa), dan memeranginya adalah kufur (keluar dari Islam).” (HR Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika saya boleh berpendapat bahwa kelompok-kelompok keagamaan di Indonesia sudah mulai lupa pada inti sebenarnya nilai spiritualnya. Kebencian dan kemarahan merupakan dua sifat yang saling terikat. Hingga disebutkan dalam hadist bahwa perang terbesar adalah melawan hawa nafsu. “Orang yang kuat tidaklah yang kuat dalam bergulat, namun mereka yang bisa mengendalikan dirinya ketika marah.” (HR. Malik).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hawa nafsu dan penyakit hati selalu bergumul setiap hari menyerang setiap manusia dan fitrahnya sebagai pemimpin alias khalifah di dunia ini. Misalnya saja sifat iri. Jangankan iri yang timbul ditujukan untuk individu lain, bahkan antara suami dan istri pun sangat sering timbul rasa iri satu-sama lainnya. Penyakit hati ini yang menyebabkan banyak manusia merasa hidupnya tidak bahagia. Padahal bahagia itu sangat mudah. Lenyapkan rasa iri dari hati dan pikiran Anda, kemudian timbulkan rasa bersyukur dengan apa yang telah Anda miliki dan yang sedang Anda idamkan. Yakin bahwa apa yang Anda idamkan akan terwujud. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun ada satu hal yang perlu Anda ingat, bahwa iri dan keadilan sangat tipis perbedaannya. Banyak individu yang memperjuangkan keadilan, bukan berarti mereka iri akan tetapi mereka berjuang menentang kezaliman, ketamakan dan sifat semena-mena. Sebab hanya syaitan saja yang membisikkan pikiran jahat pada manusia dan sudah digariskan oleh Allah SWT bahwa manusia di dunia ini akan menjadi musuh pada sebagian yang lain (Al A’raaf 20-24).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin saya mendengar kisah seorang istri melalui radio. Seorang wanita Yunani yang kaget karena menjumpai fakta bahwa suaminya yang sudah  cukup umur selingkuh dengan wanita yang jauh lebih muda darinya. Mungkin untuk mengusir gundahnya,  istri tersebut pergi ke Swiss jalan-jalan. Setibanya di Swiss, dia tiba-tiba tertarik untuk melakukan operasi plastik, lifting (pengencangan kulit). Bukan hanya operasi plastik wajah saja, tetapi dia juga melakukan operasi dada dan anggota tubuh lainnya. Kemudian dia belanja berbagai baju keluaran designer terkenal. Hingga dia menghabiskan uang sejumlah 550.000 euro. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepulangnya dia di Yunani, suaminya juga kaget sebab mendapati tagihan bank yang sangat besar. Sebab istrinya menggunakan kredit card, cek dan semua pembayaran atas nama suaminya. Akibat kegundahan istri yang mengetahui suami nyeleweng, dia melarikan diri dengan jalan shopping dan traveling. Bukannya mengatasi masalah malah timbul masalah baru dalam perkawinan mereka. Suami berubah menjadi musuh bagi istrinya melalui pengadilan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di lain pihak, Madonna yang sudah berusia setengah abad lebih. Dia bosan pada suaminya- bercerai dan tertarik untuk menikahi anak muda usia 20 tahun seorang model. Jesus Luz yang beda usia 23 tahun dari Madonna diajak oleh penyanyi terkenal dan tajir tersebut untuk menjadi pengikut Kaballah. Nilai spiritualnya tetap dijaganya walaupun persepsi dunia tindakan Madonna tersebut ‘rese’ atau risih.  Karena biasanya selebritis kakek-kakek yang berhubungan dengan remaja gadis belasan tahun (terlepas dari sebutan pedofile).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di belahan dunia lain, seorang Ibu yang sudah belasan tahun menikah mengetahui suaminya memang hobi selingkuh. Sejak awal suami mulai bekerja sebagai pegawai negeri hingga kini mendapat jabatan yang tinggi dan fasilitas tunjangannya yang sudah melebihi dari kebutuhan mereka. Si Ibu ini tidak stress dan bingung ataupun kaget ketika mengetahui kebohongan-kebohongan suaminya yang sudah ratusan kali punya cem-ceman. Ibu tersebut tidak lantas kalang kabut minta cerai, atau mendamprat wanita idaman lain suaminya. Dia pergi ke ahli agama, mengikuti pengajian,  mengurusi anak yatim, mengikuti kegiatan charity dan banyak kegiatan yang berhubungan dengan kemanusiaan. Hingga akhirnya, doa Ibu tersebut dikabulkan. Suaminya mengaku salah dan bertobat tidak selingkuh lagi. Sebab pada akhirnya suaminya sadar bahwa semua cem-cemannya  hanya mencari materi dan numpang nebeng kemudahan hidup darinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjaga kesehatan spiritual anak-anak adalah dengan jalan mencontohkannya dalam tindakan sehari-hari. Tidak mungkin seorang anak akan rajin mengaji jika ayahnya sibuk di kantor dan meeting. Tidak mungkin seorang anak akan khusuk sholatnya jika Ibunya sibuk meng-update status di facebook dan anaknya disuruh sholat sendirian. Hidup ini mudah dan indah jika saja semua berpegang pada ajaran agama dan nilai spiritual yang dijaga melalui membaca kitab suci masing-masing agama. Bukan melarikan diri  ke mall, curhat sama teman membuka aib suami dan keluarga sendiri atau bahkan plesiran ke luar negeri menghamburkan uang. Bahwa siapa saja yang mengadakan perbaikan dijamin pasti bahagia. Bukan membuat kerusakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengajarkan anak berdoa sejak kecil juga merupakan penanaman nilai spiritual. Pengalaman saya sejak kecil,  setiap saya menginginkan sesuatu selalu tercapai. Walau harus menunggu beberapa waktu, bahkan hingga puluhan tahun.  Alhamdulillah tidak ada doa-doa saya yang tidak dikabulkan oleh Allah SWT. Sebab jika belum dikabulkan artinya Tuhan menginginkan saya agar terus berdoa supaya suatu waktu terkabul.  Sehingga mengucapkan doa dengan lisan dan hati tidak harus bosan dengan doa yang sama dan yang itu-itu juga. Karena sifat bosan juga termasuk penyakit hati ( he he he makanya jangan sampai bosan sama istri atau suami). Selain itu doa yang saya minta tidak doa yang aneh-aneh,  saya meminta hal-hal yang wajar dan untuk kebaikan dunia dan akhirat keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengucapkan salam ketika bertemu dan masuk rumah atau keluar rumah cukup mudah ditanamkan pada anak. Mengutip ayat di surah Al Araaf bahwa ucapan salamun alaikum adalah ucapan untuk penghuni surga. Maka anak-anak dengan senang hati mengucapkannya setiap hari. Setiap saya bertemu atau berbincang melalui telepon dengan Ustad asal Lebanon, beliau selalu menekankan bahwa  saya harus banyak waktu untuk anak-anak. Bahkan diingatkan agar saya jangan menulis melulu. Si bungsu sudah bisa protes kalau saya minum tidak habis di gelas, maka dia mengingatkan saya harus menghabiskannya agar tidak mubazir. Tentu saja hal ini membuat saya senyum sendiri, sebab ketika berada di Yogya- jika bertamu minuman yang dihidangkan di gelas tidak harus dihabiskan semuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersambung…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8176939383671633741-6643303871968918491?l=sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/feeds/6643303871968918491/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8176939383671633741&amp;postID=6643303871968918491' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/6643303871968918491'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/6643303871968918491'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/2009/06/spiritual-intellegence.html' title='Spiritual Intellegence'/><author><name>Hartati Nurwijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00717521155732252886</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SerFmQohJiI/AAAAAAAAATU/GvSMZH2nNNA/S220/n644831714_1513560_6555.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8176939383671633741.post-4668806390410413512</id><published>2009-04-16T05:45:00.000-07:00</published><updated>2009-04-16T05:58:47.666-07:00</updated><title type='text'>Indonesian teve programme need improvement</title><content type='html'>Food is a central activity of mankind and one of the single most significant trademarks of a culture.”&lt;br /&gt;Mark Kurlansky, 'Choice Cuts' (2002)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi itu enam bulan yang lalu, disaat saya sedang menikmati sarapan pagi. Saya ingin menyantap potongan buah pepaya jingga dan meneguk perasan jeruk manis segar sambil menonton televisi. Saya menekan tombol-tombol remote control mencari siaran kuliner. Seluruh stasiun tidak ada yang menyiarkan acara masak-memasak. Dahulu saya sering melihat wajah Rudy Choiruddin, Sisca Utomo di layar kaca. Namun Nopember 2008 ketika saya pulang ke tanah air, sangat sulit mencari siaran yang berhubungan dengan kuliner.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi ini saya membuka Facebook, seorang teman pembawa acara siaran Kouzina tis Mamas ( Dapur Ibu) dari Alpha teve sedang shooting di Australia. Saya tidak kaget jika sebuah saluran teve memilih shooting acara memasak hingga ke luar Yunani. Karena siaran kuliner di Yunani merupakan program yang diminati dan setiap stasiun televisi saling berlomba merebut jumlah pemirsa yang paling banyak. Di Yunani setiap hari diadakan polling untuk acara yang paling diminati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada puluhan saluran televisi swasta di Yunani, setiap pagi antara jam 9 hingga 12 siang menampilkan program berisi acara masak-memasak. Hingga saya kadang kerepotan memilih saluran yang yang harus ditonton, akibat semua saluran menampilkan resep dan tips memasak yang sangat menarik. Iklan pendukung acara juga berlomba tampil dengan berbagai produk rumah tangga, seperti pakaian, sepatu, alat dapur, supermarket dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika saya boleh berpendapat, bahwa perilaku ibu rumah tangga (yang bekerja di rumah dan karir di kantor) dipengaruhi oleh tampilan media. Sikap, tindakan dan pilihan seorang ibu rumah tangga tanpa sadar dipengaruhi oleh koran, majalah, teve yang dia baca dan lihat. Di Yunani setiap ibu rumah tangga dari strata sosial bawah hingga atas, memilih memasak sendiri hidangan di rumah untuk keluarganya. Jika pun memilih pergi ke restoran hanya sekedar sebagai rekreasi yang dilakukan pada hari Sabtu atau Minggu saja. Dan hal tersebut tidak dilakukan setiap minggunya. Ada beberapa TKI yang saya wawancarai, mengatakan bahwa dalam hal masak-memasak majikan mereka melakukannya sendiri. Kecuali majikan yang milyuner seperti raja kapal, dia mempunyai tukang masak khusus di rumahnya. Gaji tukang masak berkisar dari 1500 euro (tenaga kerja Philipina) hingga ribuan euro bagi seorang chef.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin banyaknya warung, restoran dan penjaja makanan kaki lima di Indonesia, Jakarta khususnya mencerminkan bahwa mayoritas masyarakatnya memilih membeli hidangan yang sudah jadi. Tidak perlu repot memasak, tidak bingung memilih resep dan meracik bumbu dan rasanya pasti enak (apalagi dengan tambahan msg; monosodium glutamat di Eropa dilarang dijual). http://www.becomehealthynow.com/article/dietbad/32/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika saja tayangan sinetron dari pagi hingga larut malam bisa digantikan satu program yang menampilkan acara kuliner, saya yakin akan banyak pemirsa di Indonesia yang berterima kasih. Khususnya mereka para ibu rumah tangga yang peduli akan gizi dan kesehatan keluarganya. Saya juga yakin ribuan chef Indonesia akan mendapat penghargaan yang layak, walau tidak harus bersaing dengan para pengusaha pemilik warteg (warung Tegal), warpad (warung Padang), warsun (warung Sunda) atau warbal (warung Bali) dan warlom (warung lombok) dll. Tidak harus wajah ahli kuliner terkenal yang tampil di layar kaca teve Indonesia. Seperti halnya di Yunani. Banyak stasiun teve memilih pembawa acara masaknya, hanya seorang anak muda ataupun ibu rumah tangga. Jika tampil chef hanya sebagai tamu saja. Sehingga biaya produksi tidak mahal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika dianggap membeli tayangan kuliner asing lebih murah dibanding produksi sendiri. Bisa saja jenis sinetron yang tidak mendidik, digantikan dengan program lingkungan. Di Sky teve Yunani setiap hari ada program tentang bahaya limbah, perusakan lingkungan dan masalah hutan, dll. Indonesia negara kaya sumber daya alam. Hanya saja tidak pernah dipedulikan oleh para pembuat program teve di negeri ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga suatu saat saya bisa menikmati sarapan pagi sambil melihat acara kuliner ataupun acara yang bermanfaat di layar kaca. Masyarakat Indonesia yang sehat dan tidak sakit-sakitan. Tidak melihat banyak antrian di puskesmas dan rumah sakit. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Megara, 16 April 2009.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8176939383671633741-4668806390410413512?l=sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/feeds/4668806390410413512/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8176939383671633741&amp;postID=4668806390410413512' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/4668806390410413512'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/4668806390410413512'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/2009/04/indonesian-teve-programme-need.html' title='Indonesian teve programme need improvement'/><author><name>Hartati Nurwijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00717521155732252886</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SerFmQohJiI/AAAAAAAAATU/GvSMZH2nNNA/S220/n644831714_1513560_6555.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8176939383671633741.post-1260191527107627798</id><published>2009-03-31T01:05:00.000-07:00</published><updated>2009-03-31T01:24:05.864-07:00</updated><title type='text'>There is No Moslem Cemetary in Attikis (Tidak ada Kuburan untuk Muslim di Athena dsktnya)</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SdHTHK4aNQI/AAAAAAAAATE/qsu2K6AA2ok/s1600-h/558480.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SdHTHK4aNQI/AAAAAAAAATE/qsu2K6AA2ok/s400/558480.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319264755034764546" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya ada juga anggota parlemen Yunani yang berani bertanya tentang kebebasan beragama di negara bekas jajahan Turki ini. Secara mau sholat berjamaah di daerah sekitar Attikis (Yunani bagian tengah) sangat sulit menemukan mesjid. Tidak ada mesjid yang legal dan berizin dibangun di Athena dan kota sekitarnya. Penganut agama Islam harus sholat di tempat tertentu secara illegal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga baru-baru ini pemerintah memberikan sangsi denda sebanyak 60.000 euro dan 30.000 euro (total 90.000) karena pemilik bangunan di Athena menggunakan rumahnya untuk tempat sholat tanpa izin dari pemerintah. Tahun 2000 telah keluar izin mendirikan Islamic center dan mesjid di daerah Peania, tetapi proyek ini dibatalkan oleh pemerintah setempat. Justru di tempat yang sama dibangun gereja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga jika seorang muslim meninggal dunia di wilayah Attikis (Athena dsktnya) maka tidak akan ada kuburan bagi mereka. Biasanya jenazah diterbangkan ke wilayah utara Yunani yaitu daerah Komotini, Xanthi yang tersedia kuburan buat orang Islam. Di wilayah Komotini dan Xanthi ini saja yang terdapat banyak mesjid, sebab penduduknya sebagian keturunan Turki. Wilayahnya juga berbatasan langsung dengan Turki. Biaya untuk menerbangkan jenazah ke wilayah paling utara Yunani ini berkisar  antara 3000-5000 euro. Besar biaya sama saja dengan biaya membawa pulang jenazah ke negeri asal, jika dia seorang pendatang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sudah pesan pada suami, jika saya menjadi jenazah nanti mohon diterbangkan saja ke negeri tercinta. Namun besar harapan saya agar parlemen di Yunani peduli mengenai kebebasan beragama dan suatu waktu nanti ada kuburan buat orang Muslim, Buddha, Hindu ataupun Shinto. Jika dibandingkan dengan negara anggoat Uni Eropa lainnya, memang Yunani sangat ketinggalan dalam hal kebebasan beragama. di Perancis ada 2000 tempat sholat dan 12 mesjid. Di Norway, Rusia, Jerman, Malta dll sudah ada beberapa mesjid dibangun. Lengkap pertanyaan anggota Parlemen Periklis Korovesis sebagai tertuang dibawah ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In Athens, where 700 000 Muslims of all nationalities live, there is neither a mosque nor a Muslim cemetery, making Greece the only country in Europe that has not taken care of this.  This practice opposes Article 13 of the Constitution and Article 9 of the European Convention for the Human Rights that clearly state “the freedom of religious conscience is unhindered”.Understandably, the Muslims in Athens feel the sense of rejection as they have no ability to pray, get married, and have a funeral service with dignity.  As a result, this brought the existence of over 50 unofficial praying places in the region, often located in undergrounds and garages.Just recently, the Prefecture of Athens fined the owner of an underground building at Nea Ionia 60 000 euro and 30 000 euro because he used it as an unofficial mosque without special permission of a “bethel”, allowing Muslims of the area to pray there.There were significant local protests from the immigrants who opposed the prefecture as well as Greek inhabitants and authorities, demonstrating on Saturday February 7th at a massive movement in this small area (more than 1000 people) asking for a proper place to conduct religious tasks, which is a right registered by the constitution. However, the decision of the prefecture and the reactions on behalf of the immigrants is not new.  Thirty years have passed since the first claim in 1976 was lodged for building a mosque in Athens from the Arabic embassies, when all Greek governments projected several barriers in order not to proceed to its fulfillment.Meanwhile, in other countries like Sweden, there are five mosques, 150 praying places and 10 Muslim cemeteries; in France there are 2000 praying places and 12 mosques when the cemeteries (except for one Muslim cemetery established in 1930) where it is obliged to have place of burying Muslims; in Norway (Oslo) the mosque was established in 1980, in Poland (Gtansk) in 1989, in Russia (Moscow) in 1912, in Scotland (Glascow) in 1983, in Portugal (Lisbon) in 1988, in Malta in 1978, in Ireland (Dublin) in 1978, in the UK there is the biggest Muslim cemetery in Europe and many mosques.In 1983 the Greek state was committed to construct a mosque in Marousi, but this did not work due to the reactions of the local authorities. In 2000 the law 2833 was including the establishment if an Islamic Cultural Centre and Mosque in Peania with expenses that the Saudi Arabian Government would cover. This project was cancelled and in the very same place they realized that was already been built an orthodox church!In October 2006 the Ministry of Education presented a draft law for building a mosque at Eleonas, a feasible project in harmony with the protected green of the area. The decision remained inapplicable because at the area that was given for the mosque is located navy base and the transfer of that means that 5 000 000 euro should be found. Although the Muslim Community was willing to offer that amount, this offer was not accepted, for it is the obligation of the Ministry of Defense to provide the funds to the Navy.The Muslim Association of Greece sent a recent letter (27.01.09) to the Minister of Education and Religions asking to fulfil the governmental commitments and accusing the ministry’s palinodes twice for losing the necessary documents for the realization of this project.Similar luck seems to have the permanent claim of the Muslims for the establishment of the Muslim cemetery in Athens, for which we have lodged a question (number of lodgment 1334/15.7.2009).Despite of the bestowal of the field at the area of Schisto for the establishment, and the commitments of the Ministry of Foreign Affairs that was authorized as a coordinator of the engaged authorities, no procedure has proceeded. Hence, since the Muslims of Attica have no official mosque, nor  a cemetery, nor a religious scholar who will be under a law to practice their religious rituals, they are forced to move their dead to Thrace or abroad with a huge economic cost for the family, that rates even 5000 euro (for Pakistan).For the construction of the Muslim cemetery in Schisto, the Muslim Association of Greece has sent a letter again to the Minister of Internal Affairs on 27.01.2009, asking for intervention, as far as the bureaucratic procedures of the local authorities are concerned for the following reasons:&lt;br /&gt; All these are unprecedented for an elemental democratic country and equals to “Islamophobia” and discrimination if the Islamic civilization; &lt;br /&gt;The pertinacious non-immigration policy of the governments has created a suffocating place of living for Muslim immigrants and refuges that are in Greece, insulting fundamental and obvious human rights of every civilised country; &lt;br /&gt;The immigration stream of the last decade has definitively changed the face and composition of the Greek society affecting even its deeper structures, transforming it to multicultural and religious differentiation, which in fact compels changes in point of vision, criteria and methods. &lt;br /&gt; The ministers are asked:&lt;br /&gt;What is the status of the procedures for the construction of the Eleonas mosque and what are the obstacles of moving the navy base, the cost of the moving etc. &lt;br /&gt;Have the funds been found by the Ministry of National Defense for the move of the navy base from the area of Eleonas? &lt;br /&gt;In which point are the procedures for the establishment of the Muslim cemetery in Shisto? Is the topographic survey of the area that was expected to be completed within a two months period starting from July 2008, according to the response that was given to us by the Deputy Minister of foreign affairs Theodoros Kassimis? &lt;br /&gt;Has the transfer of the proprietary title of the area been made by the Church of Greece to the local authority in charge of the Muslim cemetery? &lt;br /&gt;Are the procedures of the Ministry of Zoning and Public Works finished as concerning the zoning of the cemetery area? &lt;br /&gt;How do they think to improve the conditions of religious freedom and equity, having in mind the condition that has prevailed in Greece and in Europe, in order to reduce the distance that separates our country from the rest of Europe? &lt;br /&gt;Which constitutional preconditions they think to create will allow all religious communities to enjoy the internationally acknowledged equity of rights and parity for the religious rights? &lt;br /&gt; Athens, March 26, 2009Member of ParliamentPeriklis Korovesis&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8176939383671633741-1260191527107627798?l=sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/feeds/1260191527107627798/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8176939383671633741&amp;postID=1260191527107627798' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/1260191527107627798'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/1260191527107627798'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/2009/03/there-is-moslem-cemetary-in-attikis.html' title='There is No Moslem Cemetary in Attikis (Tidak ada Kuburan untuk Muslim di Athena dsktnya)'/><author><name>Hartati Nurwijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00717521155732252886</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SerFmQohJiI/AAAAAAAAATU/GvSMZH2nNNA/S220/n644831714_1513560_6555.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SdHTHK4aNQI/AAAAAAAAATE/qsu2K6AA2ok/s72-c/558480.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8176939383671633741.post-174220047618165754</id><published>2009-03-08T03:02:00.000-07:00</published><updated>2009-03-08T03:15:14.241-07:00</updated><title type='text'>Metode Loci</title><content type='html'>"The basic difference between an ordinary man and a warrior is that a warrior takes everything as a challenge, while an ordinary man takes everything as a blessing or a curse."&lt;br /&gt;~ Carlos Castaneda&lt;br /&gt;Author and Shaman Philosopher&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menemukan sendiri jawaban mengapa skor test IQ ketika saya masih duduk di bangku SMA berbeda dengan hasil test ketika saya mengikuti test kenaikan pangkat saat bekerja di BUMN.Juga hasil test skor IQ berbeda saat saya sudah berumur 40 tahun. Intinya ada kenaikan IQ skor test.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawabannya sederhana saja. Bahwa IQ bertambah seiring dengan semakin banyaknya otak&lt;br /&gt;menyerap berbagai ilmu dan bertambahnya pengalaman saya. Zaman saya SMA saya belum tahu banyak bagaimana caranya mengingat sesuatu secara cepat dan benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu metode yang masih digunakan hingga saat ini adalah metode Loci. Bahkan metode ini masih digunakan oleh beberapa lembaga untuk mentest daya ingat seseorang.&lt;br /&gt;Saya masih ingat ketika melakukan screening test menjadi pegawai Depkes, pernah diminta untuk menyebutkan benda apa saja yang saya lihat dalam ruangan test. Saya belum kenal metode loci tetapi cara saya menjawab sudah menganut paham Loci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The human memory has the ability to hear a 100-digit number or more once and then repeat it forwards and backwards. It has the ability to memorize a Shakespearean play word for word or memorize the stats of every baseball player for the last 100 years. And the human memory has the capability to meet 100 people in 20 minutes and recall every single name!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Now, the question is, are you doing these things? If not, the reason is simply that you have not been trained to. Two thousand years ago a Greek named Simonedes developed a memory method called “Loci.’ With this method, Simonedes numbered locations in his home. He started in the doorway and then logically proceeded around his home. He reviewed these items so many times mentally that if you asked him what was number 25 then he could instantly tell you what piece of furniture that number corresponded to.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;These 25 objects were actually mental files for Simonedes. Then if he had a list of items he wanted to recall, he would place them mentally on these objects in his home. Let's say that you are a professional who wants to give a speech without notes. Simply turn the key points into pictures and then file them to your “house files.’ When you are called upon to speak, simply mentally walk through the house and give your talk without notes.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8176939383671633741-174220047618165754?l=sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/feeds/174220047618165754/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8176939383671633741&amp;postID=174220047618165754' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/174220047618165754'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/174220047618165754'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/2009/03/metode-loci.html' title='Metode Loci'/><author><name>Hartati Nurwijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00717521155732252886</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SerFmQohJiI/AAAAAAAAATU/GvSMZH2nNNA/S220/n644831714_1513560_6555.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8176939383671633741.post-4553781910470694749</id><published>2009-01-25T19:10:00.000-08:00</published><updated>2009-01-25T19:12:59.768-08:00</updated><title type='text'>Declaration Greek Artists for Gaza Rally</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SX0qI5iQ2rI/AAAAAAAAASE/bGS6Uew0ASg/s1600-h/n1000274037_30105088_8454.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 235px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SX0qI5iQ2rI/AAAAAAAAASE/bGS6Uew0ASg/s320/n1000274037_30105088_8454.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5295435069229423282" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Greek Artists' Declaration About Palestine and the Savage Israeli War on Gaza&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ccun.org, January 25, 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Open to International Artists&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;ARTIST’S RALLY FOR CULTURE&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dear colleagues,&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;The secretariat of the Artist’s Rally fir Culture calls upon all artistic unions and foundations, as well as individual artists, to pronounce the 29th of January 2009 as a Day of Solidarity action to the Palestinian People. All artists are asked to get their talent down to the streets!&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;The idea is that on the 29th of January all kinds of artistic activities will take place in the streets of the world, in order to demonstrate our solidarity to the Palestinian struggle for freedom. We suggest that the attached declaration be adopted as a basis for our common action. Signatures of both the presenting artists and the audience will be gathered under the declaration that will afterwards be given to the United States and Israeli embassies, the Palestinian diplomatic mission in Greece , as well as the European Union office and the United Nations. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;The signs can sent to email at this address kinsyskal@yahoo.gr &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Colleagues Greetings&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Athens , The secretariat of the Artist’s Rally for Culture&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;DECLARATION&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;This genocide (genoctony) of unprecedented size and ferocity, against the long and severely suffered Palestinian people is – at the moment taking place at full scale; right in front the eyes of an astonished humanity.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;The enormous war – machinery of the State of Israel for some decades now, is systematically exterminating the UNARMED and starving people of Palestine .&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Four million Palestinians are being confined within a military camp, the largest ever known in history, after the last international war. 800 kilometers of cement wall encircled by electrically charged wise and cables, plus a severe embargo established along time ago, are daily driving to misery and humiliation a whole people.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;The assault squads of Israel – imitating the relevant German SS practice – exercise night raids against Palestinians hoses and kill plain civilians no matter what their age is thus, exterminating whole families, under only vague suspicion, that the victims were sympathizers of the Palestinian Resistance – Fighters.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Joint arrests and assassinations of unarmed people, in cold blood, comprise a daily practice which remind us the blockades and assassinations of innocent civilians just for reasons of retaliation, by the German armed – forces, during the occupation of Greece, in 40’s.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;The USA, together with the governments of the EU Countries are desperately trying, to equalize the strongest ever TERRORIZING Institution named “State of Israel” to the sporadic activities of Palestinian people.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;This by itself, is obvious and apocalyptic of the imperialists well organized political schedule so as, it‘ll never be a United, independent Palestinian State and Palestinian People shall only have to spread and lose themselves into neighboring, pro-American, Arabian States.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;On this historical moment, the Palestinian People gain the reputation, as Universal Symbol of the struggle for Liberty , Independence , Honor and Dignity.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;The only hope for the Palestinian People is the active support of global Peoples’ Movements.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Let us net, anyone of us, remain indifferent and uninvolved against the Genoctony, executed nearby, which constitutes the biggest crime against humanity.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;We call and ask, ALL OF US, to demonstrate simultaneously, in the form of an International rally,&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;FOR: &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;·                                               Withdraw immediately and without terms all the Israeli forces from the Gaza Strip.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;·                                               United, Free, Durable, Independent Palestinian State , with East Jerusalem becoming its Capital City .&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;ARTIST’ RALLY FOR CULTURE&lt;br /&gt;Athens Greece&lt;br /&gt;http://kallitechnes.yooblog.gr&lt;br /&gt;kinsyscal@yahoo.gr&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8176939383671633741-4553781910470694749?l=sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/feeds/4553781910470694749/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8176939383671633741&amp;postID=4553781910470694749' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/4553781910470694749'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/4553781910470694749'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/2009/01/declaration-greek-artists-for-gaza.html' title='Declaration Greek Artists for Gaza Rally'/><author><name>Hartati Nurwijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00717521155732252886</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SerFmQohJiI/AAAAAAAAATU/GvSMZH2nNNA/S220/n644831714_1513560_6555.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SX0qI5iQ2rI/AAAAAAAAASE/bGS6Uew0ASg/s72-c/n1000274037_30105088_8454.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8176939383671633741.post-8914261483276195631</id><published>2009-01-09T20:25:00.000-08:00</published><updated>2009-01-09T20:49:39.765-08:00</updated><title type='text'>HAMAS BETWEEN LOVE AND HATE COLLIDE</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SWgo0YHF8OI/AAAAAAAAARQ/yNxBiMPtYb4/s1600-h/1699219.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 267px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SWgo0YHF8OI/AAAAAAAAARQ/yNxBiMPtYb4/s320/1699219.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5289522642637156578" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"I would fight my own brother if he took over my home. I don't fight Jews because they are Jews. I fight them because they have stolen and arrogated my land, home and orchards and condemned my people to everlasting misery," Syekh Ahmad Ismail  Yassin (founder HAMAS). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seminggu sudah serangan brutal zionis Israel ke wilayah Gaza yang dihuni sekitar 1,5 juta penduduk. Mayoritas penduduk Gaza adalah para pengungsi  Palestina yang terusir dari tanah airnya yang sekarang diduduki oleh Zionis dan dikenal sebagai Israel . &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebanggaan saya sebagai bangsa Indonesia bertambah, ketika kemarin di saluan tv internasional disebutkan Indonesia tidak punya hubungan diplomatic dengan Israel .  Para demonstran di Jakarta berdemo di depan Kedubes USA . Dan langkah ini sangat tepat, sebab bagaimana pun USA adalah pendukung nomor satu bagi Israel .  Pesawat tempur F-16  yang canggih buatan US digunakan untuk menggempur dan membunuh anak-anak dan wanita tak berdaya di Gaza . Walau pun perjanjian penjualan penggunaan F-16 tidak boleh digunakan untuk menyerang kaum sipil. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah serangan melalui bombardir udara. Penghancuran mesjid, sekolah, terowongan dan rumah penduduk. Maka kini Israel mulai menyiapkan pasukannya melalui daratan. Jonathan Cook jurnalis independent kebangsaan Inggris yang menetap di Nazareth dan penulis buku “Dissappearing Palestine” menulis dalam artikelnya bahwa warga Israel sendiri pun takut akan perang. Para orang tua di Israel sangat ketakutan jika anak-anak mereka dipanggil untuk maju ke medan pertempuran di Gaza menghadapi pejuang Palestina. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya pejuang Palestina yang sering saya lihat di layar kaca, mereka hanya bersenjatakan batu (intifada) dan tak gentar menghadapi serbuan tank Israel yang modern. Pamor Hamas semakin naik dan banyak mendapat simpati dari berbagai pihak. Sebab penyerangan Zionis Israel terhadap Gaza adalah juga penyerangan terhadap bangsa Palestina. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Israel kini secara frontal hendak menghancurkan Hamas,  setelah upaya adu domba zionis terhadap bangsa Palestina melalui adu domba antara Fatah dan Hamas tidak berhasil. Walau pun kontak senjata tahun lalu antara Hamas dan Fatah sempat menimbulkan korban.  Kedua kelompok ini diundang oleh Raja Saudi untuk berdamai di Riyadh . &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahmoud Abbas pemimpin Fatah sekaligus Presiden Palestina,  tidak dapat berbuat banyak untuk menghentikan pertumpahan darah di Gaza . Mesir yang selalu mendukung perjuangan rakyat Palestina kini pun seolah tidak peduli akan penderitaan tetangganya. Mesir menutup perbatasannya agar para pengungsi yang sebagian besar wanita dan anak-anak  Palestina tidak dapat menyelamatkan diri lagi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di  hari ke-enam serbuan sudah mencapai lebih dari 410 orang terbunuh dan lebih dari 2070 orang  cedera. yang terbunuh selalu saja ada penggantinya. Seorang dokter sukarelawan dari Swiss di Aljazeeera tadi malam mengatakan bahwa seluruh penduduk Gaza yang berjumlah 1,5 juta dalam keadaan terancam kematian dan kelaparan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjuangan bangsa Palestina melawan penjajahan dan kekejaman Israel tidak akan pernah berhenti. Upaya Israel melenyapkan bangsa Palestina tidak akan pernah berhasil.  Di  hari ke-empatbelas serbuan sudah mencapai lebih dari 790 orang terbunuh,  3300  orang  cedera dan ratusan dalam kondisi kritis. Beberapa tokoh elit Hamas gugur. Termasuk  DR Nizar Rayan  beserta istri dan lima anaknya  yang rumahnya  digempur oleh pesawat jet Israel .&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8176939383671633741-8914261483276195631?l=sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/feeds/8914261483276195631/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8176939383671633741&amp;postID=8914261483276195631' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/8914261483276195631'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/8914261483276195631'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/2009/01/hamas-between-hate-and-love-collide.html' title='HAMAS BETWEEN LOVE AND HATE COLLIDE'/><author><name>Hartati Nurwijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00717521155732252886</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SerFmQohJiI/AAAAAAAAATU/GvSMZH2nNNA/S220/n644831714_1513560_6555.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SWgo0YHF8OI/AAAAAAAAARQ/yNxBiMPtYb4/s72-c/1699219.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8176939383671633741.post-7891094627121190351</id><published>2009-01-04T01:44:00.000-08:00</published><updated>2009-01-09T20:24:05.550-08:00</updated><title type='text'>Demo Gaza di Athena</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SWCI00YT1wI/AAAAAAAAARA/0bNmwONPR28/s1600-h/G.bmp"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 276px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SWCI00YT1wI/AAAAAAAAARA/0bNmwONPR28/s400/G.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5287376403528144642" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sabtu siang di bawah hujan rintik dan cuaca dingin yang menusuk tulang, ribuan pendatang Arab dan orang Yunani berjalan membawa spanduk. Spanduk “Kato heri apo Gaza”. Artinya  “Turunkan tangan dari Gaza” atau “Stop penyerbuan atas Gaza.” Selain itu mereka juga mengusung bendera Palestina.  Disamping spanduk ani Amerika para pendemo juga memegang sebelah sepatu mereka. Meniru lemparan sepatu buat Bush yang dilakukan jurnalis Iraq. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ribuan orang yang berdemo ini terdiri dari kalangan birokrat, akademis, mahasiswa, pedagang bahkan tokoh partai politik Yunani. &lt;br /&gt;Perjalanan aksi demo yang dimulai dari kampus (Panistimio) berakhir di depan Kedubes Israel. Para pendemo membakar bendera Israel. Sempat terjadi pelemparan batu dan benda lainnya yang tujuannya untuk merusak bangunan  kedubes zionis.  Namun segerombolan polisi yang berjajar rapat berhasil mencegahnya. Hingga menjelang malam masih tampak ratusan orang yang berjalan di sepanjang jalan Kifissia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demo juga berlangsung di Inggris. Dari kalangan aktifis kemanusiaan, selebritis seperti Annie Lennox hingga anak-anak Inggris turun ke jalanan. Mereka semua prihatin dan sedih melihat sebagian besar korban warga Palestina adalah wanita dan anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Resolusi PBB agar Israel menghentikan serangannya,  kembali di veto oleh USA.  Alarabiya memberitakan 30 tentara Israel yang memasuki Gaza semalam cedera dan dua diantaranya tewas.  Dikabarkan Israel mengerahkan 10 ribu tentaranya untuk serbuan ke Gaza. Setiap tentara dibekali senjata otomatis, masker dan berbagai perlengkapan modern bagaikan tentara Amerika di Iraq. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 2006 diakui oleh dunia bahwa kemenangan ada di pihak Hizbullah. Saat itu Israel menyerang dengan bombardir dan serbuan darat ke Lebanon. Tadi malam saat ditanya oleh Christian Amanpour, menteri dalam negeri Israel mengatakan bahwa hal yang sama tidak akan terjadi di Gaza. Para pemimpin Israel optimis mereka dapat merebut Gaza dari Hamas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Israel boleh saja berlindung dibawah kekuasaan US karena lobby Yahudi. Simpati seluruh dunia tertuju ke penduduk Palestina yang berjumlah 1,5 juta. Hal ini bisa dilihat dari semaraknya demo di seluruh dunia. Walau jurnalis dilarang masuk ke Gaza oleh Israel.  Fakta dan berita perkembangan di Gaza dapat kita akses secepatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Majalah Asosiasi Sosiologi Amerika bulan September 2008  “Sosiologi Kontemporer”  dan artikel Yehouda Shenhav bahwa menurut survey 80% Sosiolog kebangsaan  Israel mendukung pendudukan terhadap Palestina. Saya juga  merasa galau dengan hasil presentasi seorang ilmuwan politik  Israel (dari Universitas Hebrew)   di Universitas Queens Belfast  bulan Nopember lalu dalam panel Agama dan Perubahan Sosial. Ahli ilmu politik ini membenarkan kolonisasi wilayah West Bank mencontoh ide dari kolonisasi Amerika terhadap penduduk asli Amerika (Indian) dan juga pembunuhan massalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel yang dimuat di Cybersabili.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENGAPA TAK ADA YANG MENGHENTIKAN ISRAEL?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zionis Israel yang semena-mena kembali lagi melakukan serangan ke Gaza . Tadi malam di salah satu stasiun tv Yunani disiarkan langsung wawancara pertelepon dari Gaza . Situasi yang semakin memburuk akibat Gaza terisolasi. Tidak ada bantuan yang bias masuk ke sana . Obat-obatan habis dan persediaan darah di rumah sakit juga tidak ada. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tadi malam pesawat tempur Israel masih menghujani Gaza dengan bom. Akibat bom tampak Gaza menjadi merah membara.  Korban yang berjatuhan kebanyakan anak-anak dan wanita yang tidak dapat melarikan diri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda ingat serangan sadis Israel yang dipimpin oleh Olmert tahun 2006 terhadap Lebanon . Saat itu alasannya karena dua orang tentara Israel terbunuh oleh Hezbollah. Setelah lebih dari 1200 orang Lebanon dan Palestina terbunuh dan perjanjian yang menekan Lebanon maka perang dihentikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini Israel kembali membuat alasan untuk melakukan perang frontal. Akibat seorang Israel terbunuh dan korban di pihak Palestina sudah mencapai lebih dari 300 orang. Penduduk Gaza baik yang muslim maupun non muslim tampak tunggang langgang lari  menyelamatkan diri. Wanita terseok-seok lari sambil menuntun anaknya. Korban terkena bom yang kehilangan kaki, tangan dan bahkan kepala yang terbentur sangat banyak sekali. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mesir yang berdekatan dengan Palestina diminta untuk membuka perbatasannya. Agar para pengungsi dari Palestina bisa masuk menyelamatkan diri. Sehari sebelum serangan menteri luar negeri Israel bertemu dengan menlu Mesir. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Negara-negara Arab hanya bisa mengecam serangan tersebut. Demikian Uni Eropa dan Inggris. Namun tak ada daya saat ini yang bisa menghentikan serangan Israel yang menjajah Palestina puluhan tahun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemimpin Hezbollah; Hassan Nasrallah hanya bisa bersiap siaga jika serangan Israel akan melebar ke Lebanon . Amerika  dalam transisi kepimpinan masih  ditangan Bush seolah serangan ini sebagai hadiah bagi Bush yang selalu mendukung Israel .&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8176939383671633741-7891094627121190351?l=sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/feeds/7891094627121190351/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8176939383671633741&amp;postID=7891094627121190351' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/7891094627121190351'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/7891094627121190351'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/2009/01/demo-gaza-di-athena.html' title='Demo Gaza di Athena'/><author><name>Hartati Nurwijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00717521155732252886</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SerFmQohJiI/AAAAAAAAATU/GvSMZH2nNNA/S220/n644831714_1513560_6555.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SWCI00YT1wI/AAAAAAAAARA/0bNmwONPR28/s72-c/G.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8176939383671633741.post-1024760936980609987</id><published>2008-12-19T22:38:00.000-08:00</published><updated>2008-12-19T22:39:14.690-08:00</updated><title type='text'>Jakarta Selayang Pandang 2008</title><content type='html'>Jakarta Selayang Pandang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak banyak yang berubah ketika saya kembali menginjakkan kaki di Cengkareng. Bandara Cengkareng pelayanannya masih sama, antrian cek di imigrasi masih panjang dan cukup melelahkan.  Sebab hanya tiga loket yang bekerja walau ada enam pintu loket. Dibandingkan dengan Bandar El Benizelos  Yunani yang cuma punya empat  loket tapi semua loket bekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalan macet masih sama, tidak ada jalan yang tidak macet di Jakarta. Perubahannya sedikit saja. Sebab polisi kini tampak rajin mengatur jalan-jalan yang menjadi biang kemacetan. Saya banyak melihat polisi bekerja di beberapa jalan seputar kampus BINUS Rawa Belong,  daerah jalan raya Ciledug yang menuju Blok M dan masih banyak jalan lainnya. Polisi yang dahulu suka menyetop pengemudi mobil dan motor di daerah Monas masih Nampak. Namun kini tidak tampak ada kegiatan pemberhetian mobil atau motor. Sebab polisi berdiri di dekat spanduk yang berukuran besar bertuliskan “Pemberi Suap dan Penerima Suap sama-sama akan dihukum”. Mungkin polisi sudah ngeper sama KPK yang berkantor pusat di Kuningan. Atau saya yang memang belum sempat melihat polisi sedang beraksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbedaan yang menyolok Jakarta tahun lalu dan kini adalah beberapa iklan yang terpampang di jalan raya dan juga sesekali muncul iklannya di televisi. Iklan tentang kota Jakarta sebagai tujuan wisata. Walau iklan ini saya anggap sangat terlambat, namun cukup dibanggakan juga kesadaran bahwa Jakarta memang sangat besar berpotensial sebagai tujuan wisata domestic dan dunia. Sayangnya iklan visit Jakarta kalah banyak durasinya dibanding iklan partai yang muncul sangat kerap di layar kaca. Jika  saja iklan visit Jakarta, atau visit Sumatra diberi lebih banyak  space  iklan pasti akan membawa hasil lebih banyak wisatawan yang datang. Lihat saja India yang acap kali memperkenalkan Kerala dan  Mumbai di CNN, atau Malaysia yang memperkenalkan KL.&lt;br /&gt;Saya hanya bisa berharap pemasang iklan partai bisa berbagi space buat spot iklan untuk mempopulerkan Jakarta dan kota lainnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wisatawan Yunani sudah sangat akrab dengan Bali. Saya jamin 100% Bali tidak perlu diiklan lagi. Sebab sering saya dengar pertanyaan calon wisatawan asing yang ingin datang ke Bali dan transit di Jakarta. Sering bertanya mengenai apa yang bisa dilihita di Jakarta. Saya biasanya hanya menjwab melihat musium  dan banyak pusat belanja (mal). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau banyak sekali mal dan pusat belanja di Jakarta membawa dampak  perubahan budaya masyarakat menjadi konsumtif sekali. Misalnya remaja memilih janjian ketemuan di mal dan makan di mal. Padahal ibunya atau si embok PRT sudah masak  di rumah. Namun saya melihat jumlah mal yang hampir mencapai 70 tempat di Jakarta, bisa dijual sebagai obyek turis yang suka belanja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejala ini sudah mulai tampak, ketika saya pulang ke Yunani naik Qatar Airways. Tampak beberapa keluarga asal Singapura yang pulang belanja dari Jakarta. Sebab harga tekstil dan pakaian di Jakarta lebih murah dibandingkan dengan negara lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iklan dan ajakan agar berwisata ke Jakarta, belum didukung dengan perbaikan pelayanan untuk turis. Malah saya melihat sekarang sudah tidak ada lagi Andong atau Sado yang biasanya berseliweran di seputar Senayan dan perbatasan dengan Palmerah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ojek juga bisa dijadikan salah satu angkutan turis. Bisa saja Pemda mendandani kendaraan Ojek menjadi hebring dan menarik perhatian. Ojek dihias dan tukang ojek diberi pakaian tradisional Betawi. Tarif ditentukan standar sehingga tidak ada turis yang merasa diperas atau dibohongi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penataran buat pengemudi Taxi di Jakarta. Agar tidak lagi membawa penumpang nyasar atau pura-pura tidak tahu jalan. Bisa  juga dibuat GPS (mesin penunjuk jalan) buatan dalam negeri agar harganya terjangkau dibeli perusahaan taxi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersambung&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8176939383671633741-1024760936980609987?l=sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/feeds/1024760936980609987/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8176939383671633741&amp;postID=1024760936980609987' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/1024760936980609987'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/1024760936980609987'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/2008/12/jakarta-selayang-pandang-2008.html' title='Jakarta Selayang Pandang 2008'/><author><name>Hartati Nurwijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00717521155732252886</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SerFmQohJiI/AAAAAAAAATU/GvSMZH2nNNA/S220/n644831714_1513560_6555.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8176939383671633741.post-4793770508377509563</id><published>2008-10-30T20:50:00.000-07:00</published><updated>2008-10-30T20:58:31.901-07:00</updated><title type='text'>Siapa Bilang Promosikan Buku Mahal?</title><content type='html'>If there's a book you really want to read but it hasn't been written yet, then you must write it.  ~Toni Morrison&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang belum banyak yang mengetahui mengapa saya getol mengadakan acara marak hanya untuk sebuah peluncuran buku. Malah diadakan di gedung mewah (begitu menurut Pak Rosihan Anwar tahun lalu ketika saya adakan acara yang sama di Blizt  Café Restoran Jakarta ). Mungkin karena saya terbiasa bekerja di perusahaan yang selalu mengejar  target omzet. Gaya marketing ini terbawa ketika saya menjadi penulis buku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersyukurlah saya ketika mulai masuk ke dunia buku dan penulis, banyak kalangan yang membantu dengan sukarela. Bahkan tahun lalu sponsor banyak sekali didapatkan. Promosi cukup heboh dan sukses. Kisah ini sudah pernah saya tulis sebelumnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku kedua ini berbeda tema dengan buku pertama. Beberapa sumber menyebutkan seorang penulis harus mempunyai ciri khas. Artinya jika dia menulis buku tentang perkawinan maka harus terus menulis buku dengan tema seputar perkawinan. Saya pernah paksakan ingin membuat brandname, bahkan sudah mencapai taraf daftar isi. Saya sudah menulis naskah  buku tentang perceraian. Namun naskah ini saya pendam dan tidak pernah saya tawarkan ke penerbit. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa saya menulis buku dengan tema berbeda? Saya melakukan hal ini, karena tergelitik dengan quote dari Arswendo Atmowiloto. Menurutnya agar mudah menulis dan lancar maka tulislah hal-hal yang paling Anda kuasai. Saya menulis Love and Shock hanya dalam waktu 40 hari saja. Sebab apa yang tertuang dalam buku itu semua pengalaman hidup selama lebih kurang 10 tahun. Buku kedua ini tentang kuliner. Sebab saya hobi masak dan  melihat ada celah di pangsa pasar buku Indonesia . Buku-buku kuliner selalu tampil menjadi bestseller di website Gramedia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa sadar setelah buku kedua ini saya merasa punya brand-name. Ciri khas saya adalah sebagai penulis buku yang belum pernah ada diterbitkan dalam bahasa Indonesia di Indonesia. Belum ada buku tentang Culture Shock di Indonesia. Juga belum ada buku mengupas kuliner mediterania. Ada naskah Kisah Mini si anak Dua Bangsa yang masih menunggu jawaban LP Publishing house. Naskah yang hampir finishing touch adalah naskah tentang seluk beluk alkohol. Saya juga belum menemukan buku tentang alkohol diterbitkan di Indonesia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke soal promosi buku tahun ini. Ketika buku masih dalam proses editing, saya sudah mulai berpikir dan menganalisa bagaimana agar buku kedua ini sukses seperti tahun lalu. Saya mulai gencar dengan cara mencari EO di milis-milis agar mendapat EO yang handal tapi murah. Namun semua EO ternyata cukup membutuhkan banyak biaya. Bahkan ada yang memberi breakdown biaya hingga angka diatas 50 juta. Saya tidak kaget karena EO adalah company profit oriented. Puluhan EO memberikan penawaran pada saya melalui email.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Endorsemen atau komentar para tokoh tentang isi buku memegang peranan penting untuk promosi buku. Mencari endorser  dengan gaya lintang pungkang. Termasuk harus sms-an dan telpon-an dengan Ustadzah Yoyoh beberapa kali. Sebab menu hidangan yang ditulis dalam buku adalah halal dan sehat. Buku bertema kuliner sehat juga harus dapat endorsement dari mereka yang paham mengenai gizi dan kuliner. Melalui milis alumni SMAN 4 Jakarta foundernya  Ratna Irma, akhirnya saya dikenalkan dengan pelopor Food Combining. Modal nekad dan ainul yaqin, saya mengirim email ke Andang Gunawan. Sebelumnya saya searching di google tentang beliau. Cukup dibuat takjub dengan kesuksesan buku Food Combining yang tetap masuk dalam kategori bestseller sejak diterbitkan tahun 1999 hingga tahun ini sudah mencapai tahun ke-10. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu kunci saya dalam melakukan pendekatan pada para tokoh dan selebritis adalah mempelajari latar belakang mereka melalui google search.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mendapat endorsemen sesuai harapan saya. Langkah selanjutnya menentukan bagaimana membuat acara peluncuran buku nanti. Pernah sempat vacuum diotak saya mengenai promosi buku. Akhirnya datang inspirasi. Mengapa tidak menjadi EO bagi diri sendiri? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bisa menjadi EO berkat pengalaman tahun lalu dari EO Evonica. Venue sama saya pilih. Buku kedua ini tetap akan dilakukan di Blizt. Saya langsung menghubungi manager promosi Blizt;Enrico Fermi dengan email. Langsung tanggal 8 Nopember 2008 dibooking untuk peluncuran buku Hidangan Favorit ala Mediterania. Ternyata harga paket Blizt masih sama dengan harga tahun lalu. Paket termurah Rp50 ribu dan minimum pesan untuk 75 orang. Saya nekad menawar agar diizinkan pesan paket 50 saja. Jadi siapa cepat datang dia dapat makanan. Ditambah ada hidangan hasil demo masak sebanyak dua kali demo. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabag  promosi Hikmah Mizan Olien yang  sedang cuti melahirkan digantikan oleh  Sekar Ditta yang masih muda, energik dan  sangat kooperatif. Saya lakukan perubahan lokasi tempat peluncuran buku di Jakarta. Tadinya mau mengambil tempat di MP Book Point yang pasti gratis. Saya ganti ke Blizt dengan harapan agar sponsor tertarik. Kapasitas untuk menampung hadirin di  Blizt sepuluh kali lipat dari kapasitas jumlah bangku di MP Book Point.   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mencari pembicara juga dengan harap-harap cemas. Maklum lokasi nan jauh dari negeri tercinta. Buku bertema kuliner sehat, haruslah dengan pembicara yang ada hubungannya dengan gizi. Win-win solution berlaku dalam hal peluncuran buku ini. Saya menghubungi kenalan di dunia maya moderator milis IKAZI; Dadi Maskar. Melalui Dadi Maskar saya bisa berbicara langsung dengan Edith Sumedi. Walau pun sempat telpon dari saya tidak diangkat dan saya hanya mendengar ring tones lagu sound track film Ayat-ayat Cinta. Beliau bersedia, hati pun lega. Pembicara untuk konsep talk show biasanya lebih dari satu orang, agar ada keseimbangan. Pilihan jatuh pada pelopor Food Combining Indonesia yang telah memberi endorsemen naskah buku. Cukup dibuat deg-deg juga. Antara iya tau tidak jawaban dari beliau. Maklum Andang Gunawan sudah Top habis dan sudah punya majalah sendiri; majalah Nirmala. Berkat doa dan niat yang baik akhirnya semua yang dicita-citakan tercapai.Kembali saya nekadkan ketika mengirim email ke ahli gizi dan pelopor Food combing; Andang Gunawan, agar jangan mengenakan tarif mahal pada saya. Bahkan saya tawari agar Nirmala menjadi sponsor tanpa harus bayar ke kami. Beliau 100% setuju.  Edith Sumedi dan Andang Gunawan menjadi pembicara di acara peluncuran buku Hidangan Favorit ala Mediterania. Wow betapa hati ini gembira. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tempat sudah dapat dan saya juga memilih Toko Buku Toga Mas untuk kerjasama sebagai lokasi peluncuran di daerah. Berhubung toko buku lainnya seperti Gramedia menginginkan pihak penerbit yang menghubungi mereka. Bagi saya itu  too much birokrasi jadi lupakan dulu buat bikin acara di  toko buku Gramedia. Toga Mas dengan  Arif di Yogya, Andreas di Surabaya dan Diah di Depok saya hubungi melalui telepon. Semua memberi respon sangat baik. Bahkan Toga Mas Surabaya membantu mencarikan tempat lokasi yang lebih besar. Alhamdulillah! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sponsor yang potensial terus saya dekati. Bak bunga yang harus disiram setiap hari saya melakukan pendekatan terus ke calon sponsor. Ida Arimurti  penyiar pujaan sejak zaman saya SMA yang sering ditemani oleh Krishna Murti juga saya kirimi file permohonan sponsoship.Entah berapa banyak orang yang saya kirimi file tersebut. Akhirnya Digibook toko buku online yang menjual e-book bersedia memberi fresh money. Terbayar sudah biaya acara di Blizt. Selanjutnya mencari Mc, moderator dan panitia untuk membantu jalannya acara. Saya kembali memasuki dunia buku ke milis IKAZI dan milis 1001buku mencari volunteer. Saya dapatkan beberapa volunteer. Walau volunteer  harus tetap ada uang  ganti ongkos transport. Terpikirkan volunteer pun harus dibayar, maka saya hubungi Ries Woodhouse yang selalu senang hati suka rela membantu saya sejak buku pertama hingga buku kedua ini. Kemenakannya yang cantik bersedia menjadi Mc tanpa dibayar se-sen pun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah ada tempat lokasi, ada tema acara, ada panitia, maka diperlukan alat penunjang promosi seperti backdrop, banner, poster dan undangan. Kembali Sekar Ditta yang masih belia membantu sekuat tenaganya. Design alat promosi harus ditampilkan sebaik dan semenarik mungkin. Dalam jangka waktu 2 hari saja Sekar Ditta sudah mengirim design final alat promosi, dan input koreksi dari saya juga diperhatikan. Alhamdulillah! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lokasi, tema, panitia, bahan-bahan promosi sudah. Nah bukunya mana? Hmm eh he bukunya sudah selesai dicetak dan harganya dapat ditekan hanya Rp49.500. Dan bagi Anda yang hadir di setiap acara kami akan diberi diskon khusus jika Anda membeli buku Hidangan Favorit ala Mediterania. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Megara , 28 Oktober 2008 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Genap satu tahun lalu Sumpah Pemuda dirayakan di Blizt bersama Rosihan Anwar dkk.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8176939383671633741-4793770508377509563?l=sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/feeds/4793770508377509563/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8176939383671633741&amp;postID=4793770508377509563' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/4793770508377509563'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/4793770508377509563'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/2008/10/siapa-bilang-promosikan-buku-mahal.html' title='Siapa Bilang Promosikan Buku Mahal?'/><author><name>Hartati Nurwijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00717521155732252886</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SerFmQohJiI/AAAAAAAAATU/GvSMZH2nNNA/S220/n644831714_1513560_6555.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8176939383671633741.post-3981361672275810750</id><published>2008-10-15T09:13:00.000-07:00</published><updated>2008-10-15T09:20:11.379-07:00</updated><title type='text'>Frankfurt Buchmesse 60 Years</title><content type='html'>&lt;strong&gt;A book is like a garden carried in the pocket.  ~Chinese Proverb&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini sedang berlangsung pesta buku  di Bali dan di Jerman. Ubud Writer Festival yang diadakan setiap tahun di Bali oleh pelopornya Jeannette De Nefe. Di Jerman berlangsung Frankfurt Buchmesse yang merayakan ulang tahun ke-60 ajang bergengsi pesta buku dunia. Keduanya berlangsung  tanggal 15 hingga 19 Oktober 2008. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Festival buku di Frankfurt merupakan  pameran buku terbesar dunia. Ajang pertemuan  industri buku seluruh dunia. Ajang tempat  para penulis yang ingin mempromosikan bukunya dan menjual hak ciptanya. Atau penerbit yang menjual hak cetak buku-buku yang diterbitkannya ke penerbit di luar negaranya. Bahkan juga ajang perkenalan budaya dari negara yang berbeda-beda. Sebab sejak tahun 1988 Frankfurt Buchmesses memperkenalkan guest of honor (tamu kehormatan). Tahun 2008 ini tamu kehormatan dari Turki. Berbagai acara akan ditampilkan oleh rombongan dari Turki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga akan ditemukan banyak buku made in Cina. Artinya banyak buku dari penerbit yang berada di UK dan US bahkan negara Eropa mencetak bukunya di Cina. Sehingga harga buku bisa lebih murah harganya. Saya pernah membandingkan sebuah buku kuliner dijual 50 euro dengan isi hanya beberapa halaman. Sedangkan ada buku berisi banyak foto-foto full color  hidangan makanan sebanyak 304 halaman  hanya dijual 18 euro saja. Kedua buku tersebut dijual pada toko buku yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlepas dari hebohnya  ajang festival buku yang bergengsi tersebut. Beberapa waktu yang lalu saya sempat mendaftar ingin mengadakan peluncuran buku di Ubud Writers Festival. Biaya dikenakan oleh panitia sebesar Rp3 juta untuk penulis Indonesia dan Rp4juta untuk penulis luar negeri. Imbalannya disediakan tempat di arena dan masuk agenda  UWF. Ada snack dan  minuman anggur (wine) buat para tamu sejumlah 80 orang. Saya sudah mendaftar, tetapi akhirnya saya batalkan ikut UWF. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini disebabkan pengalaman saya ketika mengadakan peluncuran buku di Bali tahun 2007. Saya mengadakan diskusi di dua tempat. Di Kampus Sastra Unud dan di toko buku Toga Mas yang mempunyai arena luas semacam padepokan disebelah toko itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun ini saya memilih mengadakan peluncuran buku di Jakarta dan kota lainnya daripada di Bali. Sebab target saya ingin buku laris dan cepat habis cetakan pertamanya. Sehingga akan dicetak edisi kedua dan selanjutnya oleh penerbit. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika saya boleh berpendapat  minat baca masyarakat Bali belum sekuat minat baca khalayak di Jakarta.  Indikator yang saya gunakan  adalah Jakarta tentu saja sebagai ibu kota negara, sangat kompleks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil sensus 2006 yang tertulis di Jakarta Dalam Angka 2007; kelompok usia 20-24 dan 24-29 adalah sebagai jumlah terbesar bagian dari penduduk Indonesia. Ada lebih 2 juta orang kelompok usia ini. Hal ini berarti mereka yang sedang kuliah dan sudah bekerja termasuk di dalam kategori kelompok usia tersebut. Tentu saja mereka lah yang dapat membeli buku dan mampu mengeluarkan uang untuk beli buku dari kocek sendiri.&lt;br /&gt;Daya beli masyarakat Jakarta tentulah  lebih tinggi dibandingkan kota lain. Apalagi Bali. Masyarakatnya lebih mengutamakan membeli perlengkapan ibadahnya berupa bunga-bunga segar dan buah-buahan untuk dibawa ke kuil daripada membeli buku. Jika buku berbahasa Inggris tentu saja akan laku di Bali. Sebab akan dibeli oleh para warga negara asing yang menetap di Bali. Namun jumlahnya sedikit dibanding pangsa pasar di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 2008 ini saya fokuskan melakukan promosi buku di Jakarta. Semoga buku kedua saya yang bermanfaat bagi kesehatan laris dan dapat dicetak oleh Hikmah Mizan. Agendakan dalam catatan Anda tanggal 8 Nopember 2008 di Blizt Thamrin Jakarta acara peluncuran buku Hidangan Favorit Ala Mediterania.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Megara, 15 Oktober 2008&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8176939383671633741-3981361672275810750?l=sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/feeds/3981361672275810750/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8176939383671633741&amp;postID=3981361672275810750' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/3981361672275810750'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/3981361672275810750'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/2008/10/frankfurt-buchmesse-60-years.html' title='Frankfurt Buchmesse 60 Years'/><author><name>Hartati Nurwijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00717521155732252886</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SerFmQohJiI/AAAAAAAAATU/GvSMZH2nNNA/S220/n644831714_1513560_6555.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8176939383671633741.post-1364784156209011783</id><published>2008-10-03T01:01:00.000-07:00</published><updated>2008-10-04T05:36:39.002-07:00</updated><title type='text'>Berlebaran Menyusuri Mesjid Peninggalan Sultan Ottoman</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SOXZOTxM9nI/AAAAAAAAAO0/ubvSUGmgho8/s1600-h/masjid+di+Naflio.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SOXZOTxM9nI/AAAAAAAAAO0/ubvSUGmgho8/s400/masjid+di+Naflio.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5252843380245591666" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;If the laws of government are not combined with the principles of wisdom, and the bonds of force not combined with the laws of truth, they will not be fruitful among the mass of the people.&lt;/em&gt; &lt;br /&gt;~ Beddiuzzaman Said Nursi 1878-1960, Turkish Islamic Thinker &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jelang Lebaran,  Senin 29 September 2008 saya sibuk menelepon beberapa kantor Dubes asing yang berasal dari Timur Tengah dan Africa. Saya ingin kepastian kapan diadakan Sholat Ied berjamaah. Sebab anak-anak harus minta izin libur dari  rsekolah jika besok lebaran. Jawaban yang saya terima, "Kami menunggu, tampaknya bulan Syawal muncul nanti malam. Kami tidak bisa memastikan kapan Ied Mubarak," jawab seorang diplomat dari Mesir dan Syria&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan negara Timur Tengah. Ketika saya menelpon Kedubes Turki di Athena. Jawaban pasti saya terima, "Besok Selasa bayram Ied Fitr."&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SOXW8ODDIHI/AAAAAAAAAOc/Nxn1LGJ-tMs/s1600-h/mosque+athens.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SOXW8ODDIHI/AAAAAAAAAOc/Nxn1LGJ-tMs/s400/mosque+athens.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5252840870448930930" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Ganbar Mesjid di Athena Peninggalan Ottoman&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya masih kurang sreg, maklum gaya mantan peneliti masih melekat. Harus terima data valid. Saya kembali menghubungi Mufti atau Imam mesjid di daerah Utara Yunani. Imam dari Komotini saya tanya mengenai kapan jatuhnya 1 Syawal tahun ini. Kembali ditegaskan bahwa besok jam 8.30 pagi akan diadakan Shalat Ied di Komotini, Xanthi dan Turki. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari website IOL saya mendapat kabar bahwa masyarakat muslim di Macedonia, Serbia, Slovenia, Kosovo, Bulgaria,  Turki dan Libya merayakan Idul Fitri hari Selasa besok.&lt;br /&gt;Sedangkan European Council for Fatwa mengumumkan 1 Syawal jatuh pada hari Rabu.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SOXYYareaLI/AAAAAAAAAOs/eCofOxA_gkg/s1600-h/Mesjid+Ottoman+di+Bawah+Acropolis.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SOXYYareaLI/AAAAAAAAAOs/eCofOxA_gkg/s320/Mesjid+Ottoman+di+Bawah+Acropolis.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5252842454387681458" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senin malam saya mendapat telepon dari istri ketua Islamic Center di Athena. Anna Stamou orang Yunani asli, sebab kakek nenek dan seluruh keluarganya keturunan asli Yunani. Nama keluarga Stamou merupakan nama Yunani yang sangat banyak keturunannya. Sama halnya dengan Papadopulous, yang saya kira hanya ada satu pemilik nama ini. Sebab saya melihat banyak biscuit di Yunani dijual berasal dari pabrik Papadopulous. Sehingga ketika ada seseorang bernama keluarga tersebut, saya kira dia pemilik pabrik biskuitnya.  Ternyata nama keluarga dimiliki oleh ribuan orang Yunani dengan nama yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anna Stamou jika dilihat selintas mirip orang Arab. Kenyataan jika wanita Yunani memakai kerudung dan berbaju jubah mereka mirip orang Arab. Suaminya Naim Al Ghandour adalah seorang saudagar tekstil dan berasal dari Mesir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tati tie kanis?” terdengar suara Anna diseberang telepon setelah mengucapkan salam.&lt;br /&gt;“Alhamdulillah Anna, ola kala,” jawab saya.&lt;br /&gt;“Tati alhamdulillah avrio Idul Fitr. Kita akan melaksanakan Sholat Ied di bekas pacuan kuda. Di daerah Siggrou, rumah sakit Nasio belok kanan,” demikian penjelasan Anna yang usianya sama dengan suami saya. Anna masih tampak muda di usianya 38 tahun.&lt;br /&gt;Saya biasanya berbahasa Inggris dengannya namun kali ini dia tidak membalas bahasa Inggris saya. Dia tetap berbahasa Yunani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mesjid satu-satunya yang ada di Athena merupakan pusat kebudayaan Arab dan Yunani. Mesjid tersebut dibangun dibekas pabrik oleh para pendatang Arab dengan bantuan dana dari Saudi Arabia. Mesjid ini tidak dapat menampung 5000 pendatang dari Timur Tengah dan Asia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau pun sebelumnya pembangunan mesjid direncanakan di daerah Spata yang dekat dengan bandara internasional El Benizelos. Pembangunan mesjid ini ditentang banyak orang Yunani. Sehingga tidak ada izin pembangunannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan mesjid yang dibangun oleh Sultan Ottoman di tahun 1834. Terletak di jantung kota Athena. Di bawah Acropolis. Mesjid ini pun tidak dizinkan dibuka. Melainkan dialih fungsikan menjadi musium keramik. Bagi setiap turis yang masuk membayar tiket 3 euro.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Senin malam itu saya mendapat kabar kepastian 1 Syawal 1429 di Yunani. Saya langsung menelpon ke rumah Pak Iwan, staff dari KBRI. Saya sampaikan bahwa Idul Fitri di Yunani jatuh hari Selasa, sesuai keputusan Islamic Center di Athena.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada sejumlah  5000 orang imigran muslim di wilayah propinsi Attikis. Biasanya tiap tahun memadati stadion Olimpiade untuk melakukan Shalat Ied. Namun tahun ini lokasi pindah.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SOXYX00veII/AAAAAAAAAOk/z35WkpJMITM/s1600-h/Tempat+wudhu.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SOXYX00veII/AAAAAAAAAOk/z35WkpJMITM/s320/Tempat+wudhu.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5252842444226001026" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selasa pagi saya jagakan anak-anak diwaktu subuh. Bahkan si bungsu yang berusia 3 tahun dijagakan walau pun terasa berat sebab tidurnya sangat nyenyak. Waktu Subuh di Yunani mulai jam 5.57 hingga 7.23 pagi. Sebab diakhir Oktober dimulainya musim dingin jam akan dimundurkan  satu jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berangkat ke Athena  kami semua semangat sekali. Anak-anak terlebih semangat sebab mereka senang jika diajak ke Athena yang ramai. Maklum Megara sebuah kota kecil yang sepi. Megara merupakan daerah perkebunan zaitun dan kacang pistachio serta peternakan telur ayam. Saya membeli telur untuk membuat kue lebaran langsung dari peternakannya.Selain harganya lebih murah dan telurnya lebih segar. Dibanding telur yang dijual di Supermarket.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak-anak saya sudah tahu jika diajak Sholat Ied mereka senang. Terlebih mereka akan bertemu banyak anak-anak muslim lainnya. Juga ada hadiah lebaran bagi anak-anak yang diberikan oleh perkumpulan orang Arab di Yunani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suami saya walau pun orang Yunani asli namun dia tidak tahu lokasi letak pastinya bekas pacuan kuda. Sebab daerah Athena belum cukup dikenalnya. Disebabkan sejak kecil dia dibesarkan di Amerika. Dan ketika lulus sekolah langsung kerja di berbagai negara. Ada kemiripannya dengan orang Minang yang senang merantau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibatnya kami harus banyak bertanya sana sini mengenai lokasi Sholat Ied. Tidak seperti tahun sebelumnya lokasi sholat Ied Adha maupun Sholat Ied Fitr selalu dilaksanakan  di stadion Olimpic yang megah. Dengan sewa per jam sekitar 3000 euro. Lokasi bekas pacuan kuda ternyata adalah tempat parkir mobil para pekerja. Banyak gedung perkantoran selain rumah sakit besar di daerah itu. Tempatnya sangat terbuka. Hampir mirip parkiran timur Senayan di Jakarta. Namun pacuan kuda ini terlihat tidak seindah parkiran di  Senayan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syeikh Muhammad Herzollah asal Palestina yang didatangkan dari Mesir bertindak sebagai imam dan khatib Sholat Ied. Tampak ibu-ibu orang Arab membawa bayi dengan kereta dorong. Banyak juga remaja wanita hadir. Namun selalu setiap tahun jemaah Sholat Ied lebih banyak kaum prianya. Kutbah berbahasa Arab saya kurang paham artinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun ada keprihatinan kali ini. Setelah selesai sholat dan kutbah bubar. Banyak polisi imigrasi menyetop dan memeriksa paspor dan surat izin tinggal. Para pekerja imigran dari Mesir, Pakistan, Bangladesh yang datang dari luar kota Athena seperti kami. Mereka naik KA atau bus. Warna kulit para imigran yang lebih gelap mudah dikenali oleh polisi. Mereka diperiksa di stasiun KA dan bahkan di jalan-jalan umum. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamu muslimin di Yunani juga merayakan Idul Fitri dengan saling bersilaturahmi. Tatap muka selepas Shalat Ied diantar para imigran. Di Yunani dan negara Eropa lainnya hari besar agama Islam tidak ada libur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SOXTbE1zubI/AAAAAAAAAOU/8kRi8D6VyQU/s1600-h/Bagian+samping+mesjid.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SOXTbE1zubI/AAAAAAAAAOU/8kRi8D6VyQU/s320/Bagian+samping+mesjid.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5252837002506910130" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ketiga Lebaran, kami sekeluarga wisata ke Nafplio. Nafplio adalah ibu kota pertama Yunani di zaman kuno. Kota ini banyak peninggalan sejarahnya. Sama halnya dengan sejarah panjang Nafplio sejak zaman kuno hingga modern.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SOXTaMvo8BI/AAAAAAAAAN0/cLDgYDglJMM/s1600-h/Mesjid+bagian+depan+di+rombak.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SOXTaMvo8BI/AAAAAAAAAN0/cLDgYDglJMM/s320/Mesjid+bagian+depan+di+rombak.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5252836987448651794" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau pun saya pernah ke Nafplio sebelumnya. Namun baru tahun ini dapat melihat dari dekat mesjid peninggalan Turki.  Mesjidnya masih tampak kokoh terletak ditengah lapangan yang disebut Platia Syndagma (lapangan konstitusi). Walau pun disekelilingnya sudah dibangun toko-toko. Bahkan mesjid diubah fungsinya menjadi teater. Melihat kedalam mesjid, sudah hilang kesan bahwa bangunan tersebut tempat Sholat. Interior dalam mesjid diubah. Dibangun banyak ruangan bersekat, seperti kamar-kamar. Bagian depan mesjid yang berupa pilar-pilar ditutup dengan semen.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SOXTaXf4lzI/AAAAAAAAAN8/lQZBV6IG5Ug/s1600-h/masjid+di+Naflio.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SOXTaXf4lzI/AAAAAAAAAN8/lQZBV6IG5Ug/s320/masjid+di+Naflio.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5252836990335358770" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan dibagian belakang mesjid masih dipelihara bekas tempat wudhu. Nampak diatas tempat air mengalir ada doa sebelum berwudhu dalam kaligrafi Islam. Kaligrafi yang dibuat diatas batu marmer alam. Bahkan tempat diatas keran juga ada tulisan Arab seperti tampak pada gambar.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SOXTa_MdJQI/AAAAAAAAAOM/2vbDPbjFmHk/s1600-h/Bagian+belakang+mesjid.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SOXTa_MdJQI/AAAAAAAAAOM/2vbDPbjFmHk/s320/Bagian+belakang+mesjid.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5252837000991286530" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SOXTahXgPbI/AAAAAAAAAOE/ujPyRnpiggQ/s1600-h/tempat+wudhu+dibelakang+mesjid.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SOXTahXgPbI/AAAAAAAAAOE/ujPyRnpiggQ/s320/tempat+wudhu+dibelakang+mesjid.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5252836992984563122" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua orang turis yang sedang memperhatikan tempat wudhu saya ajak bicara. Saya jelaskan bahwa situs bersejarah ini adalah bagian dari mesjid. Dan kaligrafi diatas keran adalah doa berwudhu. Turis itu  mengucapkan  “ Happy Ied Mubarak!” Saya kaget dan bertanya apa agamanya.  Ternyata kedua turis asal Jerman itu walaupun kulit putih ternyata beragama Islam juga. Kami sempat berbincang sejenak di depan situs mesjid yang sudah alih fungsi tersebut.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8176939383671633741-1364784156209011783?l=sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/feeds/1364784156209011783/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8176939383671633741&amp;postID=1364784156209011783' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/1364784156209011783'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/1364784156209011783'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/2008/10/berlebaran-menyusuri-mesjid-peninggalan.html' title='Berlebaran Menyusuri Mesjid Peninggalan Sultan Ottoman'/><author><name>Hartati Nurwijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00717521155732252886</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SerFmQohJiI/AAAAAAAAATU/GvSMZH2nNNA/S220/n644831714_1513560_6555.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SOXZOTxM9nI/AAAAAAAAAO0/ubvSUGmgho8/s72-c/masjid+di+Naflio.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8176939383671633741.post-3464391162111239986</id><published>2008-09-24T23:29:00.000-07:00</published><updated>2008-09-24T23:37:11.542-07:00</updated><title type='text'>Kiat Menjadi Kaya</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SNsxj9-YGZI/AAAAAAAAAMo/6219PdDB6lI/s1600-h/Eid297.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SNsxj9-YGZI/AAAAAAAAAMo/6219PdDB6lI/s320/Eid297.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5249844284631816594" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;He who is not contented with what he has, would not be contented with what he would like to have&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  --  Socrates (469 BC – 399 BC)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti biasa setiap akhir pekan datang TKI dari Athena yang bekerja di rumah orang Yunani kaya. Saya sebut kaya sebab hanya mereka yang mampu untuk membayar gaji pembantu sebesar 750 Euro hingga 800 Euro per bulan. TKI  datang membantu dengan balas jasa 5 Euro per jam membersihkan rumah. Sejak saya kembali dari rumah sakit beberapa bulan lalu terasa agak beda. Saya cepat lelah apalagi  mengurus tiga anak dan rumah dua lantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil membersihkan Mar berkisah. Bahwa di rumah majikannya tidak akan pernah ditemukan ada uang terselip di bawah kolong tempat tidur atau di bagian lain rumah. Sedangkan di rumah saya dia menemukan banyak logam sen euro. Terlepas majikannya tidak punya anak kecil. Lalu saya tanya padanya,”Mar, majikanmu itu kaya makannya apa?” &lt;br /&gt;“Di rumah majikan kalau masak ya cuma satu macam saja. Kalau spaghetti ya hanya itu saja menunya. Tidak seperti kita ya Bu orang Indonesia senang memasak macem-macem. Majikan saya pelit Bu! Walau rumahnya lima lantai dan luas 3000 meter mirip istana Bu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Lah piyee toh Kamu ini. Orang Yunani lainnya malah lebih banyak jenis hidangannya,” saya menepis pendapatnya tentang orang Indonesia boros kalau punya uang.&lt;br /&gt;“Ya pantes saja majikanmu itu kaya. Sebab dia berhati-hati menggunakan uangnya, tidak boros.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh perilaku majikan si Mar yang kaya. Bukan kasus pertama  saya ketahui. Sejak kecil pun saya sudah mengerti mengapa Pak Tuo lebih aman hidupnya. Walau pun Pak Tuo hanya seorang pedagang dengan toko yang sederhana. Sebab istrinya yang saya panggil dengan sebutan Mak Tuo selalu berhemat dan hati-hati menggunakan uang. Bahkan hingga rendang jamuran berbulan-bulan disimpan di bawah tempat tidurnya. Alasannya agar tamu yang datang tidak meminta rendangnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam agama kita dilarang bersifat bakhil atau pelit. Bahkan dalam pergaulan pun orang pelit tidak disenangi. Perbedaannya tipis  antara pelit dan hemat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi ini saya membaca email dari motivator Mike Brescia. Menurutnya ada tiga cara agar menjadi kaya. Pertama,  menerima penghasilan besar. Kedua, investasi uang dalam bentuk asset yang berguna. Contohnya Donald Trump yang kaya melalui investasi di bidang real estate dan gedung pencakar langit. Ketiga, tidak menghabiskan uang secara bodoh untuk hal-hal yang tidak berguna. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus yang banyak terjadi dalam kehidupan sehari-hari kita adalah cara ketiga. Banyak diantara kita,  terutama para ibu-ibu rumah tangga yang boros. Ketika saya masih bujangan dan sudah bekerja di BUMN. Setiap bulan gajian langsung belanja. Entah itu membeli baju atau buku-buku. Namun kebanyakan baju yang saya beli tidak saya pakai. Karena setelah dibeli dan dicoba di rumah merasa tidak suka. Saya tetap memakai baju kesayangan yang itu-itu saja. Akhirnya baju-baju yang dibeli saya berikan ke teman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada lagi teman sekantor seorang ibu dengan dua anak. Setiap dia belanja sering tergiur untuk membeli barang lain yang bukan dalam daftar belanjaan. Akibatnya dia terpaksa memakai kartu kredit dan tagihan datang tiap bulan beserta bunga yang besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya ada seorang ibu yang selalu berhati-hati ketika berbelanja. Mertua saya misalnya. Ketika berbelanja dia memilih tempat belanja yang harganya lebih murah. Dengan barang yang sama  bisa didapatkan di tempat lain yang lebih murah. Contohnya barang-barang kebutuhan sehari-hari yang dijual di supermarket. Ada supermarket A menjual lebih mahal dibanding supermarket B dengan kualitas barang yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehubungan dengan H-7 ummat Islam akan merayakan Idul Fitri. Semoga artikel ini bisa mengingatkan kembali masalah keuangan kita.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8176939383671633741-3464391162111239986?l=sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/feeds/3464391162111239986/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8176939383671633741&amp;postID=3464391162111239986' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/3464391162111239986'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/3464391162111239986'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/2008/09/kiat-menjadi-kaya.html' title='Kiat Menjadi Kaya'/><author><name>Hartati Nurwijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00717521155732252886</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SerFmQohJiI/AAAAAAAAATU/GvSMZH2nNNA/S220/n644831714_1513560_6555.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SNsxj9-YGZI/AAAAAAAAAMo/6219PdDB6lI/s72-c/Eid297.gif' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8176939383671633741.post-7269718211698584434</id><published>2008-09-16T03:06:00.000-07:00</published><updated>2008-09-16T03:08:04.039-07:00</updated><title type='text'>Silence Charity</title><content type='html'>"Segala sesuatu tergantung niat" Hadist&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tadi malam selepas waktu tarawih. Saya mengikuti perkembangan jatuhnya nilai saham di bursa dunia. Walau seumur hidup belum pernah beli saham. Saya mengikuti terus wawancara dengan mantan Direktur Bank Dunia Alan Greenspan. Dia mengatkan akan ada lagi perusahaan besar bangkrut dan tumbang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Resesi ekonomi, bencana lama terus melanda Amerika. Bahkan seorang kenalan di internet yang suaminya orang Amerika curhat bahwa dia merasa Allah SWT belum jawab doanya. Sebab perusahaan suaminya bangkrut dan dia khawatir akan nasib masa depan kedua anaknya. Saya hanya bisa memberi saran. Doa akan dijabah jika ibadah kita sudah benar. Dan tetap berbaik sangka pada Allah SWT. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai manusia yang terus digoda Iblis  pada setiap hembusan nafas.. Jelas masalah hati dan hawa nafsu berperan besar dalam kehidupan kita. Itulah sebabnya dibeberapa tulisan saya terdahulu pernah saya tulis “semua berawal dari niat, nawaitunya”. Kalau niat mau pamer ya jadilah hasilnya pamer saja. Kalau niatnya ikhlas tentu saja rejeki bertambah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika saya boleh berpendapat, ternyata antara resesi dunia dan tewasnya beberapa korban penerima zakat di Pasuruan. Ada hubungannya. Sebab tadi malam ketika saya sedang mendengar hebohnya ekonomi Amerika, ada tulisan dibawah layar tv. 20 orang Indonesia meninggal dunia disaat diberikan langsung sumbangan. Tadinya saya berpikir sumbangan LAPINDO lagi. Ternyata pagi ini saya buka koran online Indonesia. Beritanya tidak seperti dugaan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Resesi melanda dunia, barang kebutuhan pokok naik. Semua barang mahal. Apalagi jelang  lebaran. Para penerima zakat yang antri dimanapun. Pernah saya dengar dari ucapan mereka “Yuk buruan antri nanti enggak kebagian”. Nah rasa takut tidak kebagian ini yang mungkin menyebabkan timbulnya banyak korban di Pasuruan. Disamping memang kesalahan keluarga pemberi zakat yang mengundang mereka datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika saja para pemberi zakat dan orang yang dermawan bisa mengikuti sunnah Rasullah. Hal yang mudharat bisa diatasi. Sesuai dalil dari Hadist Sahih Bukhari Muslim yaitu;&lt;br /&gt;“Ada 7 orang yang nantinya akan diteduhi Allah pada saat tidak ada lafi tempat berteduh (hari qiyamat)&lt;br /&gt;1. Pemimpin atau Imam yang adil,&lt;br /&gt;2. Pemuda/pemudi yang tumbuh beribadah&lt;br /&gt;3. Orang yang hatinya tergantung di masjid&lt;br /&gt;4. Dua orang yang saling mencintai karena Allah mereka bersama dan berpisah dalam cinta tersebut.&lt;br /&gt;5. Lelaki yang digoda wanita cantik kaya tapi dia jawab aku lebih takut Allah&lt;br /&gt;6. Orang yang tangan kanannya menyedekahkan, tapi tangan kirinya tidak tau&lt;br /&gt;7.Seorang yang berdzikir kepada Allah di tempat yang hening dan sunyi lalu kedua matanya berlinang karena Allah”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang tangan kanannya memberi tapi tangan kirinya tidak tahu. Sudah sejak zaman kanak-kanak kita semua sering mendengar. Bahkan ujian pun kadang datang untuk mengetest sampai sejauh mana kita bisa mengikuti sunnah Rasullah SAW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal kisah seorang teman bernama Gofo mintan buku untuk disumbangkan. Seorang teman yang bernama Jojo tidak dapat memenuhi permintaan teman tersebut. Sebab dia sudah menyumbangkan buku-buku tanpa gembar-gembor. Namun Gofo merasa Jojo pelit dan dianggap mampu untuk menyumbang. Hingga Gofo menulis di milis perihal Jojo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jojo yang sudah biasa dengan kritikan hanya membalas di milis dengan hadist diatas tadi.  Ada lagi kisah seorang pengusaha kaya. Beliau bingung dengan semakin maraknya bisnis pengumpul sumbangan dan sedeqah. Hingga para pengumpul sumbangan bisa menjadi kaya sedangkan mereka yang berhak menerima semakin terpuruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga ada kisah Wan Abud saudagar kulit di Tanah Abang. Yang biasanya tiap tahun memberi zakat. Hingga para fakir miskin antri di depan rumahnya. Namun beberapa tahun belakangan ini sudah tidak nampak antrian lagi. Ada gossip yang menyebutkan Wan Abud bangkrut. Namun sebenarnya Wan Abud tetap memberi zakat langsung kepada para yang berhak. Mungkin dia sudah sadar bahwa memberi sumbangan atau sedeqah tidak perlu pamer dan gembar-gembor. Jika saja Wan Abud masih membuka pengumuman mungkin saja akan banyak korban berjatuhan. Mengingat semakin banyak rakyat yang juga terkena imbas resesi dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Megara, 16 Ramadhan 1429 H&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8176939383671633741-7269718211698584434?l=sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/feeds/7269718211698584434/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8176939383671633741&amp;postID=7269718211698584434' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/7269718211698584434'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/7269718211698584434'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/2008/09/silence-charity.html' title='Silence Charity'/><author><name>Hartati Nurwijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00717521155732252886</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SerFmQohJiI/AAAAAAAAATU/GvSMZH2nNNA/S220/n644831714_1513560_6555.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8176939383671633741.post-7381288160814284833</id><published>2008-09-10T14:01:00.000-07:00</published><updated>2008-09-10T14:14:44.836-07:00</updated><title type='text'>Mendengar Sambil Membaca Quran</title><content type='html'>Memang memprihatinkan jika tinggal di negeri yang tidak ada suara adzannya. Alhamdulillah sound card di PC sudah dipasang suami hari ini. Sehingga kembali terdengar suara adzan 5 waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah shalat tarawih, saya panggil Aisyah putri tercinta agar mendengarkan tartil Quran bersama. Google memang sangat membantu, Hanya sekejap saya ditemukan website bagus dan cocok bagi Aisyah yang sedang terbata-bata &lt;a href="http://transliteration.org/quran/WebSite_CD/MixIndonesian/Fram2E.htm"&gt;membaca Al Quran &lt;/a&gt;setelah tamat Iqra. Dia sedang membaca di surah al Baqarah. Kami menemukan website dengan terjemahan bahasa Indonesia. Agar dia bisa mengerti banyak bahasa Indonesia sebab buku-buku tentang Islam dia baca berbahasa Yunani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah sudah lewat 10 hari Ramadhan. Aisyah sudah kalah 3 hari sebab dia tidak sahur dan mengejar adik-adiknya yang dua orang ketika kami berlibur minggu lalu ke pulau Spetses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Aisyah tidak akankalah lagi puasanya hingga menjelang Idul Fitri. Dia k an membuat kue nastar kesukaannya di lebaran tahun ini. Tak terasa usianya sudah lebih 10 tahun dan semoga menjadi anak yang saleha dan selalu membaca Quran setiap hari. amiin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8176939383671633741-7381288160814284833?l=sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/feeds/7381288160814284833/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8176939383671633741&amp;postID=7381288160814284833' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/7381288160814284833'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/7381288160814284833'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/2008/09/mendengar-sambil-membaca-quran.html' title='Mendengar Sambil Membaca Quran'/><author><name>Hartati Nurwijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00717521155732252886</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SerFmQohJiI/AAAAAAAAATU/GvSMZH2nNNA/S220/n644831714_1513560_6555.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8176939383671633741.post-1427497031733874148</id><published>2008-09-04T22:29:00.001-07:00</published><updated>2008-09-04T22:29:59.066-07:00</updated><title type='text'>RUMI</title><content type='html'>Jalaluddin Rumi&lt;br /&gt;Penyair dan tokoh sufi terbesar dari Persia &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia berkata, "Siapa itu berada di pintu?" &lt;br /&gt;Aku berkata, "Hamba sahaya Paduka." &lt;br /&gt;Ia berkata, "Kenapa kau ke mari?" &lt;br /&gt;Aku berkata, "Untuk menyampaikan hormat padamu, Gusti." &lt;br /&gt;Ia berkata, "Berapa lama kau bisa bertahan?" &lt;br /&gt;Aku berkata, "Sampai ada panggilan." &lt;br /&gt;Aku pun menyatakan cinta, aku mengambil sumpah &lt;br /&gt;Bahwa demi cinta aku telah kehilangan kekuasaan. &lt;br /&gt;Ia berkata, "Hakim menuntut saksi kalau ada pernyataan." &lt;br /&gt;Aku berkata, "Air mata adalah saksiku, pucatnya wajahku adalah buktiku." &lt;br /&gt;Ia berkata, "Saksi tidak sah, matamu juling." &lt;br /&gt;Aku berkata, "Karena wibawa keadilanmu mataku terbebas dari dosa." &lt;br /&gt;Syair religius di atas adalah cuplikan dari salah satu puisi karya penyair sufi terbesar dari Persia, Jalaluddin Rumi. Kebesaran Rumi terletak pada kedalaman ilmu dan kemampuan mengungkapkan perasaannya ke dalam bahasa yang indah. Karena kedalaman ilmunya itu, puisi-puisi Rumi juga dikenal mempunyai kedalaman makna. Dua hal itulah --kedalaman makna dan keindahan bahasa-- yang menyebabkan puisi-puisi Rumi sulit tertandingi oleh penyair sufi sebelum maupun sesudahnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;œ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumi memang bukan sekadar penyair, tetapi ia juga tokoh sufi yang berpengaruh pada zamannya. Rumi adalah guru nomor satu tarekat Maulawiah --sebuah tarekat yang berpusat di Turki dan berkembang di daerah sekitarnya. Tarekat Maulawiah pernah berpengaruh besar dalam lingkungan Istana Turki Utsmani dan kalangan seniman pada sekitar tahun l648. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai tokoh sufi, Rumi sangat menentang pendewa-dewaan akal dan indera dalam menentukan kebenaran. Pada zamannya, ummat Islam memang sedang dilanda penyakit itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi kelompok yang mengagul-agulkan akal, kebenaran baru dianggap benar bila mampu digapai oleh indera dan akal. Segala sesuatu yang tidak dapat diraba oleh indera dan akal, cepat-cepat mereka ingkari dan tidak diakui. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal, menurut Rumi, justru pemikiran semacam itulah yang dapat melemahkan iman kepada sesuatu yang ghaib. Dan karena pengaruh pemikiran seperti itu pula, kepercayaan kepada segala hakekat yang tidak kasat mata, yang diajarkan berbagai syariat dan beragam agama samawi, bisa menjadi goyah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumi mengatakan, "Orientasi kepada indera dalam menetapkan segala hakekat keagamaan adalah gagasan yang dipelopori kelompok Mu'tazilah. Mereka merupakan para budak yang tunduk patuh kepada panca indera. Mereka menyangka dirinya termasuk Ahlussunnah. Padahal, sesungguhnya Ahlussunnah sama sekali tidak terikat kepada indera-indera, dan tidak mau pula memanjakannya." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi Rumi, tidak layak meniadakan sesuatu hanya karena tidak pernah melihatnya dengan mata kepala atau belum pernah meraba dengan indera. Sesungguhnya, batin akan selalu tersembunyi di balik yang lahir, seperti faedah penyembuhan yang terkandung dalam obat. "Padahal, yang lahir itu senantiasa menunjukkan adanya sesuatu yang tersimpan, yang tersembunyi di balik dirinya. Bukankah Anda mengenal obat yang bermanfaat? Bukankah kegunaannya tersembunyi di dalamnya?" tegas Rumi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;œ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENGARUH TABRIZ. Fariduddin Attar, seorang tokoh sufi juga, ketika berjumpa dengan Rumi yang baru berusia 5 tahun pernah meramalkan bahwa si kecil itu kelak bakal menjadi tokoh spiritual besar. Sejarah kemudian mencatat, ramalan Fariduddin itu tidak meleset. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lahir di Balkh, Afghanistan pada 604 H atau 30 September 1207 Rumi menyandang nama lengkap Jalaluddin Muhammad bin Muhammad al-Balkhi al-Qunuwi. Adapun panggilan Rumi karena sebagian besar hidupnya dihabiskan di Konya (kini Turki), yang dahulu dikenal sebagai daerah Rum (Roma). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayahnya, Bahauddin Walad Muhammad bin Husein, adalah seorang ulama besar bermadzhab Hanafi. Dan karena kharisma dan tingginya penguasaan ilmu agamanya, ia digelari Sulthanul Ulama (raja ulama). Namun rupanya gelar itu menimbulkan rasa iri pada sebagian ulama lain. Dan merekapun melancarkan fitnah dan mengadukan Bahauddin ke penguasa. Celakanya sang penguasa terpengaruh hingga Bahauddin harus meninggalkan Balkh, termasuk keluarganya. Ketika itu Rumi baru beruisa lima tahun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak itu Bahauddin bersama keluarganya hidup berpindah- pindah dari suatu negara ke negara lain. Mereka pernah tinggal di Sinabur (Iran timur laut). Dari Sinabur pindah ke Baghdad, Makkah, Malattya (Turki), Laranda (Iran tenggara) dan terakhir menetap di Konya, Turki. Raja Konya Alauddin Kaiqubad, mengangkat ayah Rumi sebagai penasihatnya, dan juga mengangkatnya sebagai pimpinan sebuah perguruan agama yang didirikan di ibukota tersebut. Di kota ini pula ayah Rumi wafat ketika Rumi berusia 24 tahun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di samping kepada ayahnya, Rumi juga berguru kepada Burhanuddin Muhaqqiq at-Turmudzi, sahabat dan pengganti ayahnya memimpin perguruan. Rumi juga menimba ilmu di Syam (Suriah) atas saran gurunya itu. Ia baru kembali ke Konya pada 634 H, dan ikut mengajar pada perguruan tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Burhanuddin wafat, Rumi menggantikannya sebagai guru di Konya. Dengan pengetahuan agamanya yang luas, di samping sebagai guru, ia juga menjadi da'i dan ahli hukum Islam. Ketika itu di Konya banyak tokoh ulama berkumpul. Tak heran jika Konya kemudian menjadi pusat ilmu dan tempat berkumpul para ulama dari berbagai penjuru dunia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesufian dan kepenyairan Rumi dimulai ketika ia sudah berumur cukup tua, 48 tahun. Sebelumnya, Rumi adalah seorang ulama yang memimpin sebuah madrasah yang punya murid banyak, 4.000 orang. Sebagaimana seorang ulama, ia juga memberi fatwa dan tumpuan ummatnya untuk bertanya dan mengadu. Kehidupannya itu berubah seratus delapan puluh derajat ketika ia berjumpa dengan seorang sufi pengelana, Syamsuddin alias Syamsi Tabriz. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu saat, seperti biasanya Rumi mengajar di hadapan khalayak dan banyak yang menanyakan sesuatu kepadanya. Tiba- tiba seorang lelaki asing --yakni Syamsi Tabriz-- ikut bertanya, "Apa yang dimaksud dengan riyadhah dan ilmu?" Mendengar pertanyaan seperti itu Rumi terkesima. Kiranya pertanyaan itu jitu dan tepat pada sasarannya. Ia tidak mampu menjawab. Berikutnya, Rumi berkenalan dengan Tabriz. Setelah bergaul beberapa saat, ia mulai kagum kepada Tabriz yang ternyata seorang sufi. Ia berbincang-bincang dan berdebat tentang berbagai hal dengan Tabriz. Mereka betah tinggal di dalam kamar hingga berhari-hari. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sultan Salad, putera Rumi, mengomentari perilaku ayahnya itu, "Sesungguhnya, seorang guru besar tiba-tiba menjadi seorang murid kecil. Setiap hari sang guru besar harus menimba ilmu darinya, meski sebenarnya beliau cukup alim dan zuhud. Tetapi itulah kenyataannya. Dalam diri Tabriz, guru besar itu melihat kandungan ilmu yang tiada taranya." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumi benar-benar tunduk kepada guru barunya itu. Di matanya, Tabriz benar-benar sempurna. Cuma celakanya, Rumi kemudian lalai dengan tugas mengajarnya. Akibatnya banyak muridnya yang protes. Mereka menuduh orang asing itulah biang keladinya. Karena takut terjadi fitnah dan takut atas keselamatan dirinya, Tabriz lantas secara diam-diam meninggalkan Konya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bak remaja ditinggalkan kekasihnya, saking cintanya kepada gurunya itu, kepergian Tabriz itu menjadikan Rumi dirundung duka. Rumi benar-benar berduka. Ia hanya mengurung diri di dalam rumah dan juga tidak bersedia mengajar. Tabriz yang mendengar kabar ini, lantas berkirim surat dan menegur Rumi. Karena merasakan menemukan gurunya kembali, gairah Rumi bangkit kembali. Dan ia mulai mengajar lagi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa saat kemudian ia mengutus putranya, Sultan Salad, untuk mencari Tabriz di Damaskus. Lewat putranya tadi, Rumi ingin menyampaikan penyesalan dan permintaan maaf atas tindakan murid-muridnya itu dan menjamin keselamatan gurunya bila berkenan kembali ke Konya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demi mengabulkan permintaan Rumi itu, Tabriz kembali ke Konya. Dan mulailah Rumi berasyik-asyik kembali dengan Tabriz. Lambat-laun rupanya para muridnya merasakan diabaikan kembali, dan mereka mulai menampakkan perasaan tidak senang kepada Tabriz. Lagi-lagi sufi pengelana itu, secara diam-diam meninggalkan Rumi, lantaran takut terjadi fitnah. Kendati Rumi ikut mencari hingga ke Damaskus, Tabriz tidak kembali lagi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumi telah menjadi sufi, berkat pergaulannya dengan Tabriz. Kesedihannya berpisah dan kerinduannya untuk berjumpa lagi dengan gurunya itu telah ikut berperan mengembangkan emosinya, sehingga ia menjadi penyair yang sulit ditandingi. Guna mengenang dan menyanjung gurunya itu, ia tulis syair- syair, yang himpunannya kemudian dikenal dengan nama Divan-i Syams-i Tabriz. Ia bukukan pula wejangan-wejangan gurunya, dan buku itu dikenal dengan nama Maqalat-i Syams Tabriz. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumi kemudian mendapat sahabat dan sumber inspirasi baru, Syekh Hisamuddin Hasan bin Muhammad. Atas dorongan sahabatnya itu, ia berhasil selama 15 tahun terakhir masa hidupnya menghasilkan himpunan syair yang besar dan mengagumkan yang diberi nama Masnavi-i. Buku ini terdiri dari enam jilid dan berisi 20.700 bait syair. Dalam karyanya ini, terlihat ajaran-ajaran tasawuf yang mendalam, yang disampaikan dalam bentuk apologi, fabel, legenda, anekdot, dan lain-lain. Karya tulisnya yang lain adalah Ruba'iyyat (sajak empat baris dalam jumlah 1600 bait), Fiihi Maa fiihi (dalam bentuk prosa; merupakan himpunan ceramahnya tentang tasawuf), dan Maktubat (himpunan surat-suratnya kepada sahabat atau pengikutnya). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersama Syekh Hisamuddin pula, Rumi mengembangkan tarekat Maulawiyah atau Jalaliyah. Tarekat ini di Barat dikenal dengan nama The Whirling Dervishes (Para Darwisy yang Berputar-putar). Nama itu muncul karena para penganut tarekat ini melakukan tarian berputar-putar, yang diiringi oleh gendang dan suling, dalam dzikir mereka untuk mencapai ekstase. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;œ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WAFAT. Semua manusia tentu akan kembali kepada-Nya. Demikianlah yang terjadi pada Rumi. Penduduk Konya tiba-tiba dilanda kecemasan, gara-gara mendengar kabar bahwa tokoh panutan mereka, Rumi, sakit keras. Meski menderita sakit keras, pikiran Rumi masih menampakkan kejernihannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang sahabatnya datang menjenguk dan mendo'akan, "Semoga Allah berkenan memberi ketenangan kepadamu dengan kesembuhan." Rumi sempat menyahut, "Jika engkau beriman dan bersikap manis, kematian itu akan bermakna baik. Tapi kematian ada juga kafir dan pahit." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 5 Jumadil Akhir 672 H dalam usia 68 tahun Rumi dipanggil ke rahmatullah. Tatkala jenazahnya hendak diberangkatkan, penduduk setempat berdesak-desak ingin menyaksikan. Begitulah kepergian seseorang yang dihormati ummatnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;œ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mati sebagai mineral&lt;br /&gt;dan menjelma sebagai tumbuhan,&lt;br /&gt;aku mati sebagai tumbuhan&lt;br /&gt;dan lahir kembali sebagai binatang.&lt;br /&gt;Aku mati sebagai binatang dan kini manusia.&lt;br /&gt;Kenapa aku harus takut?&lt;br /&gt;Maut tidak pernah mengurangi sesuatu dari diriku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi,&lt;br /&gt;aku masih harus mati sebagai manusia,&lt;br /&gt;dan lahir di alam para malaikat.&lt;br /&gt;Bahkan setelah menjelma sebagai malaikat,&lt;br /&gt;aku masih harus mati lagi;&lt;br /&gt;Karena, kecuali Tuhan,&lt;br /&gt;tidak ada sesuatu yang kekal abadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kelahiranku sebagai malaikat,&lt;br /&gt;aku masih akan menjelma lagi&lt;br /&gt;dalam bentuk yang tak kupahami.&lt;br /&gt;Ah, biarkan diriku lenyap,&lt;br /&gt;memasuki kekosongan, kasunyataan&lt;br /&gt;Karena hanya dalam kasunyataan itu&lt;br /&gt;terdengar nyanyian mulia;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kepada Nya, kita semua akan kembali&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8176939383671633741-1427497031733874148?l=sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/feeds/1427497031733874148/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8176939383671633741&amp;postID=1427497031733874148' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/1427497031733874148'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/1427497031733874148'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/2008/09/rumi.html' title='RUMI'/><author><name>Hartati Nurwijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00717521155732252886</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SerFmQohJiI/AAAAAAAAATU/GvSMZH2nNNA/S220/n644831714_1513560_6555.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8176939383671633741.post-7119183526048277378</id><published>2008-09-03T01:31:00.000-07:00</published><updated>2008-09-03T01:36:18.447-07:00</updated><title type='text'>Tarawih Yuk</title><content type='html'>Beduk mahgrib di bulan ramadhan tahun ini mendekati jam 20.00. Sebelumnya ada teman di negara Eropa lainnya berpikir Ramadhan tahun ini akan lebih lama puasanya. Bak gaya motivator saya selalu memberi dukungan"Jangan khawatir. Allah SWT tidak akan membiarkan kita puasa lama-lama.  Allah tahu kemampuan kita."  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Iftar di Yunani sekitar jam 19.52  dan waktu subuh jam 5.24. Alhamdulillah sudah 3 hari puasa semua lancar saja. Aisyah putri saya tidak mengeluh haus seperti tahun lalu. Mungkin karena sekolahnya masih libur, hingga masuk nanti tanggal 15 September.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bekal dia menjawab pertanyaan teman-teman sekolahnya tentang 'ramazani' sudah lengkap. Aisyah sudah banyak membaca buku-buku  tentang Islam gratis kiriman dari Mesir yang berbahasa Yunani. Sebab membaca buku berbahasa Indonesia sering meropotkan saya menjawab pertanyaannya tentang arti kata dan kalimat. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bagi saya; tarawih adalah kebiasaan yang sulit ditinggalkan. Saya sudah terbiasa sejak kecil ikut sholat tarawih di mesjid. Pergi ke mesjid dengan guru mengaji sebelah rumah. Kak Unteng namanya. Mesjidnya jauh dan sholatnya 21 rakaat. Kini saya menjalankan tarawih dengan 4-4-3 beserta witir. Pengalaman masa kecil yang selalu saya ingat. Terkadang disela-sela sholat saya berhenti. Usia saya ketika itu sekitar 7-8  tahun. Saya berhenti karena ingin mencicipi jambu air atau makanan lain yang dibawa ke mesjid oleh Kak Unteng.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tarawih memang selalu ramai diawal Ramadhan. Hari berikutnya mesjid mulai sepi. Memang beda jauh sholat tarawih di rumah dan di mesjid. Di Jakarta ada beberapa tetangga yang mengerjakan sholat tarawih jamaah di rumah. Walau pun ada mesjid dekat rumah mereka. Bagi saya sholat tarawih di mesjid lebih damai. Ada pengalaman spiritual yang tidak bisa didapatkan ketika shiolat di rumah dan di mesjid.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tarawih hanya bisa dilakukan pada bulan Ramadhan saja. Menjalankan tarawih manfaatnya puasa terasa lebih mudah dan hati lebih tenang.  Bacalah doa-doa dibawah ini;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;"Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul afwa fa'fu'annii", "Ya Allah, Engkau Maha&lt;br /&gt;Pengampun dan mencintai orang yang meminta ampunan, maka ampunilah aku". [Hadits&lt;br /&gt;Riwayat Tirmidzi 3760, Ibnu Majah 3850 dari Aisyah, sanadnya shahih. Lihat&lt;br /&gt;syarah Bughyatul Insan fi Wadhaifi Ramadhan, hal. 55-57, karya Ibnu Rajab&lt;br /&gt;Al-Hambali.]&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  a. Termasuk sunnah, bagi orang yang shalat witir sebanyak tiga rakaat untuk &lt;br /&gt;membaca -setelah membaca al Fatihah- Surat al A'laa pada rakaat pertama, &lt;br /&gt;surat al Kafiruun di rakaat kedua, kemudian surat al Ikhlash di rakaat &lt;br /&gt;ketiga. Hal tersebut sesuai dengan hadits shahih yang diriwayatkan oleh Abu &lt;br /&gt;Dawud, at Tirmidzi, dan Ibnu Maaja. (HR. Abu Dawurd no. 1424. Dishahihkan &lt;br /&gt;oleh Syaikh Al Albani dalam Shahiih an Nasai (1/372), dll).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Termasuk sunnah, ketika selesai shalat witir mengucapkan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Subhaanal malikil qudduus" 3x&lt;br /&gt;(Maha Suci Allah, Raja Yang Maha Suci).&lt;br /&gt;Dan pada ucapan ketiga terdapat lafazh tambahan menurut ad Daraquthni: &lt;br /&gt;"Rasulullah mempertegas bacaan dan memanjangkan suaranya sambil mengucapkan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Rabbul malaaikati war ruuh"&lt;br /&gt;(Rabb pada Malaikat dan Jibril). (Dishahihkan oleh Syaikh Albani dalam &lt;br /&gt;Shahiih an Nasaa'i (1/272).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Khalid al Husainan, Lebih dari 1000 Amalan Sunnah dalam Sehari Semalam, &lt;br /&gt;terj. Zaki Rahmawan, Pustaka Imam Asy Syafi'i, cet. I, Juni 2004, hal. &lt;br /&gt;71-72).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8176939383671633741-7119183526048277378?l=sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/feeds/7119183526048277378/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8176939383671633741&amp;postID=7119183526048277378' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/7119183526048277378'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/7119183526048277378'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/2008/09/tarawih-yuk.html' title='Tarawih Yuk'/><author><name>Hartati Nurwijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00717521155732252886</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SerFmQohJiI/AAAAAAAAATU/GvSMZH2nNNA/S220/n644831714_1513560_6555.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8176939383671633741.post-6317535955190368621</id><published>2008-07-12T16:20:00.000-07:00</published><updated>2008-07-12T16:53:59.297-07:00</updated><title type='text'>Lilypad: Kota Mengapung</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_SnPZ41NJjTg/SHlD3l5YRnI/AAAAAAAAAE0/8zX6WZIIdJI/s1600-h/lilypad_2.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp1.blogger.com/_SnPZ41NJjTg/SHlD3l5YRnI/AAAAAAAAAE0/8zX6WZIIdJI/s320/lilypad_2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5222279865257444978" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Imagination is more than knowledge" Albert E&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sangat kesengsem dengan hasil karya Arsitek Belgia ini, sehingga artikel ini saya terjemahkan dari website Vincent Callebaut.  Tahun 2000 disaat  usianya  23 tahun menerima penghargaan  the Great Architecture Prize René Serrure dari  Institut Victor Horta in Brussels. Sejak saat itu hingga kini berbagai penghargaan diterimanya di bidang arsitektur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Vincent merupakan arsitek yang sangat peduli pada lingkungan global. Berbagai design arsitektur selalu menyangkut masalah lingkungan. Tahun 2007  dia  membuat  lima buah proyek yaitu; Anti-Smog, Innovation Centre in Sustainable Development, Paris, France, Perfumed Jungle, Ecological Master plan for the Central Waterfront, Hong Kong, China, Ecomic Tower, Ecological and Metropolitan Informatic Center, Mexico City, Mexico, Childhood’s Greentower, Crib for the Early Childhood, Paris, France, Neuronal Alien, Landscape design for the Vatnsmyri Airfield, Reykjavik, Iceland. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih kurang sebanyak 35  proyek arsitektur yang dibuatnya, namun satu proyek yang paling menggemparkan tahun 2008 adalah proyek Lilypad Kota  Mengapung untuk pengungsi akibat perubahan iklim dunia. Lilypad didesign oleh Vincent sebagai antisipasi untuk tahun 2100 yang digambarkkan bahwa akan banyak sekali jumlah para pengungsi dunia akibat terjadinya pemanasan global. Dia mengemukakan bahwa prinsip Archimedes bahwa cairnya es tidak akan merubah peningkatan permukaan air. Sama halnya dengan mencairnya es di dalam air di gelas. Namun ada dua sumber air raksasa yang tidak berada diatas air yang akan mencair dan langsung menuju ke laut yang menyebabkan naiknyapermukaan air laut. Hal ini berhubungan dengan gunung es di Antartika dan Greenland disisi lain, serta benua es. Hal lain yang menyebabkan naiknya permukaan laut tidak ada sangkut pautnya dengan mencairnya es, tetapi dilatasi air yang terjadi akibat pengaruh suhu udara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut ramalan  GIEC (Intergovernmental group on the evolution of the climate), kenaikan permukaan laut akan mencapai 20 hingga  90 cm selama abad ke-21. Setiap kenaikan suhu  1°C akan mengakibatkan air naik 1 meter. Kenaikan air ini akan mempengaruhi  0.05% di Uruguay, 1% di Mesir, 6% di Belanda,  17.5% di Bangladesh dan lebih dari  80% di daerah  atoll Majuro di Marshall dan pulau-pulau  Kiribati hingga pulau-pulau di Maldives. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Negara-negara seperti  Vietnam, Mesir, Bangladesh, Guyana atau  Bahamas akan melihat tempat-tempat tinggal masyarakatnya kebanjiran dan genangan Lumpur air asin dari laut. New York, Bombay, Calcutta, Hô Chi Minh City, Shanghai, Miami, Lagos, Abidjan, Jakarta, Alexandria dan  lebih dari  250 juta pengungsi dari negara lain akibat perubahan suhu udara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah sebabnya Lilypad, sebagai prototipe kota yang dibuat mengapung diatas air dan dapat menampung sebanyak 50.000 penduduk. Dan didalamnya dikembangkan kehidupan flora dan fauna disekitar danau dengan air yang ditampung dari air hujan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lilypad kota yang akrab dengan lingkungan dapat mengapung dari dari Monaco di Eropa hingga ke daerah bagian Atol Polenesia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Desain yang sangat modern dalam antisipasi pengungsi akibat pemanasan global. Inspirasi dari daun  lilypad Amazonia Victoria Regia, dari keluarga  Nympheas, tanaman air yang ditemukan oleh ahli tanaman Jerman Thaddeaus Haenke. &lt;br /&gt; Lilypad kota lingkungan yang mengapung dengan zero emisi udara. Melalui teknologi  energi dari matahari (solar), angin, gelombang laut dan biomass. Bahkan dapat memperoses gas CO2 di adalam atmosfer dan meresap ke kulitnya yang terbuat dari  titanium dioxide.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : vincent.callebaut.org&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8176939383671633741-6317535955190368621?l=sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/feeds/6317535955190368621/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8176939383671633741&amp;postID=6317535955190368621' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/6317535955190368621'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/6317535955190368621'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/2008/07/lilypad-kota-mengapung.html' title='Lilypad: Kota Mengapung'/><author><name>Hartati Nurwijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00717521155732252886</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SerFmQohJiI/AAAAAAAAATU/GvSMZH2nNNA/S220/n644831714_1513560_6555.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_SnPZ41NJjTg/SHlD3l5YRnI/AAAAAAAAAE0/8zX6WZIIdJI/s72-c/lilypad_2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8176939383671633741.post-5447679939748326886</id><published>2008-07-04T14:17:00.000-07:00</published><updated>2008-07-04T15:47:07.576-07:00</updated><title type='text'>Bisnis Buku Di Indonesia</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_SnPZ41NJjTg/SG6eXPuE5NI/AAAAAAAAAEQ/orefw4pnNzU/s1600-h/books.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp0.blogger.com/_SnPZ41NJjTg/SG6eXPuE5NI/AAAAAAAAAEQ/orefw4pnNzU/s320/books.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5219283140362953938" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;The man who does not read good books has no advantage over the man who can't read them.  ~Mark Twain, attributed&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ada yang mengatakan bisnis buku di Indonesia sedang buram, saya tidak setuju.&lt;br /&gt;Walau pun ada beberapa penerbit buku  pelajaran sekolah yang bernasib kelabu. Fakta pasar buku di Indonesia, khususnya masyarakat pecinta buku semakin banyak jumlahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trend buku di Indonesia masih didominasi oleh larisnya buku-buku agama Islam.Tentu saja hal ini tidak mengherankan. Sebab jumlah mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam. Buku yang bertema pengembangan diri dan motivasi masih diminati banyak orang. Namun banyaknya buku yang bertema motivasi muncul hanya karena mengikuti trend pasar yang sedang booming, sehingga kualitas isi buku tidak banyak memberi informasi baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia ketika buku The Secret laris bak kacang goreng, langsung banyak penulis dan penerbit yang berusaha mengikuti momentum tersebut. Entah ada berapa judul buku yang memakai judul dengan kata rahasia. Berbeda dengan Indonesia, di luar negeri, khususnya penerbit besar di UK seperti Penguin sangat berhati-hati sekali dalam menerbitkan sebuah judul buku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengamati buku non fiksi, di Amerika  trend buku motivasi tampaknya mulai  mengalami masa jenuh. Kini orang Barat tertarik dengan buku  tema spiritual. Buku yang mengetengahkan kisah nyata dan berhubungan dengan masalah kesehatan tetap diminati banyak pembaca. Setelah buku Eat, Love and Pray kisha nyata perjalanan penulisnya ke Italia, India dan Indonesia bestseller di dunia, kini buku berjudul The last Lecturer juga muncul menghebohkan US dan Eropa. Buku kisah nyata seorang guru besar mud ayang terkena kanker, langsung menghiasi rak buku toko dalam sekejap habis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan buku non fiksi, kisah horor, misteri dan science fiction tetap masih teratas diminati sepanjang zaman. Lihat saja buku bestseller di amazon.com  di US maupun Jerman(amazon.de)buku tetralogi  Stephenie Meyer menduduki tempat teratas sebagai buku  bestseller.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlepas dari krisis ekonomi global yang melanda dunia. Dunia buku di Indonesia dan di mana saja masih tetap bersinar. Penerbit buku sekolah yang tadinay kelabu kini mulai banting setir kearah buku-buku populer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda sebagai pembaca, pecinta buku, penulis buku atau pun hanya pemerhati. Mari lah kita ramaikan dunia buku di Indonesia dengan berbondong-bondong menghadiri setiap acara Pesta Buku maupun diskusi buku dan jenis acara lainnya yang ada bukunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Megara- Yunani,05 Juli 2008&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8176939383671633741-5447679939748326886?l=sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/feeds/5447679939748326886/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8176939383671633741&amp;postID=5447679939748326886' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/5447679939748326886'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/5447679939748326886'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/2008/07/bisnis-buku-di-indonesia.html' title='Bisnis Buku Di Indonesia'/><author><name>Hartati Nurwijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00717521155732252886</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SerFmQohJiI/AAAAAAAAATU/GvSMZH2nNNA/S220/n644831714_1513560_6555.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_SnPZ41NJjTg/SG6eXPuE5NI/AAAAAAAAAEQ/orefw4pnNzU/s72-c/books.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8176939383671633741.post-4971872723541499887</id><published>2008-06-24T06:07:00.000-07:00</published><updated>2008-06-24T06:08:00.739-07:00</updated><title type='text'>Pesta Mewarnai III di Pesta Buku 2008</title><content type='html'>PESTA MEWARNAI III&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikuti lomba mewarnai gambar bertema “STOP PEMANASAN GLOBAL!” &lt;br /&gt;di Pesta Buku Jakarta-IKAPI BOOK FAIR 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persyaratan peserta:&lt;br /&gt;- Kategori: A usia 4—6 tahun &lt;br /&gt;            B usia 7—9 tahun&lt;br /&gt;- Membawa perlengkapan sendiri (crayon set, meja gambar, dll.)&lt;br /&gt;- Membawa bukti fotocopy akte lahir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tempat: Selasar lantai 2&lt;br /&gt;    Istora Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta&lt;br /&gt;Acara:    Sabtu, 5 Juli 2008 pukul 10.00—13.00 WIB &lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;Acara diramaikan oleh:&lt;br /&gt;- Dongeng Cerita Rakyat bersama Kak Riyan &lt;br /&gt;- Badut-badut lucu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HADIAH PEMENANG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kategori A (usia 4 — 6 tahun)&lt;br /&gt;Juara I  : uang Rp 1.500.000 + Piala + Piagam + Bingkisan Sponsor      &lt;br /&gt;Juara II : uang Rp 1.000.000 + Piala + Piagam + Bingkisan Sponsor      &lt;br /&gt;Juara III: uang Rp 750.000 + Piala + Piagam + Bingkisan Sponsor      &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juara Harapan I  : uang Rp500.000 + Piala + Piagam + Bingkisan Sponsor      &lt;br /&gt;Juara Harapan II : uang Rp400.000 + Piala + Piagam + Bingkisan Sponsor      &lt;br /&gt;Juara Harapan III: uang Rp300.000 + Piala + Piagam + Bingkisan Sponsor      &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kategori B (usia 7 — 9 tahun)&lt;br /&gt;Juara I  : uang Rp2.000.000 + Piala + Piagam + Bingkisan Sponsor      &lt;br /&gt;Juara II : uang Rp1.500.000 + Piala + Piagam + Bingkisan Sponsor      &lt;br /&gt;Juara III: uang Rp1.000.000 + Piala + Piagam + Bingkisan Sponsor      &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juara Harapan I   : uang Rp800.000 + Piala + Piagam + Bingkisan Sponsor      &lt;br /&gt;Juara Harapan II  : uang Rp600.000 + Piala + Piagam + Bingkisan Sponsor      &lt;br /&gt;Juara Harapan III : uang Rp400.000 + Piala + Piagam + Bingkisan Sponsor&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8176939383671633741-4971872723541499887?l=sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/feeds/4971872723541499887/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8176939383671633741&amp;postID=4971872723541499887' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/4971872723541499887'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/4971872723541499887'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/2008/06/pesta-mewarnai-iii-di-pesta-buku-2008.html' title='Pesta Mewarnai III di Pesta Buku 2008'/><author><name>Hartati Nurwijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00717521155732252886</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SerFmQohJiI/AAAAAAAAATU/GvSMZH2nNNA/S220/n644831714_1513560_6555.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8176939383671633741.post-3538421775788260185</id><published>2008-06-19T20:24:00.000-07:00</published><updated>2008-06-19T20:32:16.491-07:00</updated><title type='text'>Menyambut Pesta Buku 2008; Buku Anak Islam</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_SnPZ41NJjTg/SFsktGCd75I/AAAAAAAAADg/w7TGIIi8pP8/s1600-h/Buku+Islam.bmp"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp2.blogger.com/_SnPZ41NJjTg/SFsktGCd75I/AAAAAAAAADg/w7TGIIi8pP8/s200/Buku+Islam.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5213801350745157522" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;"&lt;em&gt;If there’s a book you really want to read but it hasn’t been written yet, then you must write it&lt;/em&gt;." &lt;br /&gt;~Toni Morrison (Wanita Pemenang Hadiah Nobel 1993 di bidang Literature) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tahun  80-an (1980-) saya keranjingan membaca buku karya Enid Blyton. Harga buku saat itu masih terjangkau.  Saya mengumpulkan uang jajan dan memilih buku sebagai jajanan.  Cukup banyak juga serial karya pengarang wanita Inggris tersebut. Hingga setiap saya membeli buku, anak-anak tetangga sering meminjam. Bahkan untuk anak orang yang mampu, saya sewakan buku-buku itu sebagai modal untuk membeli buku judul terbaru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Dua puluh delapan tahun lalu belum banyak buku anak-anak yang ditulis oleh penulis Indonesia. Belum ada buku serial Meo yang ditulis oleh Eka Wardhana, belum ada serial akhlak yang ditulis oleh Bambang Trim dan buku-buku komik Islam AA Gymjuga belum muncul ketika itu. Apalagi Ali Muakhir yang sangat produktif menulis tahun 2000-an, dia mungkin masih sebagai pembaca buku saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Saya merasa bahagia bahwa kemajuan industri buku di Indonesia cukup meriah. Buku-buku anak-anak terjemahan dari luar negeri yang membanjiri pasar buku Indonesia sudah ada counterpart-nya. Penerbit Mizan bisa mengimbangi lajunya produksi buku komik atau buku anak-anak luar negeri yang diterbitkan oleh kelompok Gramedia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru saja saya melihat judul-judul buku anak yang diterbitkan oleh Mizan melalui websitenya. Lumayan! Itulah kata yang pantas saya berikan untuk penerbit sekaliber Mizan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan saya hanya mengatakan lumayan, sebab secara statistik saat ini jumah penduduk Indonesia kurang lebih  200 juta orang beragama Islam.  Hasil sensus penduduk tahun 2000, jumlah anak-anak Indonesia kelompok umur usia balita ada 10% dari total jumlah seluruh penduduk Indonesia. Sedangkan anak-anak usia 5-14 tahun berjumlah 23% dari total jumlah penduduk Indonesia. Dan kelompok remaja 15-19 tahun ada 10,51% dari total jumlah 201.241.999 orang yang tercacah dan bertempat tinggal tetap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika dihitung rata-rata jumlah anak-anak dan remaja hasil sensus tahun 2000, maka penduduk Indonesia lebih dari 40% adalah anak-anak dan remaja. Tentu saja jumlah judul buku untuk anak produksi dalam negeri belum mencukupi kebutuhan anak-anak negeri kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya juga mengamati, bahwa kebiasaan pasar buku di Indonesia kurang memberikan penghargaan untuk buku anak. Resensi buku yang ditulis di seluruh media massa di tanah air, hampir semua menampilkan resensi buku untuk dewasa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika saya boleh berpendapat kurangnya penghargaan untuk buku anak-anak merupakan  salah satu faktor yang membuat anak-anak lebih senang menonton sinetron daripada membaca buku. Disamping faktor lain, misalnya ada  orang tua yang kurang kesadarannyua untuk  membelikan anaknya  buku daripada mainan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Industri buku untuk anak-anak Islam masih perlu dipacu laju jalannya. Banyak  tema buku yang belum diterbitkan untuk anak-anak dan remaja (teen) yang berkaitan dengan aqidah dan ahklak. Selain itu harga buku untuk anak-anak Islam ini harus diperhatikan. Sebab saya melihat ada buku untuk anak-anak yang dijual dengan harga mahal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai konsumen, saya senang membeli buku untuk anak-anak dengan harga yang terjangkau . Patut diacungi jempol harga buku untuk anak-anak Islam  dapat dibeli dengan harga dibawah Rp10.000. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan tema buku untuk anak Islam, diperlukan lebih banyak judul-judul buku yang berkenaan dengan perilaku, moral dan akhlaq.  Sebab buku anak-anak yang berkaitan dengan aqidah lebih banyak di pasaran dari pada buku mengenai pembentukan karakter yang Islami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Megara, 20 Juni 2008.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8176939383671633741-3538421775788260185?l=sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/feeds/3538421775788260185/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8176939383671633741&amp;postID=3538421775788260185' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/3538421775788260185'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/3538421775788260185'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/2008/06/menyambut-pesta-buku-2008-buku-anak.html' title='Menyambut Pesta Buku 2008; Buku Anak Islam'/><author><name>Hartati Nurwijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00717521155732252886</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SerFmQohJiI/AAAAAAAAATU/GvSMZH2nNNA/S220/n644831714_1513560_6555.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_SnPZ41NJjTg/SFsktGCd75I/AAAAAAAAADg/w7TGIIi8pP8/s72-c/Buku+Islam.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8176939383671633741.post-4473437897245107088</id><published>2008-06-15T02:05:00.000-07:00</published><updated>2008-06-19T20:34:35.941-07:00</updated><title type='text'>Resensi Buku Sang Pemimpi</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_SnPZ41NJjTg/SFslRbQs_7I/AAAAAAAAADo/27vF0uAnUy8/s1600-h/sangpemimpi.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp2.blogger.com/_SnPZ41NJjTg/SFslRbQs_7I/AAAAAAAAADo/27vF0uAnUy8/s320/sangpemimpi.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5213801974917300146" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Judul Tetralogi Laskar Pelangi #2: Sang Pemimpi   &lt;br /&gt;No. ISBN 979-3062-92-4  &lt;br /&gt;Penulis: Andrea Hirata  &lt;br /&gt;Penerbit: Bentang Pustaka &lt;br /&gt;Tanggal terbit: Juli - 2006  &lt;br /&gt;Jumlah Halaman : 292  &lt;br /&gt;Jenis Cover: Soft Cover  &lt;br /&gt;Dimensi(L x P): 130x205mm &lt;br /&gt;Kategori: Petualangan  &lt;br /&gt;Harga :Rp40.000&lt;br /&gt;Text:Bahasa Indonesia  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku yang sangat menginspirasi, sesuai dengan judulnya "Sang Pemimpi", yang menceritakan kisah para perajut mimpi dari tanah Belitong. Semenjak membaca buku pertama Tetralogi Laskar Pelangi, saya langsung jatuh cinta dengan jalinan kisah yang edukatif dan penuh pesan moral ini. Serasa kembali ke masa-masa menimba ilmu di kampung halaman Gunungkidul tercinta. Masa-masa merajut impian, menimba ilmu dan menggantung harapan dan cita-cita masa depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tampak komikal pada awalnya, selayaknya kenakalan remaja biasa, tapi kemudian tanpa Anda sadari, kisah dan karakter-karakter dalam buku ini lambat laun menguasai Anda. Karena potret-potret kecil yang menawan akan menghentakkan Anda pada rasa humor yang halus namun memiliki efek filosofis yang meresonansi. Karena arti perjuangan hidup dalam kemiskinan yang membelit dan cita-cita yang gagah berani dalam kisah dua orang tokoh utama buku ini: Arai dan Ikal akan menuntun Anda dengan semacam keanggunan dan daya tarik agar Anda dapat melihat ke dalam diri sendiri dengan penuh pengharapan, agar Anda menolak semua keputusasaan dan ketakberdayaan Anda sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada satu kutipan kalimat Arai kepada Ikal yang sangat kuingat, "..mungkin setelah tamat SMA kita hanya akan mendulang timah atau menjadi kuli, tapi di sini Kal, di sekolah ini, kita tak akan pernah mendahului nasib kita!" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kutipan ini sungguh dahsyat, mampu menisbikan segala kekurangan, kelemahan, dan keraguan yang secara naluriah menghinggapi anak manusia yang meretas cita-cita. Sangat inspiratif terutama bagi kalangan generasi muda, pelajar dan mahasiswa yang tengah di persimpangan jalan menggapai harapan dan masa depan. Dengan segala kekurangannya, Ikal dan Arai mampu menjaga keteguhan dan senantiasa pantang menyerah dalam perjalanannya. Perjalanan menuju sumur ilmu impian di Universitas de Paris Sorbonne.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalinan kisah yang dibangun secara apik oleh sang penulis serasa membius kita untuk mengenal tanah Belitong, kehidupan anak melayu pulau yang memaknai kesengsaraan dalam kehidupan dengan keteguhan bekerja dan merajut impian. Tak lupa sang penulis juga memberikan bumbu-bumbu asmara yang cukup menghibur dan terkadang menggelikan serta dibalut aura keteguhan dalam sosok Arai yang pantang menyerah. Sementara kegelian lain dihadirkan pula dalam sosok Jimbron yang lemah, lugu, unik namun setia kawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tokoh sentral dalam cerita ini, si Ikal, menyajikan karakter yang manusiawi, yang berusaha untuk survive dan bangkit di tengah keterpurukannya, yang belajar dari segala sesuatu di sekelilingnya, dan yang tak segan memberikan pencerahan kepada sahabat-sahabatnya. Sungguh banyak pelajaran positif yang bisa kita ambil dari buku ini. Apabila saya masih berusia belasan tahun dan sedang di bangku sekolah, niscaya buku ini akan memberikan kekuatan ekstra yang membangkitkan potensi terdalam guna meraih kesuksesan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salut kepada sang penulis yang telah menghadirkan buku-buku yang penuh jalinan kisah bermanfaat, inspiratif dan membangkitkan ini. Terutama buku Sang Pemimpi yang mungkin telah menjadi ladang inspirasi bagi ribuan pelajar dalam meretas harapan dan cita-citanya. Saya sangat menyarankan bagi siapapun yang sedang haus akan inspirasi untuk sukses, motivasi untuk maju serta kekuatan untuk bangkit, agar membaca buku dengan lembaran yang tipis namun tebal akan inspirasi ini, Sang Pemimpi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8176939383671633741-4473437897245107088?l=sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/feeds/4473437897245107088/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8176939383671633741&amp;postID=4473437897245107088' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/4473437897245107088'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/4473437897245107088'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/2008/06/resensi-buku-sang-pemimpi.html' title='Resensi Buku Sang Pemimpi'/><author><name>Hartati Nurwijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00717521155732252886</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SerFmQohJiI/AAAAAAAAATU/GvSMZH2nNNA/S220/n644831714_1513560_6555.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_SnPZ41NJjTg/SFslRbQs_7I/AAAAAAAAADo/27vF0uAnUy8/s72-c/sangpemimpi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8176939383671633741.post-5815098735180447110</id><published>2008-06-15T01:57:00.000-07:00</published><updated>2008-06-19T21:06:00.689-07:00</updated><title type='text'>Resensi Novel De Winst</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_SnPZ41NJjTg/SFsmE8uQsrI/AAAAAAAAADw/_OE3NuShnVk/s1600-h/De%2520Winst.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp0.blogger.com/_SnPZ41NJjTg/SFsmE8uQsrI/AAAAAAAAADw/_OE3NuShnVk/s320/De%2520Winst.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5213802860072972978" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Judul Buku: De Winst: Sebuah Novel Pembangkit Idealisme&lt;br /&gt;Penulis: Afifah Afra&lt;br /&gt;Penerbit: Afra Publishing, Indiva Media Kreasi&lt;br /&gt;Waktu Terbit: Januari 2008&lt;br /&gt;Halaman: 336; 20,5 cm&lt;br /&gt;Harga:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEMACAM apakah tatanan dunia tujuh puluh tahun yang akan datang, saat terjadi&lt;br /&gt;pergantian milenium? Apakah peradaban akan disetir oleh kalangan yang paling&lt;br /&gt;kuat secara ekonomi? Yang jelas, kehidupan saat ini hingga pada masa yang akan&lt;br /&gt;datang telah disketsa oleh para pemuja De Winst.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Renungan Sekar Pembayun itu dengan galau menutup 22 bab plus epilog novel&lt;br /&gt;sejarah karya Afifah Afra ini. Setahun sebelum cerita dipungkas oleh Sekar di&lt;br /&gt;pengasingan, kisah bermula dengan kedatangan Rangga Puruhita dari pendidikan&lt;br /&gt;sarjana ekonomi di Leiden, Belanda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulang menyandang yudisium tertinggi, kecendekiaan Rangga langsung digedor oleh&lt;br /&gt;ketertindasan kaum pribumi. Masuk sebagai bagian elite dalam sistem ekonomi&lt;br /&gt;kapitalisme pabrik gula, tak cukup membuat perbaikan menjadi nyata. Perjuangan&lt;br /&gt;dari dalam terlalu mempermainkan kesadaran akal sehatnya. Hingga di puncak&lt;br /&gt;pembelaan terhadap warga yang menuntut keadilan harga sewa tanah, Rangga justru&lt;br /&gt;mendapat putusan pecat. Pertemuan dengan Eyang Haji dan usahawan muslim turut&lt;br /&gt;menguatkannya untuk memilih jalan lain yang lebih leluasa dan berdampak nyata:&lt;br /&gt;perlawanan dengan pemberdayaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pematangan kesadarannya itu, sedikit banyak dipengaruhi oleh interaksi dengan&lt;br /&gt;Kresna (misterius), Pratiwi, Sekar, dan Jatmika yang lebih dulu terlibat dalam&lt;br /&gt;perjuangan Partai Rakyat. Salah satu sulut buat Rangga juga ialah kehadiran&lt;br /&gt;sosok antagonis, Jan Thijsse yang menjadi kepala pabrik gula baru dengan&lt;br /&gt;kapitalisme destruktif dan mental penjajah tulen. Belum lagi fakta bahwa Thijsse&lt;br /&gt;ternyata suami Kareen, sosok wanita Belanda yang pernah menarik hati Rangga&lt;br /&gt;ketika sekapal dalam perjalanan pergi-pulang Indonesia-Belanda. Ditambah dengan&lt;br /&gt;kisah tradisi keraton yang menjerat Rangga dan Sekar, maka seiring itu pula&lt;br /&gt;kisah cinta merambatkan julur dan membelit-belit jalan cerita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa bertopeng kata, novel ini jelas menghadirkan tiga ideologi sekaligus:&lt;br /&gt;Islam, kapitalisme, dan sosialisme-marxisme (bukan komunisme). Memang inilah&lt;br /&gt;ideologi yang menyemangati panggung sejarah Indonesia jelang kemerdekaan-&lt;br /&gt;-kecuali kapitalisme (dan imperialisme) sebagai musuh bersama. Soekarno dalam&lt;br /&gt;Suluh Indonesia Muda (1926) menyebutnya (plus nasionalisme) sebagai tiga sifat&lt;br /&gt;bagi "njawa pergerakan rakjat" di Indonesia dengan maksud sama: Indonesia&lt;br /&gt;merdeka (Soeripto, 1962).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, novel yang telanjur eksploratif dan mencerahkan ini belum&lt;br /&gt;habis-habisan dalam menguak keempat isme itu. Penyebutan nama terkait ideolog(i)&lt;br /&gt;besar dunia pun masih terkesan cuma selayang pandang. Kecuali memang,&lt;br /&gt;kapitalisme jelas jadi bulan-bulanan. Ini pun seperti tanpa "pembelaan" memadai,&lt;br /&gt;karena ideologi mendunia itu dipersonifikasikan secara berlebih kepada moralitas&lt;br /&gt;seburuk Jan Thijsse.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapitalisme sendiri terlembaga dalam pabrik gula. Secara ekonomi, industri ini&lt;br /&gt;memang memberi kemakmuran luar biasa kepada Belanda. Hanya, harapan untuk&lt;br /&gt;menemukan kiprah terorganisasiperger akan muslim dalam novel karya peraih FLP&lt;br /&gt;Award 2002 ini, justru masih belum cukup terpuaskan. Padahal dengan latar pabrik&lt;br /&gt;gula, pembaca seakan digoda dengan ingatan sejarah perlawanan pesantren di&lt;br /&gt;nusantara yang sepertinya belum banyak mengemuka. Kawasan pakauman yang biasanya&lt;br /&gt;berdiri "menantang" di dekat pabrik gula dapat menjadi indikasi awalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara keseluruhan layak diakui, De Winst relatif mampu menyegarkan beragam hal&lt;br /&gt;secara reflektif utamanya seputar visi kemajuan, misi kemandirian, intensi&lt;br /&gt;keadilan, dan obsesi kesejahteraan berkerangka keindonesiaan dan tantangan&lt;br /&gt;globalisme. Kesemuanya benar-benar dalam atmosfer idealisme, dan sesuai dengan&lt;br /&gt;kadarnya, juga romantisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau Deddy Mizwar sempat risau, sebab belum ada lagi film baru bertema&lt;br /&gt;kebangsaan di momen 100 tahun kebangkitan nasional seperti sekarang (sehingga&lt;br /&gt;menayang ulang Nagabonar), maka dari dunia novel, karya penulis FLP ini seolah&lt;br /&gt;turut menjawab kerisauan itu--dan mungkin kerinduan kita semua. (Zaki&lt;br /&gt;Fathurohman, mahasiswa Institut Pertanian Bogor)***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Catatan tambahan resensi Hartati Nurwijaya;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Karena saya belum membeli buku ini disebabkan kendala lokasi di luar Indonesia. Namun saya mencoba memberikan sedikit resensi bagi kafer Dew Winst. Sangat disayangkan jika isi buku Dew Winst yang sangat menarik, tidak diimbangi oleh design kafer yang bagus. Warna kafer buku ini sangat gelap dan dari gambar yang ditampilkan tidak menunjukkan bawah ini novel sejarah yang berbau politik. Dari kafernya tampak lebih seperti novel percintaan yang buram dan sama sekali tidak ada hubungannya dengan isinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:&lt;br /&gt;http://newspaper. pikiran-rakyat. co.id/prprint. php?mib=beritade tail&amp;amp;amp;&lt;br /&gt;id=17362&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8176939383671633741-5815098735180447110?l=sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/feeds/5815098735180447110/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8176939383671633741&amp;postID=5815098735180447110' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/5815098735180447110'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/5815098735180447110'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/2008/06/resensi-novel-de-winst.html' title='Resensi Novel De Winst'/><author><name>Hartati Nurwijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00717521155732252886</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SerFmQohJiI/AAAAAAAAATU/GvSMZH2nNNA/S220/n644831714_1513560_6555.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_SnPZ41NJjTg/SFsmE8uQsrI/AAAAAAAAADw/_OE3NuShnVk/s72-c/De%2520Winst.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8176939383671633741.post-4615414694105327000</id><published>2008-06-15T01:23:00.000-07:00</published><updated>2008-06-19T20:44:17.975-07:00</updated><title type='text'>Resensi Buku La Tahzan for Broken Hearted Muslimah</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_SnPZ41NJjTg/SFsnjahtOAI/AAAAAAAAAD4/2XARGJ5qtW0/s1600-h/La%2520Tahzan.%2520JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp3.blogger.com/_SnPZ41NJjTg/SFsnjahtOAI/AAAAAAAAAD4/2XARGJ5qtW0/s200/La%2520Tahzan.%2520JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5213804482981083138" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Judul: La Tahzan for Broken Hearted Muslimah&lt;br /&gt;Penulis: Asma Nadia dkk&lt;br /&gt;Penerbit: Lingkar Pena Publishing House&lt;br /&gt;Tebal: 214 halaman&lt;br /&gt;Cetakan: I, April 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga: Rp 38.000,00&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, Lingkar Pena Publishing House (LPPH) pernah menerbitkan&lt;br /&gt;buku-buku seputar pengalaman berurai air mata karena cinta. Sebut saja&lt;br /&gt;Galz Please Don't Cry, Bidadariku Bukan Untukku, dan Jatuh Bangun&lt;br /&gt;Cintaku. Kisah-kisah nyata dalam La Tahzan for Broken Hearted Muslimah&lt;br /&gt;ini serupa tapi tak sama dengan JBC, bedanya JBC diperuntukkan pembaca&lt;br /&gt;remaja dan lebih kental nuansa keremajaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah membaca seluruh isi buku, berikut beberapa esai yang&lt;br /&gt;meninggalkan kesan amat spesial bagi saya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. My Stupid Love at First Sight (Dewi Rieka). Lagi-lagi Dedew&lt;br /&gt;menunjukkan kemahirannya berkocak-ria. Setting di Palembang yang&lt;br /&gt;membuatnya lain dari kisah-kisah cinta remaja pada umumnya kian&lt;br /&gt;melengkapi keelokan tulisan ini. Seraya menuai hikmah, saya&lt;br /&gt;tergelak-gelak dari awal sampai akhir. Dedew mengajak kita&lt;br /&gt;menertawakan diri sendiri dengan segala keluguan dan kenekadannya.&lt;br /&gt;Salah satu istilah yang menempel dalam benak saya adalah sebutan Dewi&lt;br /&gt;Meranggas. Di sini Dedew bertutur lebih lancar dibandingkan esai&lt;br /&gt;satunya, Jatuh Cinta Berjuta Rasanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Erlang (Intan Arifin). Semenjak menyimak behind the scene-nya&lt;br /&gt;menurut Mbak Intan sendiri di milis pembacaanadia, saya sudah&lt;br /&gt;terdorong untuk membaca esai ini lebih dulu. Tepatlah jika pengalaman&lt;br /&gt;Mbak Intan diletakkan paling muka. Saya trenyuh, terhanyut dalam&lt;br /&gt;keelokan pemaparannya, keterbukaannya yang lembut, sehingga halaman&lt;br /&gt;demi halaman ternikmati tanpa merasa letih karena panjangnya cerita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Cintaku Putus Nyambung (Dyotami). Saya menyukai tulisannya yang&lt;br /&gt;senantiasa segar seperti yang dituangkan Dyo dalam The Real Dezperate&lt;br /&gt;Housewives dahulu. Ada semangat dalam kisah ini. Salah satu yang&lt;br /&gt;menjadikan buku La Tahzan for Broken Hearted cocok dikonsumsi wanita&lt;br /&gt;dewasa maupun remaja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Keping-keping Puzzle (Novi Khansa'). Nopi bukan hanya sukses&lt;br /&gt;menjiwai struktur tulisan khas buku-buku Mbak Asma, tetapi bercerita&lt;br /&gt;dengan lirih tanpa merintih-rintih. Ibarat tangisan, airmata yang&lt;br /&gt;tumpah tak sampai membanjiri lantai. Pemaparan kesedihan yang&lt;br /&gt;proporsional dan relevan dengan judulnya. Membuat saya membayangkan&lt;br /&gt;cinta yang berserakan (karena pecah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selebihnya, para kontributor mengisahkan kegagalan masing-masing.&lt;br /&gt;Pengalaman teman yang gagal taaruf berkali-kali, terjebak cinta pada&lt;br /&gt;lelaki beristri, bertepuk sebelah tangan, atau dibiarkan terkatung&lt;br /&gt;tanpa keputusan jelas. Semua mengandung pelajaran betapa cinta kadang&lt;br /&gt;mampu membutakan akal sehat dan ditutup dengan uraian Mbak Asma&lt;br /&gt;berikut hadits-hadits yang sesuai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekurangan buku berkaver indah ini adalah banyaknya salah cetak. Di&lt;br /&gt;flap sampul depan sudah tampak nama Dedew menjadi&lt;br /&gt;Dewi Rieke. Pada profil penulis, misalnya, judul-judul karya tidak&lt;br /&gt;dimiringkan. Huruf besar-kecil pun kerap terlewat. Namun yang paling&lt;br /&gt;mengganggu adalah akhir tulisan Dian Ibung yang tampak belum&lt;br /&gt;selesai karena kalimat menggantung 'Betapa Indahnya Ramadhan ketika&lt;br /&gt;aku menyiapkan sahur untuk suami dan anak-anak..'(halaman 27).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara keseluruhan, La Tahzan for Broken Hearted Muslimah menawarkan&lt;br /&gt;aneka rasa dalam kegagalan cinta dan memperoleh teman hidup idaman.&lt;br /&gt;Merangkum duka, membuat merinding, menggeleng-geleng dan&lt;br /&gt;mengangguk-angguk pada saat berdekatan. Sebuah buku yang patut dibaca&lt;br /&gt;berulang-ulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--&lt;br /&gt;Sumber Rini Nurul Badariah&lt;br /&gt;http://rinurbad.multiply.com&lt;br /&gt;http://sinarbulan.multiply.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8176939383671633741-4615414694105327000?l=sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/feeds/4615414694105327000/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8176939383671633741&amp;postID=4615414694105327000' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/4615414694105327000'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/4615414694105327000'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/2008/06/resensi-buku-la-tahzan-for-broken.html' title='Resensi Buku La Tahzan for Broken Hearted Muslimah'/><author><name>Hartati Nurwijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00717521155732252886</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SerFmQohJiI/AAAAAAAAATU/GvSMZH2nNNA/S220/n644831714_1513560_6555.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_SnPZ41NJjTg/SFsnjahtOAI/AAAAAAAAAD4/2XARGJ5qtW0/s72-c/La%2520Tahzan.%2520JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8176939383671633741.post-548310635314055306</id><published>2008-06-15T01:19:00.000-07:00</published><updated>2008-06-19T20:46:36.629-07:00</updated><title type='text'>Resensi Buku Sang Pembelajar Yang Tak Henti Belajar</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_SnPZ41NJjTg/SFsoGMsVjxI/AAAAAAAAAEA/sPEtP0TZQCg/s1600-h/9fdaf.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp2.blogger.com/_SnPZ41NJjTg/SFsoGMsVjxI/AAAAAAAAAEA/sPEtP0TZQCg/s320/9fdaf.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5213805080562994962" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Judul buku: Sang Pembelajar Yang Tak Henti Belajar&lt;br /&gt;Oleh : Andrie Wongso &lt;br /&gt;Penerbit : AW Publishing &lt;br /&gt;Cetakan I : Desember 2007 &lt;br /&gt;Ukuran : 13 X 18.5 cm &lt;br /&gt;Halaman : 226 halaman  &lt;br /&gt;ISBN : 978-979-99744-2-6  &lt;br /&gt;Harga : Rp 40.000 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarah sebenarnya adalah torehan kisah yang bisa jadi sarana pembelajaran bagi semua. Karena itu, siapapun penuturnya, asal disampaikan dengan jujur dan apa adanya, pastilah mengandung banyak hal yang bisa dipelajari dan dimaknai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, tentu, sejarah akan jadi lebih kaya jika dituturkan oleh seseorang yang mengalaminya sendiri. Karena itu, banyak tokoh yang kemudian menyusun puzzle kehidupannya dengan menulis otobiografi. Ini sah-sah saja. Tetapi, jika biografi itu ditulis oleh orang lain, tentu akan jauh lebih kaya dan sarat makna. Sebab, justru dari kacamata orang lainlah, sosok seseorang bisa dikenal seutuhnya. Ibarat saat ingin melihat diri sendiri, kita pasti butuh bantuan cermin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fungsi cermin inilah yang diposisikan sangat tepat oleh sang penulis buku Andrie Wongso; Sang Pembelajar. Sebagai seorang isteri dari motivator nomor satu Indonesia, Lenny Wongso mampu menulis buku ini dengan sangat cerdas. Ia mengulik sisi kehidupan Andrie yang tak pernah terungkap sebelumnya dengan rangkaian cerita yang sangat inspiratif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski berada sangat dekat dengan figur yang ditulisnya, Lenny Wongso tetap mampu menjaga orisinalitas tulisannya sehingga tak terjebak pada idiom buku motivasi. Bahkan, buku ini justru bisa hadir menjadi semacam kumpulan cerita bersambung yang sangat menarik dibaca oleh siapa saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana kisah awal perjumpaan Andrie dan Lenny yang sangat unik, lucu, dan segar, membuat buku ini mampu membuka berbagai sisi menarik dari seorang Andrie Wongso. Betapa perjuangan cintanya yang sempat ditentang mertua (orang tua Lenny), ternyata justru menumbuhkan semangat juang demi hidup yang membara. Niat membuktikan menjadi yang terbaik, demi sebuah cinta dan harapan, membuat Andrie tumbuh dengan karakter kuat dan semangat yang tak pernah padam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu juga yang terlihat dari kisah masa kecilnya yang mungkin terasa sangat pahit. Saking miskinnya, hanya dengan mencium aroma masakan sebuah restoran, Andrie kecil sudah merasakan kenikmatan yang luar biasa. Gemblengan hidup keras dan tekad mengubah nasib inilah yang mampu diungkap Lenny dengan kisah yang bukan hanya menyentuh, tapi sangat memotivasi siapa saja pembacanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai pertanyaan tentang sosok Andrie Wongso terjawab tuntas dalam buku ini. Bagaimana ia yang hanya SDTT mampu menyunting gadis keluarga berada yang lulusan sarjana hukum menjadi jelas dalam buku ini. Bagaimana pula kiatnya dalam menjalankan perusahaannya, Harvest dan berbagai usaha lain juga diungkap dengan lebih dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari berbagai kisah itulah, kita bisa memetik banyak pelajaran penting dari sepotong sejarah milik seorang Andrie Wongso. Jika judul buku menyebut Andrie Wongso sebagai "Sang Pembelajar", memang itulah dirinya apa adanya. Melalui penderitaan hidup, ia mampu meraih semua impian sehingga dapat meraih keindahan dan nilai terbaik kehidupannya. Tak salah jika kemudian ia mendapat julukan motivator nomor satu Indonesia. Sebab, semua motivasinya muncul dari pengalaman pribadi sehingga ruhnya mampu menusuk hingga ke relung hati setiap pendengarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku ini juga menjelaskan bahwa filosofinya "Success is My Right" memang benar-benar murni dari hal yang dialaminya. Selain itu, kesediaannya berbagi semangat dan motivasi, juga menjadi bukti bahwa Andrie Wongso memang layak untuk mendapat satu predikat lagi: Sang Pembelajar Sejati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, membaca buku ini tak lagi hanya membaca semacam pelajaran sejarah, namun membaca kisah pembelajaran hidup senyatanya. Bahwa hidup butuh diperjuangkan, bahwa sukses adalah hak setiap orang, bahwa manusia selayaknya tak boleh berhenti belajar, sebagaimana semangat seorang Andrie Wongso yang terus menyala dalam setiap langkahnya memotivasi bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber; www.andriewongso.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8176939383671633741-548310635314055306?l=sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/feeds/548310635314055306/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8176939383671633741&amp;postID=548310635314055306' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/548310635314055306'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/548310635314055306'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/2008/06/resensi-buku-sang-pembelajar.html' title='Resensi Buku Sang Pembelajar Yang Tak Henti Belajar'/><author><name>Hartati Nurwijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00717521155732252886</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SerFmQohJiI/AAAAAAAAATU/GvSMZH2nNNA/S220/n644831714_1513560_6555.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_SnPZ41NJjTg/SFsoGMsVjxI/AAAAAAAAAEA/sPEtP0TZQCg/s72-c/9fdaf.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8176939383671633741.post-3822797992924154587</id><published>2008-06-15T00:41:00.000-07:00</published><updated>2008-06-19T20:48:45.638-07:00</updated><title type='text'>Resensi Buku Perkawinan Antarbangsa Love and Shock</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_SnPZ41NJjTg/SFsoiLSz5XI/AAAAAAAAAEI/vP4KMjJeCW4/s1600-h/Cover_perkawinan.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp0.blogger.com/_SnPZ41NJjTg/SFsoiLSz5XI/AAAAAAAAAEI/vP4KMjJeCW4/s320/Cover_perkawinan.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5213805561223832946" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Judul   : Perkawinan Antar Bangsa, Love and Shock!&lt;br /&gt;Penulis : Hartati Nurwijaya&lt;br /&gt;Penerbit: Restu Agung&lt;br /&gt;Cetakan : I / 2007&lt;br /&gt;Tebal   : 211 hlm&lt;br /&gt;Harga   : Rp50.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menikah dengan orang asing masih dipandang sebagai hal yang  negatif oleh sebagian besar anggota  masyarakat Indonesia. Belum ada informasi yang cukup  membahas masalah dalam perkawinan antarbangsa mendorong penulis untuk menulis buku ini. Seperti pernikahan pada umumnya, perempuan Indonesia yang menikah dengan WNA pun menemui beberapa masalah dan konflik dalam kehidupan perkawinannya. Apalagi dengan adanya perbedaan kebudayaan yang melatarbelakangi kehidupan sehari-hari. Melalui buku ini pula, penulis berusaha membagi cerita mengenai suka dan duka kehidupan pernikahan dari enam perempuan Indonesia pelaku perkawinan campur (mixed marriage) yang memiliki latar belakang pendidikan dan karir yang memadai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bab pertama, penulis membahas mengenai definisi, kelebihan serta kekurangan dari perkawinan campur. Selain itu, bab ini juga membahas tentang beberapa faktor yang perlu diperhatikan sebelum menikah dengan WNA dan juga beberapa tips untuk mendapatkan lelaki WNA yang sesuai dengan kondisi dan keinginan. Sub bab yang juga penting adalah mengenai ragam permasalahan umum yang sering dihadapi para perempuan pelaku perkawinan campur. Salah satunya adalah topik yang berhubungan dengan sistem perundang-undangan yang berlaku di Indonesia terkait imigrasi dan status anak hasil perkawinan campur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam bab kedua, pembahasan lebih difokuskan kepada kejutan budaya yang dihadapi oleh para pelaku perkawinan campur. Di sini, penulis menggunakan beberapa teori dari sisi ilmu antropologi dan sosiologi. Di sub bab bagian akhir dibahas pula mengenai cara mengatasi kejutan budaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah nyata mengenai hidup di negara beda budaya, sikap resistensi para wanita Indonesia di negeri asal suami, dan perubahan peran dari wanita bekerja di kantoran menjadi ibu rumah tangga. Bagaimana mengatasi kejutan budaya dan hal–hal baru yang ditemukan ketika pertama kali datang dan menetap di negara suami , serta bertemu dengan orang tua dan keluarga suami. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai ragam pengalaman para pelaku perkawinan campur yang tinggal di luar negeri dapat dibaca dalam bab ketiga. Kisah mereka lebih terfokus pada kondisi Eropa karena mereka semua menikah dengan pria dari benua Eropa, yaitu Yunani, Italia, Swedia, Rusia, Belanda dan Swiss. Setiap kisah memiliki permasalahan tersendiri dan cara yang beragam dalam penanganannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disayangkan lay-out buku belum tertata baik. Ada  gambar yang ditampilkan buram, salah letaknya dan tidak sesuai keterangan gambarnya. Jenis huruf (font) buku yang dipilih tidak sesuai dengan jenis buku ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku ini dapat menjadi dua buku yang terpisah, sebab isi bab ke-4 memberi informasi lengkap mengenai enam negara asal para suami wanita yang menulis di buku ini. Secara umum buku ini sangat bermanfaat sebagai informasi tambahan bagi perempuan Indonesia sebelum melangkah ke jenjang pernikahan dengan WNA dan hidup di negara lain, khususnya keenam negara di Eropa tersebut di atas. Namun, buku ini juga berguna untuk membuka wawasan masyarakat umum bahwa pernikahan dengan WNA tidak semudah yang dibayangkan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8176939383671633741-3822797992924154587?l=sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/feeds/3822797992924154587/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8176939383671633741&amp;postID=3822797992924154587' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/3822797992924154587'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/3822797992924154587'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/2008/06/resensi-buku-perkawinan-antarbangsa.html' title='Resensi Buku Perkawinan Antarbangsa Love and Shock'/><author><name>Hartati Nurwijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00717521155732252886</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SerFmQohJiI/AAAAAAAAATU/GvSMZH2nNNA/S220/n644831714_1513560_6555.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_SnPZ41NJjTg/SFsoiLSz5XI/AAAAAAAAAEI/vP4KMjJeCW4/s72-c/Cover_perkawinan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8176939383671633741.post-9212136772133743381</id><published>2008-06-01T15:56:00.000-07:00</published><updated>2008-06-01T15:58:18.513-07:00</updated><title type='text'>Cara Unik Meluncurkan Buku</title><content type='html'>Cara Unik Meluncurkan Buku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Human beings, who are almost unique in having the ability to learn from the experience of others, are also remarkable for their apparent disinclination to do so.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~ Douglas Adams (Penulis Komik, 1952-2001)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kejauhan dilaut lepas tampak seorang gadis pirang langsing berpakaian gaya cat woman warna merah terang  berdiri tegak diatas jet ski  sambil  membawa tas transparan ala spionase (tas yang biasa para bandit gunakan menyimpan uang). Jet ski cepat itu mirip sekali yang biasa digunakan James Bond  dalam adegan di film-filmnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seketika jet ski mendekat ke kapal perang Royal Navy dan si gadis pirang naik ke atas dek kapal sambil menyerahkan tas kepada Sebastian Faulks.  Isi tas dibuka dan muncullah buku seri terbaru James Bond yang dikeluarkan dalam 21 bahasa pada tanggal 28 Mei 2008 lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebastian Faulks adalah penulis yang dipilih oleh ahli waris Ian Flemming untuk menulis seri terbaru lanjutan petualangan agen 007. “Devil May Care” ditulisnya dalam waktu 6 minggu dan sejak dikeluarkan  kamis lalu buku ini sudah masuk daftar best seller di amazon.com British.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di lain tempat,  sore  ini saya dikejutkan oleh berita di Star TV saluran televisi nasional Yunani. Berita sore jam 20.00 ( sore sebab  musim panas matahari terbenam sekitar jam 21.00) memperlihatkan helicopter yang membawa Tung Dusem mengeluarkan uang kertas dari sebuah tas hitam. Ratusan orang berlari di lapangan sepak bola untuk menyambut uang yang berterbangan. Dikatakan oleh penyiar Star tv bahwa Tung Dusem adalah seorang penulis yang sedang meluncurkan bukunya terbaru. Dan impian Tung Dusem untuk membagikan uang kepada rakyat Indonesia dengan cara tersebut. Namun sayang oleh penyiar disebutkan lokasinya di Jakarta, padahal tepatnya di Serang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlepas dari ide unik  penerbit buku novel James Bond, Harry Potter atau pun Tung Dusem untuk memperkenalkan buku keluaran terbaru pada masyarakat. Acara launching buku  merupakan saat penting yang merupakan  salah satu kunci sukses lakunya buku di pasaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah pasti saat diadakan launching buku dan media menyebar luaskannya, maka masyarakat mendapat informasi terbitnya buku tersebut. Ide- ide unik dalam meluncurkan buku ke pasar tentu saja akan mendapat kesan tersendiri dan menimbulkan curiosity (keingintahuan yang tinggi). Penasaran melihat keunikan launching bukunya,  besar kemungkinan akan menarik masyarakat untuk membeli segera bukunya.&lt;br /&gt;Di lain pihak, banyak penulis yang tidak mampu mengeluarkan biaya untuk mengadakan acara peluncuran buku. Akibat tidak ada dukungan biaya promosi dari penerbit atau pun penulisnya sendiri hidup kembang kempis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa waktu lampau saya pernah ditawari beberapa potong kue coklat di toko buku di Athena. Sebelumnya saya berpikir, “kok tumben nih toko buku baik hati menyediakan kue?” Biasanya hanya air dan kopi yang selalu tersedia gratis. Setelah saya amati, ternyata disamping piring kue yang disajikan ada sebuah buku resep kue yang baru saja terbit. Jadi kue yang disajikan di toko adalah asli buatan penulisnya dan merupakan caranya meluncurkan buku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Steven Blood seorang penulis naskah buku anak-anak, melelang naskahnya berikut hak ciptanya melalui e-bay di internet untuk mencari penerbit yang terbaik.  Ada juga beberapa penulis atas izin dari penerbit melakukan promosi dengan cara memberi akses gratis beberapa halaman isi buku bahkan ada yang satu bab untuk didownload. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia sendiri saya melihat penerbit besar selalu memberi dukungan promosi dengan cara launching buku di mall dan resensi di media massa. Sedangkan penerbit menengah dan kecil, mulai merambah masuk ke kampus-kampus. Dan juga melakukan diskusi dan bedah buku di tempat-tempat yang gratis atau pun dengan cara &lt;em&gt;win-win solutions.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengalaman pribadi, ketika meluncurkan buku pertama Perkawinan Antarbangsa; Love and Shock. Saya dan EO bergerilya mencari sponsor, sebab sesuai perjanjian dengan penerbit tidak ada bantuan dana promosi buku. Saya memilih tempat di Blizt dengan asumsi bahwa sasaran pembaca buku  adalah anak muda dan remaja yang belum menikah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semuanya itu merupakan cara-cara unik dari sekian cara untuk mempromosikan buku agar menarik minat pembeli. Mungkin di masa datang akan muncul ide unik lain yang mungkin bisa disebut ide gila cara meluncurkan buku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Megara, 2 Juni 2008.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8176939383671633741-9212136772133743381?l=sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/feeds/9212136772133743381/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8176939383671633741&amp;postID=9212136772133743381' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/9212136772133743381'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/9212136772133743381'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/2008/06/cara-unik-meluncurkan-buku.html' title='Cara Unik Meluncurkan Buku'/><author><name>Hartati Nurwijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00717521155732252886</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SerFmQohJiI/AAAAAAAAATU/GvSMZH2nNNA/S220/n644831714_1513560_6555.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8176939383671633741.post-4590070043589769682</id><published>2008-05-27T21:14:00.000-07:00</published><updated>2008-05-27T21:15:19.619-07:00</updated><title type='text'>LOMBA ANTAR BLOGGER DALAM RANGKA PESTA BUKU JAKARTA 2008</title><content type='html'>Dalam rangka kegiatan pesta buku jakarta dan ulang Tahun jakarta, panitia PBJ akan mengadakan lomba antar Blogger akan di mulai tanggal 23 mei s/d 1 Juli 2008. Kegiatan ini merupakan salah satu apresiasisi para blogger terhadap dunia buku. Karena bidang IT terutama internet atau dunia maya memiliki peran penting dalam informasi-informasi mengenai buku dan lai-lain. untuk itu panitia mencoba mengadakan Lomba Blogger sebagai media apresiasi terhadap dunia buku. Harapan dari Lomba ini semakin banyak orang akan apresiasi terhadap Dunia IT terutama internet/ dunia maya dalam bentuk Ngeblog. Disamping itu juga mengenal dunia perbukuan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. KETENTUAN PESERTA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Peserta dari SMA, Perguruan Tinggi  dan masyarakat umum&lt;br /&gt;2. Lomba Antar Blogger yang akan di mulai tanggal 23 mei s/d 1 Juli 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. CONTENT (ISI)  LOMBA BLOGGER&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Content Lomba  blogger :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Nama Blog atas nama peserta lomba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Tema Besar “Pesta buku Jakarta 2008” dan menampilkan Banner Pestabuku di  halaman depan Blog. Banner "PestabukuJakarta" bisa diambil di web site www.pestabukujakarta.com bagian bawah web site : PESTABUKUJAKARTA 2008 ( YANG BERGAMBAR PATUNG TANI DAN ONDEL-ONDEL)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Isi/conten  dalam blog.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Resensi  10 buku apa saja&lt;br /&gt;Tema buku apa yang anda paling suka( sastra, Novel, agama, ilmu sosial dan politik) dan berilah komentar salah satu tema buku yang anda suka&lt;br /&gt;Bagaimana apresiasi anda terhadap buku&lt;br /&gt;Komentar salah satu buku yang anda suka baca, Mengapa anda suka dengan buku yang anda baca?&lt;br /&gt;Setiap Blogspot harus diberi komentar minimal 20 orang dan lebih banyak lebih bagus &lt;br /&gt;Komentar Blog tentang Pestabukujakarta, dan usul–saran dari peserta blog mengenai pameran ini sendiri.&lt;br /&gt;Blog harus mempunyai Link ke 20 blogger teman&lt;br /&gt;Semua Blog mencatumkan link www.pestabukujakarta.com&lt;br /&gt;Menampilkan Schedule dan Lomba-Lomba acara dalam Pesta Buku Jakarta 2008 yang ada dalam web site   www.pestabukujakarta.com&lt;br /&gt;4.Nama Blog dapat  di Kirim ke email pestabukujakarta@pestabukujakarta.comAlamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya , ikapijaya@pestabukujakarta.comAlamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya   atau info@pestabukujakarta.comAlamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya di sertakan data identitas:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. Nama;&lt;br /&gt;  2. Alamat:&lt;br /&gt;  3. Pekerjaan:&lt;br /&gt;  4. Nama web Blog&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.Lomba Blog. ini dimulai tanggal 22. Mei s/ d 1 juli 2005 dan pengumuman Lomba ini pada tanggal 4 Juli 2008 di Arena Pameran Pesta Buku Jakarta atau di website:www.pestabukujakarta.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.Penilaian Blogs oleh dewan Yuri :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentuk atau penampilan  web blog yang bagus.&lt;br /&gt;Isi Conten Mengenai buku dan Menampilkan Banner Pestabuku jakarta 2008&lt;br /&gt;Jumlah banyak yang mengunjungi blog dan komentar terhadap web blogspotnya   &lt;br /&gt;Jumlah banyak Link ke Web Blog&lt;br /&gt;7. Keputusan dewan Yuri tidak dapat di ganggu gugat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Dewan Yuri terdiri dari:&lt;br /&gt;   1. Raditya Dika&lt;br /&gt;   2. Yayan Sofyan&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;D.HADIAH PEMENANG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juara 1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uang senilai 5 juta rupiah&lt;br /&gt;Sertifikat dari Panitia PBJ&lt;br /&gt;Juara 2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uang Senilai 3 juta Rupiah&lt;br /&gt;Sertifikat dari Panitia PBJ&lt;br /&gt;Juara 3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uang Senilai 2 juta Rupiah&lt;br /&gt;Sertifikat dari Panitia PBJ&lt;br /&gt;PANITIA PBJ 2008&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8176939383671633741-4590070043589769682?l=sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/feeds/4590070043589769682/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8176939383671633741&amp;postID=4590070043589769682' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/4590070043589769682'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/4590070043589769682'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/2008/05/lomba-antar-blogger-dalam-rangka-pesta.html' title='LOMBA ANTAR BLOGGER DALAM RANGKA PESTA BUKU JAKARTA 2008'/><author><name>Hartati Nurwijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00717521155732252886</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SerFmQohJiI/AAAAAAAAATU/GvSMZH2nNNA/S220/n644831714_1513560_6555.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8176939383671633741.post-7091314463599117491</id><published>2008-05-24T05:18:00.000-07:00</published><updated>2008-05-24T05:27:53.459-07:00</updated><title type='text'>Patent Foramen Ovale (PFO)</title><content type='html'>"Betapa sempurnanya mahluk diciptakan oleh Allah SWT, hingga sebesar zarrah pun sangat berarti bagi kehidupan" ~ Hartati Nurwijaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat makan siang dengan anak-anak, tiba-tiba telepon berdering. Saudara sepupu saya, Uni Susi menelpon dari Jakarta, bertanya kabar mengenai kondisi kesehatan saya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Alhamdulillah semua hasil test baik, dan test darah dari rumah sakit Hipocrateus sudah di fax langsung ke rumah sakit tempat saya dirawat. Hasilnya ; kolesterol darah normal, gula darah normal dan semuanya baik.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Satu dari empat orang diperkirakan lahir dengan lubang diantara bagian kanan dan kiri atrium jantung, kondisi  yang dikenal sebagai &lt;em&gt;patent foramen ovale (PFO&lt;/em&gt;). Lubang tersebut bisa sangat kecil dan bisa besar. Akibat lubang tersebut darah tidak terfilter dan partikel lemak  melewati arteri hingga menyebabkan penyumbatan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;PFO inilah yang menyebabkan saya harus menginap beberapa hari di rs di Athena dan melakukan 12 macam test.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kebanyakan orang dengan PFO tidak mempunyai masalah atau keluhan sakit. Bahkan pada wanita yang mempunyai PFO lebih dari satu bisa melahirkan normal dengan banyak anak.  Namun sejalan waktu, lubang tersebut dapat mempengaruhi &lt;em&gt;supply&lt;/em&gt; darah ke otak, yang menimbulkan migrain dan kemungkinan stroke.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;150.000 orang Inggris kena stroke tiap tahun, lebih dari 40%-nya adalah penderita PFO.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;InsyaAllah hari Kamis 29 Mei 2008, saya akan menjalani operasi kecil menutup lubang sangat kecil tersebut dengan device yang disebut amplatzer (saya bertanya sebelumnya pada dokter yang akan menangani penutupan nanti). Mengenai amplatzer bisa dibaca lebih detail di google.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Di UK sendiri sejak tahun 2007, penderita PFO ditutup dengan collagen yang terbuat dari bioplant yang dianggap lebih aman dan lebih praktis.  Bioplant collagen ini bahannya berasal dari babi.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Hari kamis nanti amplatzer akan dimasukkan melalui kaki dengan kateter yang menuju keatas bangian jantung. Tentu saja dibantu dengan kamera yang akan dimasukkan melalui mulut.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ahli penyakit jantung yang melakukan test dan menemukan adanya lubang di jantung saya, sebelumnya mengatakan jika hasil test darah menemukan sesuatu penyakit, maka sebenarnya PFO saya tidak perlu ditutup. Banyak orang yang punya PFO tetap hidup normal tanpa keluhan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ternyata hasil test darah baik, maka sakit kepala saya akibat PFO dan juga melalui mri ditemukan dua stroke di kepala saya. Jika tidak ditutup dikhawatrikan akan terjadi serangan stroke di masa depan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Resep obat dari cardiologist yang dibeli suami di apotik, namanya salospir 100 mg dan plavix. Setelah search di net tentang plavix, saya memutuskan tidak mengkonsumsinya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Semoga info ini dapat berguna bagi Anda semua.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8176939383671633741-7091314463599117491?l=sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/feeds/7091314463599117491/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8176939383671633741&amp;postID=7091314463599117491' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/7091314463599117491'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/7091314463599117491'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/2008/05/patent-foramen-ovale-pfo.html' title='Patent Foramen Ovale (PFO)'/><author><name>Hartati Nurwijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00717521155732252886</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SerFmQohJiI/AAAAAAAAATU/GvSMZH2nNNA/S220/n644831714_1513560_6555.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8176939383671633741.post-1599867633195873809</id><published>2008-04-27T14:29:00.000-07:00</published><updated>2008-04-27T14:38:43.663-07:00</updated><title type='text'>Finally Fouad AlFarhan has been released</title><content type='html'>Alhamdulillah finally the goverment of Saudi Arabia freed Fouad AlFarhan. Yesterday on April 26, Fouad can reunited with his 2 children and his family in Jeddah. Fouad is Saudi blogger, has been releesed after 137 days in prison.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8176939383671633741-1599867633195873809?l=sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/feeds/1599867633195873809/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8176939383671633741&amp;postID=1599867633195873809' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/1599867633195873809'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/1599867633195873809'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/2008/04/finally-fouad-alfarhan-has-been.html' title='Finally Fouad AlFarhan has been released'/><author><name>Hartati Nurwijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00717521155732252886</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SerFmQohJiI/AAAAAAAAATU/GvSMZH2nNNA/S220/n644831714_1513560_6555.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8176939383671633741.post-8202626957244453824</id><published>2008-04-20T04:33:00.000-07:00</published><updated>2008-04-20T04:35:05.990-07:00</updated><title type='text'>A Builder Or A Destroyer?</title><content type='html'>A Destroyer or A Builder?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kitab suci Al Quran, Allah SWT melarang kita dengan ayat “… jangan berbuat kerusakan di atas dunia”.  Makna yang dalam dan luas sebagai pembuat kerusakan. Siapa saja bisa menjadi perusak, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari anak kecil hingga orang tua bisa menjadi perusak. Anak kecil menjadi perusak tatkala  dia bermain dan secara tidak sengaja dia merusakkan mainannya akibat rasa ingin tahunya. Seorang remaja yang merokok,  merusak dirinya dengan mengisap racun rokok dan menghabiskan uang pemberian orang tua membeli rokok. Seorang pemimpin menjadi perusak ketika membuat peraturan membolehkan perusahaan menebang kayu di hutan lindung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang  yang iri hati dan berburuk sangka bisa menjadi perusak ketika memutuskan hubungan silaturahmi. Seorang yang pesimis dan senang mencela dapat juga disebut perusak. Seseorang yang kurag informasi dan menebar berita bohong bisa disebut perusak. Siapa saja bisa menjadi perusak. Mudah sekali menjadi perusak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana menjadi a builder?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika boleh saya berpendapat, siapa saja bisa menjadi &lt;em&gt; a builder&lt;/em&gt;. Seorang anak yang membuat istana pasir di tepi pantai ketika bermain dia bisa disebut a builder. Walau pun kemudian dia akan menangis ketika melihat istana pasirnya rubuh diterpa ombak laut. Mantan presiden RI yang wafat tahun lalu disebut sebagai Bapak Pembangunan. Walaupun almarhum bisa disebut juga perusak, akibat keputusan dan kebijakannya sebagai  pemimpin di masa lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang yang memungut kulit pisang atau kaca di jalan bisa disebut&lt;em&gt; a builder&lt;/em&gt;. Dia mencegah terjadinya kerusakan atas diri orang lain. Jadi intinya siapa saja bisa menjadi a builder semudah ketika dia menjadi perusak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang tukang disebut &lt;em&gt;a builder &lt;/em&gt;ketika  membangun rumah dengan semangat, dia enjoy melakukan pekerjaannya sebagai tukang. Walu rumah yang dibangunya milik orang lain. Namun ada rasa bahagia ketika dia melihat hasil kerjanya bagus. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya seseorang bekerja dengan terpaksa dan melakukan dengan setengah hati, hanya berharap imbalan yang baik, Maka jelas individu ini disebut perusak. Bahkan seseorang yang senang meminta bantuan tanpa memberi imbalan  jelas dia termasuk golongan perusak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang menjadi a builder bisa dilakukan setiap saat dan setiap hembusan nafas. Melakukan hal yang disebut bermakna ibadah. Namun terkadang ide mencegah perbuatan mungkar dan menegakkan yang ma’ruf, menjadi merusak tatkala nafsu dan egoisme diri muncul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Megara, 20 April 2008&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8176939383671633741-8202626957244453824?l=sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/feeds/8202626957244453824/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8176939383671633741&amp;postID=8202626957244453824' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/8202626957244453824'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/8202626957244453824'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/2008/04/builder-or-destroyer.html' title='A Builder Or A Destroyer?'/><author><name>Hartati Nurwijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00717521155732252886</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SerFmQohJiI/AAAAAAAAATU/GvSMZH2nNNA/S220/n644831714_1513560_6555.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8176939383671633741.post-455355868399249072</id><published>2008-04-07T20:51:00.001-07:00</published><updated>2008-04-07T22:28:19.283-07:00</updated><title type='text'>Tampil di Star TV Yunani</title><content type='html'>&lt;strong&gt;“I see only the goal... all obstacles must give way.”&lt;br /&gt;— Napoleon&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumat petang ketika sedang bermain dengan anak bungsu terdengar telepon berdering. Secepatnya saya minta si kakak mengangkat telepon. Kakak yang fasih bahasa Yunani, tampak senyum berbincang di telepon. Beberapa kali disebutnya nama Habiba; seorang teman warga Maroko yang telah 13 tahun menikah dengan pria Yunani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seketika diopernya telepon  “Mam ini dari Pak Na’im,”  kata si kakak sambil menyodorkan telepon wireless. Si bungsu menangis dan hendak bicara di telepon juga.&lt;br /&gt;Naim al Ghandour adalah Ketua Perkumpulan Orang Arab di Yunani. Dia berasal dari Mesir dan istrinya seorang wanita Yunani. Istrinya asli Yunani namun tampak seperti wanita Arab. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah saling mengucapkan salam dan saling bertanya mengenai kabar masing-masing keluarga. Akhirnya Pak Naim bertanya “Apakah bisa hari Senin datang ke Star tv dalam acara Boro (Bisa)?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tentang apa topiknya?” saya balik bertanya&lt;br /&gt;“Tentang kehidupan orang Yunani yang menikah dengan orang asing,” jawabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalau begitu, saya diskusikan dahulu dengan suami dan insyaAllah besok kami kasih kabar,” saya bertutur dan menutup pembicaraan kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah anak-anak tidur malam harinya, saya mencari info sebanyak-banyaknya mengenai acara “Boro”. Walau pun sudah sering melihat acara talk show ini yang ditayangkan setiap Senin hingga Jumat pada jam 4.00 petang, tetap belum puas kalau belum tahu siapa sutradara acara ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berhasil melihat beberapa show Boro yang lampau dan juga berhasil melihat sejarah talk show ini. Hingga membuka website www.star.gr yang menampilkan wajah Anna Drouza di halaman mukanya. Anna Drouza adalah pemandu acara “Boro”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkat cerita, siang tadi saya menelpon Pak Naim dan mengatakan kami bersedia hadir di talk show hari Senin. Selang beberapa menit kemudian Anna Drouza menelpon ke rumah kami. Kembali si kakak yang jago bahasa Yunani, mengangkat telepon dan ebros obros, dia tanya siapa yang menelpon. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oh Mam i Anna Drouza,” katanya nampak kaget sambil meyodorkan telepon.&lt;br /&gt;“Kalimera….. .. bla…..bla…..” Singkat kata saya diinterview Anna Drouza melalui telepon dan dia ingin berbicara dengan suami sore hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selang beberapa jam dia menelpon kembali. Ketika saya membawa anak-anak tidur siang di kamar atas terdengar suara suami “Besok kru tv Star mau datang jam 3 sore, kita harus membersihkan rumah!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru sebagian rumah yang rapi, saya sudah pegel punggung…habis sholat isya mau langsung tidur…. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senin siang jam 13.00 kami dijemput oleh kru (floor man) menuju daerah Kifissia di Athena. Kami dijemput lebih awal karena live show memerlukan persiapan lebih awal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara talk show berlangsung jam 4.35 sore. Topik yang diketengahkan mengenai “Cinta Tanpa Batas Wilayah”.  Di awal acara ditampilkan sebuah video, kisah pria Yunani yang menikahi wanita Turki. Setelah beberapa bulan menikah diketahui oleh pria Yunani bahwa kakek(kakek beberapa keturunan sebelumnya) istrinya lah yang membunuh kakeknya  (kakek keturunan sebelumnya). Hal itu terjadi ketika masa perjuangan kemerdekaan Yunani dari pihak Kesultanan Ottoman.  Yunani dijajah Turki selama lebih 400 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengetahui hal tersebut terjadi, suami yang berasal dari Yunani menceraikan istrinya. Tidak hanya sampai disitu, suami juga mengejar istrinya dan ingin balas dendam. Akhirnya pria Yunani itu ditangkap polisi dan dipenjara di Turki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibincangkan dalam talk show, masalah mengapa kedua pasangan menikah di Turki. Lalu ditelpon-lah walikota daerah  asal pria tempat tinggal pri atersebut. Bapak Walikota mengatakan bahwa orang  Turki sulit mengurus izin masuk ke wilayah Yunani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah video pasangan Yunani-Turki  selesai dibahas. Pembawa acara Anna Drouza mulai mewawancarai pasangan Yunani-Argentina. Ada tiga pasang suami –istri yang ditampilkan dalam acara talk show Senin petang tersebut. Saya dan suami asal Yunani, lalu Maketa wanita Ethiopia dan tunangannya  Nectarios asal Yunani . Maria wanita Yunani dan suaminya Luois asal Argentina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Louis menceritakan kisahnya sebagai pria asing yang tinggal di Yunani. Dikatakannya bagaimana sulitnya mengurus izin tinggal di Yunani. Kemudian dia merasa ada rasisme di Yunani. Luios dan Maria menetap di Athena. Mereka berdua bekerja sebagai penari Tango professional. Setelah diinterview pasangan ini kemudian menari Tango.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selang 5 menit iklan, kemudian diwawancarai pasangan dari Ethiopia dan Yunani. Maketa  berusia 26 tahun, badannya tinggi, hidungnya mancung dan dia tampak sangat menarik. Nectarios pria Yunani yang tinggi dengan rambut ikal dan wajahnya ganteng. Maketa  menjelaskan bahwa dia datang ke Yunani untuk melanjutkan sekolah. Anna Drouza kembali mencecarnya dengan pertanyaan “Kok ke Yunani yang bahasanya sangat sulit dipelajari? Kenapa tidak ke Perancis?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maketa menjawab bahwa dia memang ingin ke Yunani. Maketa tidak banyak berbicara dan lebih banyak Nectarios  berbincang. Dikisahkannya mengenai bagaimana mereka awalnya bertemu. Ketika dipertemukan Maketa dan orang tuanya tidak ada masalah sama sekali,  walau pun Maketa kulitnya hitam asal benua Afrika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya tiba pada giliran kami. Saya ditanya mengenai pakaian tradisional Indonesia. Saya jelaskan di Indonesia ada lebih dari 360 suku dan tiap suku pakaiannya berbeda. Namun kaum wanita punya baju nasional yang disebut Kebaya. Saya memakai kebaya dan kain songket.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suami yang menjelaskan bagaimana kisah awal pertemuan kami. Suami yang menjelaskan bagaimana kisah awal pertemuan kami. Suami juga menjelaskan mengenai pekerjaan saya dahulu di Jakarta dan pekerjaan saya menulis di rumah pada waktu senggang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pengacara yang hadir tampak kaget ketika suami menceritakan kisah perjalanan karir saya bekerja di BUMN dan sebelumnya bekerja sebagai peneliti di Depkes. Pengacara wanita itu lalu berkomentar "Wah sudah punya karir bagus di Jakarta. Berkorban datang ke Yunani, Anda harus fasih berbahasa Yunani," katanya memberi saya motivasi agar belajar bahasa Yunani. Maklum sudah lima tahun menetap di Yunani, bahasa Yunani saya payah sekali. Sebab di rumah suami memakai bahasa Inggris. Saya dan anak-anak setiap hari berbahasa Indonesia.  Suami hanya berbahasa Yunani dengan&lt;br /&gt;anak-anak saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Psikolog yang berusia 26 tahun, bertanya mengenai apakah anak-anak kami pernah bertanya mengapa warna kulitnya beda, hidungnya beda dengan teman lainnya. Saya jawab, bahwa anak-anak saya tidak pernah bertanya masalah beda fisik mereka dengan teman mereka yang asli Yunani.&lt;br /&gt;Bahkan saya jelaskan, Barak Obama, Tiger Wood adalah anak hasil perkawinan antarbangsa yang sukses. Saya selalu memberi anak-anak saya motivasi agar sukses dunia dan akhirat.&lt;br /&gt;Di akhir acara, saya berikan buku pertama saya; Love&amp;Shock. Buku yang tinggal satu-satunya dan ditulis dalam bahasa Indonesia. Anna Drouza menerimanya dengan senang hati. Walau dia tidak bisa berbahasa Indonesia dan jika dibacanya pun dia tidak mengerti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si bungsu Posiedona Hadi yang ikut tampil bersama kami, dia menarik hati produser acara “Boro” ini. Beberapa kali wajah Hadi menghiasi bincang ini. Si Kakak melapor ketika kami sampai di rumah. Kakak menceritakan bagaimana adiknya tampak lucu di layar tv, bahkan Hadi sempat mengupil juga disorot tv.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara yang tampil live show ini ditonton oleh para  tetangga di Megara. Bahkan kenalan lama yang tidak pernah kontak, menelpon ke rumah setelah melihat kami di Star tv.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke Megara kami diantar oleh kru. Sempat juga saya wawancari kru yang bertugas sebagai “floor man”. Saya tanya mengenai gajinya dan bagaimana seluk beluk kerja di broadcasting. Ternyata gajinya hanya 1000 euro perbulan dan kerjanya mulai jam 9 pagi hingga 9 malam. Untuk ukuran gaji memang kecil dan dia berencana keluar dari dunia broadcast setelah lulus kuliah dan memilih akan menjadi guru di SMA.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8176939383671633741-455355868399249072?l=sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/feeds/455355868399249072/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8176939383671633741&amp;postID=455355868399249072' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/455355868399249072'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/455355868399249072'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/2008/04/tampil-di-star-tv-yunani.html' title='Tampil di Star TV Yunani'/><author><name>Hartati Nurwijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00717521155732252886</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SerFmQohJiI/AAAAAAAAATU/GvSMZH2nNNA/S220/n644831714_1513560_6555.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8176939383671633741.post-9032361225665923010</id><published>2008-04-04T21:20:00.000-07:00</published><updated>2008-04-04T22:43:48.566-07:00</updated><title type='text'>62 Mailing List</title><content type='html'>"There are only two things you can do with time -- spend it or invest it. If you spend it, consider it gone forever. When invested, it creates a lifetime residual."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;— James Arthur Ray&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A friend of mine couple months ago sent me a fowarded email from her mailing list. She's maybe forgotten that I told her to join that mailing list. Yup, the email she fowarded its from one of my mailing list. I am a member of 62 mailing list.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It happened again last week, another friend fowarded email from another mailing list that I''ve already a member since long time ago. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I interested in internet since 1996.  I was working as R&amp;D dept as researcher. There was no internet connection nor IT dept in that time . Trough montly seminar programme on 1997; I can convinced the CEO to have internet connection in R&amp;D dept.  I am the founder of www.pegadaian.co.id.It's my former company. In that time to registered company website address, we have to pay a backbound. It's cost only Rp84.000 and the address belongs to my former company.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lets back to 62 mailing list. I had once told my friend that I join to 62 mailing list. She's asked me"How to read all the emails? Do you have enough time to read it all?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I've told her that mostly emails coming to my inbox by daily digest. Also yahoo mail is unlimited store. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Join to different kind of mailing list is not only to enhance my knowledge, but it can help me to do internet marketing for free.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8176939383671633741-9032361225665923010?l=sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/feeds/9032361225665923010/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8176939383671633741&amp;postID=9032361225665923010' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/9032361225665923010'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/9032361225665923010'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/2008/04/62-mailing-list.html' title='62 Mailing List'/><author><name>Hartati Nurwijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00717521155732252886</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SerFmQohJiI/AAAAAAAAATU/GvSMZH2nNNA/S220/n644831714_1513560_6555.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8176939383671633741.post-5540230012100128681</id><published>2008-03-25T09:23:00.000-07:00</published><updated>2008-03-25T09:26:50.593-07:00</updated><title type='text'>PERKAWINAN ANTARBANGSA DALAM PERSPEKTIF PEMBERDAYAAN PEREMPUAN</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Oleh: Sofia Hardani (Dosen Universitas Islam Negeri Pakanbaru)&lt;br /&gt;Disampaikan dalam Diskusi dan Seminar Buku LOve and ShOck&lt;br /&gt;Nopember 2007 di Gedung BKOW Pakanbaru&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A.  Pendahuluan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkawinan adalah ikatan yang suci dan sakral antara seorang laki-laki dan perempuan. Lembaga ini merupakan sarana yang paling aman dan efektif untuk mengendalikan keinginan biologis manusia, dan ini juga merupakan pembeda antara manusia dengan hewan. Disamping itu, secara sederhana, perkawinan  bermaksud mengembangkan keturunan dan meneruskan kehidupan masa depan umat manusia. &lt;br /&gt;Perkawinan dapat terjadi atas dasar suka sama suka antara seorang laki-laki dan seorang perempuan. Perasaan tertarik dan suka dapat menembus ruang dan waktu, tanpa membedakan etnis budaya, usia, kebangsaan, bahkan agama. &lt;br /&gt;Perkawinan antar bangsa, belakangan bukan merupakan hal yang baru lagi karena perkembangan kebudayaan, ilmu, dan teknologi telah memnjadikan masyarakat dunia dapat saling berkumanikasi dan bersosialisasi, baik langsung maupun melalui media telekomunikasi. Perkawinan antar bangsa  --bisa juga disebut perkawinan campuran—sesungguhnya adalah perkawinan antara laki-laki dan perempuan yang berbeda kebangsaan atau kewarganegaraan, berbeda keyakinan (agama), dan berbeda asal keturunan. &lt;br /&gt;Dalam term Indonesia, berdasarkan UU RI No. 1 tahun 1974 tentang Perkawinan, perkawinan didefinisikan sebagai “ikatan lahir batin antara seorang pria dan wanita sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga yang sejahtera, bahagia, dan kekal di kemudian hari.”&lt;br /&gt;Term tersebut mengisyaratkan bahwa suatu perkawinan dilakukan untuk mempererat ikatan batin, disamping ikatan secara lahiriyah, antara seorang laki-laki dan seorang perempuan. Tujuan ikatan tersebut adalah untuk mewujudkan kebahagiaan kedua belah pihak yang melangsungkan perkawinan, kebahagiaan anak-anak yang lahir dari perkawinan itu, juga kebahagiaan orang-orang yang terkait dengan perkawinan tersebut, dan masyarakat secara lebih luas. Kebahagiaan dicita-citakan diperoleh oleh manusia untuk selamanya, bukan untuk sementara waktu.&lt;br /&gt; Di dalam Undang-Undang Perkawian R.I. No. 1 tahun 1974, terdapat 6 prinsip tentang perkawinan:&lt;br /&gt;a. Prinsip bahwa tujuan perkawinan adalah membentuk keluarga yang bahagia dan kekal. Untuk itu suami istri harus saling membantu dan melengkapi agar masing-masing dapat mengembangkan kepribadiannya membantu dan mencapai kesejahteraan spiritual dan mental.&lt;br /&gt;b. Suatu perkawinan adalah sah apabila dilakukan menurut hukum masing-masing agama dan kepercayaannya, dan setiap perkawinan harus dicatat menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku.&lt;br /&gt;c. Asas perkawinan adalah monogami. Tetapi apabila dikehendaki oleh yang bersangkutan, karena hukum dan agamanya mengizinkan, seorang suami boleh beristri lebih dari seorang.&lt;br /&gt;d. Calon suami dan istri harus matang jiwa dan raganya. Agar dapat mewujudkan tujuan perkawinan dan mendapat keturunan yang sehart dan cerdas.&lt;br /&gt;e. Mempersulit terjadinya perceraian, karena tujuan perkawinan adalah membentuk keluarga yang bahagia dan kekal.&lt;br /&gt;f. Hak dan kedudukan istri seimbang dengan hak dan kedudukan suami, dalam rumah tangga maupun dalam pergaulan di masyarakat, sehingga segala sesuatu dapat dirundingkan dan diputuskan bersama. (Abdurrahman: 1992) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Perempuan dalam Realitas Budaya Masa Lampau &lt;br /&gt;Fakta sejarah mengungkapkan bahwa kaum perempuan tidak berdaya dalam menghadapi budaya patriarkhi dan androsentris yang ada. &lt;br /&gt;Dalam kebudayaan Yunani kuno, salah satu negara yang diagraph maju kebudayaannya, perempuan tidak mempunyai hak apapun selain sebagai objek nafsu laki-laki. Bahkan, Aristoteles pernah mengutuk bangsa Asbarata karena dianggrap terlalu banyak memberi kemudahan bagi perempuan yang digauli dan memberikan hak kepada mereka melebihi ukuran yang lazim. Dalam Undang-Undang Yunani Kuno, kaum laki-laki dibolehkan menikahi atau memiliki perempuan tanpa batasan jumlah, yang nanti dibagi kepada tiga kelompok: istri-istri sah, istri setengah sah, dan perempuan yang hanya dijadikan sebagai pemuas nafsu. Perempuan benar-benar dihalangi untuk mendapatkan ilmu pengetahuan, apalagi untuk mengadakan aktifitas sosial. (lihat The Spirit of Islam, hal. 222-223)&lt;br /&gt;Kaum perempuan bangsa Romawi mengalami nasib yang sama buruknya. Poligami bagi mereka merupakan kebiasaan yang turun temurun dan dibanggakan. Perkawinan bukanlah hal penting, tetapi hanya suatu rutinitas yang tak berarti. Ungkapan mereka bagi perempuan: “ikatannya tak akan putus dan belenggunya tak akan lepas”. Poligami tanpa batas juga dilegalisasi pada masyarakat Hindu, Midiyyin, Babilonia, Asyuwariyyin, dan Parsi.&lt;br /&gt;Dalam masyarakat India, seorang wanita tidak mempunyai hak apapun juga, bahkan hak untuk hidup. Jika seorang wanita ditinggal mati oleh suaminya, ia harus rela dibakar hidup-hidup, menceburkan dirinya kedalam api yang membakar mayat suaminya.&lt;br /&gt;Ahmad Ajaif, seorang penulis Turkistan, mengatakan bahwa dalam masyarakat Parsi, yang diagraph berkebudayaan tinggi, kedudukan wanita tak ada beda dengan budak.  Selama hidup mereka terkurung dalam tembok rumahnya atau rumah suaminya. Mereka baru dapat keluar rumah jika mereka diperjualbelikan di pasar. Bangsa Parsi memberikan kekekasan penuh kepada laki-laki untuk mengawini siapa saja yang ia sukai, bahkan ibu, bibi, dan saudara-saudaranya sendiri. Seorang perempuan akan terusir dari rumahnya ketika sedang haid. Mereka ditempatkan di tenda-tenda yang disebut dakhimi  di luar kota, dan baru boleh kembali jika sudah suci. Jika suami merasa perlu melihat istrinya, maka mereka menyumbat lubang telinga dan hidung, melapisi tangan dengan kain. (Huququl Mar’ati fi al-Islam, hal. 27-28) &lt;br /&gt;Menjelang keruntuhan Rumania – dibawah undang-undang dan ajaran Masehi – masyarakatnya diliputi kecendrungan mewah dan pemuasan nafsu syahwat. Perempuan pada waktu itu bebas keluar rumah untuk bersenang-senang dan bercampur dengan lelaki manapun yang ia sukai. Keadaan demikian akhirnya memunculkan paham zuhud dan membenci keturunan, karena jasad dan keturunan dianggap najis. Mereka mengutuk kaum wanita, dan beranggapan bahwa menjauhi perempuan adalah kebaikan dan mendapat pahala. Sebagain berpendapat bahwa kaum perempuan adalah jasad dan ruh yang mengajak kepada kehancuran, dan sebagian lagi berpendapat bahwa perempuan menjauhkan dari keuntungan dan keselamatan. Mereka mencela semua wanita keturunan Hawa, kecuali Maryam (al-Mar’ah fi al-Qurăn, hal. 54)&lt;br /&gt;Demikian pula dalam kebudayaan Arab pra-Islam, penguburan bayi perempuan hidup-hidup dipandang sebagai perbuatan yang paling keji dalam sejarah moralitas dan kemanusiaan. Padahal sebagian bangsa Arab menganggap hal itu sebagai suatu kebanggaan. Setelah datang syari’at Islam, sebagian sahabat Nabi masih ada yang sulit meninggalkan kebiasaan membenci anak perempuan. Amru bin Ash pernah berkata kepada Muawiyah bin Abi Sufyan ketika Muawiyah sedang menggendong bayi perempuannya: “Jauhkan ia dari tanganmu, demi Allah, sesungguhnya anak perempuan hanya akan melahirkan banyak musuh, mendekatkan orang-orang yang asing bagi kita, dan selalu menyebabkan permusuhan dan perselisihan.” Akan tetapi Muawiyah mengingatkan Amru bin Ash: “demi Allah, tidak ada orang yang merawat orang sakit, tidak ada orang yang meratapi keluarga yang kematian, dan tidak ada orang yang mau menolong dan menemani orang yang sedang sedih seperti perempuan. Betapa banyak kemenakan perempuan yang memberikan manfaat bagi pamannya.” (al-Mar’ah fi al-Qurăn, hal.54-56) &lt;br /&gt;Kehidupan terus berjalan, dan perkembangan peradaban dan intelektualitas manusia sedikit-demi sedikit mengubah tatanan yang ada menjadi spirit bagi kebangkitan dan kemajuan perempuan. &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;C. Pemberdayaan Perempuan&lt;br /&gt;Gerakan perempuan (women movement) yang telah berkembang menjadi banyak aliran (seperti: Liberal Feminisme, Radikal Feminisme Marxisme Feminisme, dan Feminisme Sosialis) sesungguhnya berasal dari suatu asumsi, yaitu ketidakadilan, adanya proses penindasan dan eksploitasi. Meskipun pada proses berikutnya terjadi perbedaan paham mengenai apa, mengapa, dan bagaimana penindasan dan eksploitasi itu terjadi, namun sesungguhnya ada kesamaan paham bahwa hakikat perjuangan perempuan adalah demi kesamaan, egality, dignity, dan kebebasan untuk mengontrol kehidupan. &lt;br /&gt;Dengan keyakinan tersebut, dalam rangka mewujudkan struktur masyarakat yang lebih adil dan makmur, maka perempuan dan laki-laki harus bergerak dan berjuang bersama menuju pemerdekaan-pemerdekaan, baik bagi laki-laki maupun perempuan, tanpa memandang differensiasi antara manusia dengan manusia.&lt;br /&gt;Akan tetapi, perjuangan akan persamaan hak untuk diperlakukan secara adil antara laki-laki dan perempuan (gender) tersebut, khususnya di Indonesia, mendapat sandungan dari berbagai aspek, yang kesemuanya terbungkus dalam suatu kebiasaan yang membudaya. Akibatnya perempuan sampai saat ini masih berada pada pihak yang selalu harus kalah dan mengalah. &lt;br /&gt;Istilah Pemberdayaan Perempuan muncul dari keprihatian terhadap  ketidakberdayaan kaum perempuan tersebut, dan “ketidakberdayaan” bukan berarti bahwa perempuan tidak mampu berdaya upaya, tetapi lebih disebabkan pada faktor penyebab ketidakberdayaan, yaitu situasi dan kondisi yang disetting sedemikian rupa sehingga menjadi sebuah kultur dan budaya. &lt;br /&gt;Di dalam masyarakat berkembang anggapan -- bahkan sepertinya sudah menjadi suatu ideologi -- bahwa perempuan dianggap sebagai “orang rumah”, yang bermakna bahwa dunia kehidupan perempuan semuanya ada di rumah (sektor domestik), aktifitasnya terbatas hanya pada sumur, dapur, dan kasur. Seorang perempuan harus tunduk dan patuh kepada suami, ia tidak boleh membantah, apalagi melawan kehendak suami. Dalam istilah Jawa, seorang perempuan harus “surgo manut neroko katut” terhadap suaminya. &lt;br /&gt;Dalam kebanyakan masyarakat, suami adalah orang yang memiliki kekuasaan dan otoritas pembuat keputusan dan memiliki pengaruh terhadap istri dan anggota keluarga lainnya. Ketika laki-laki berbuat sebagai seorang pemimpin yang sangat berkuasa atas perempuan (istrinya), perempuan menurut dengan alasan takut menyalahi aturan adat dan “agama”. &lt;br /&gt;Akibatnya adalah: &lt;br /&gt;a. Perempuan tidak bisa berkembang dan tidak mendapat kesempatan serta peluang peran produktif&lt;br /&gt;b. Perempuan menjadi bergantung kepada nafkah yang diberikan suami, dan tidak memiliki ketrampilan dan pengalaman yang sebanding dengan suami&lt;br /&gt;c. Dalam keluarga kurang mampu, perempuan harus melakukan tugas ganda, yaitu mengurus rumah dan mencari nafkah dengan kemampuan dan ketrampilan yang terbatas, sementara laki-laki hanya mencari nafkah tanpa dibebani dengan tugas rumah tangga.&lt;br /&gt;Kondisi yang timpang diatas rentan menimbulkan problematika keluarga yang sangat beragam dan kompleks, dan berbuntut pada perceraian. Dari data yang diperoleh di Pengadilan Agama Pekanbaru, penyebab terbesar konflik keluarga berasal dari pihak suami. Hal ini terbukti dengan perbandingan yang tidak seimbang antara permohonan cerai thalak dengan cerai gugat.&lt;br /&gt;  Kekuasaan suami yang tinggi terhadap istri juga dipengaruhi oleh penguasaan suami dalam sistem keuangan. Margaret Benson menyatakan bahwa suatu masyarakat dimana uang lebih menentukan nilai, perempuan adalah kelompok yang dianggap bekerja di luar ekonomi. Oleh karena itu, menurut Gillespie, untuk meraih kesuksesan, seorang istri harus mempunyai sumber keuangan. Ia harus berpartisipasi dalam ekonomi dan tingkat pendidikannya harus setara dengan suaminya, atau bahkan lebih. Hal tersebut berarti bahwa pemberdayaan perempuan adalah suatu keniscayaan yang harus dilakukan. &lt;br /&gt; Perkawinan antar bangsa, dalam perspektif pemberdayaan perempuan, disatu pihak merupakan pengakuan terhadap hak perempuan untuk memilih pasangan hidup, dan penggunaan hak perempuan untuk mengembangkan diri di luar  budayanya. Hal ini sesuai dengan prinsip unity dan equality diantara manusia. Akan tetapi, oleh karena kompleksnya permasalahan yang mungkin timbul setelah perkawinan berlangsung, kaum perempuan semestinya jeli untuk mengantisipasi keadaan yang akan merugikan diri sendiri. Antisipasi adalah berupa pengindahan akan peraturan perundang-undangan maupun aturan agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Perkawinan Antar Bangsa dalam Perspektif Islam&lt;br /&gt; Islam, sebagai agama universil, memandang manusia sebagai satu kesatuan umat yang danjurkan untk saling mengenal, berkomunikasi, dan menjalin silaturrahmi (QS, Al-Hujarat ayat 13). Dalam perkawinan, Islam tidak mempersoalkan faktor perbedaan keturunan, bangsa dan kewarganegaraan. Yang menjadi persoalan hanyalah faktor agama. Dalam surat Al-baqarah ayat 221 disebutkan: “Jangan kamu mengawini perempuan-perempuan musyrik kecuali jika mereka telah beriman; budak perempuan yang beriman lebih baik dari perempuan merdeka yang musyrik, meskipun kamu tertarik kepadanya.”&lt;br /&gt;Rasulullah mengajarkan bahwa “perempuan dikawini karena pertimbangan empat faktor: kekayaan, keturunan, kecantikan, dan agama. Utamakanlah faktor keyakinan agama, maka kamu akan beruntung.(H.R. Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah). Dalam kesempatan lain Nabi mengajarkan: “Jangan kamu mengawini perempuan karena kecantikannya, sebab kecantikan itu mungkin akan menjerumuskannya kepada kerendahan budi, jangan pula kamu mengawininya karena kekayaannya, sebab kekayaan itu mungkin akan menariknya untuk perbuatan yang tidak layak, tetapi kawinilah perempuan atas pertimbangan keyakinan agama, sungguh budak perempuan yang beragama, meskipun terpotong telinganya dan berkulit hitam, lebih utama dari perempuan musyrik.” (HR Ibn Majjah dari Abdullah ibn ‘Amr). &lt;br /&gt; Perempuan musyrik yang dimaksud adalah perempuan yang percaya kepada Tuhan selain Allah. Larangan mengawini perempuan tersebut terutama dimaksudkan untuk memelihara keyakinan agama, baik bagi suami, maupun anak-anak. Karena menanamkan keyakinan kepada anak-anak yang ibunya beragama lain selain Islam tentulah menemukan kesulitan yang besar.&lt;br /&gt; Kebalikannya, Islam tidak membenarkan perkawinan antara perempuan muslim dengan laki-laki non muslim: mereka (perempuan mukmin) tidak halal menjadi istri laki-laki kafir, dan mereka (laki-laki kafir) tidak halal menjadi suami mereka (perempuan mukmin) (QS. Al-Muthmainnah ayat 10).&lt;br /&gt; Perkawinan antar bangsa, selama berada dalam satu keyakinan agama, dibenarkan oleh Islam, selama perkawinan yang dilakukan bertujuan untuk mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah,  dan kekal.&lt;br /&gt; Islam melarang bentuk-bentuk perkawinan mut’ah (perkawinan kontrak), perkawinan muhallil (perkawinan yang terjadi untuk dapat kembali kepada bekas istri atau bekas suami yang sudah di thalak tiga kali) perkawinan sighar (perkawinan bersyarat untuk pertukaran perempuan), dan perkawinan misyar (perkawinan yang bertujuan untuk menyalurkan kebutuhan biologis), karena tidak sesuai dengan hakikat dan tujuan perkawinan yang sesungguhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Penutup&lt;br /&gt;Perkawinan yang terjadi antara dua orang yang berlainan kebangsaan/ kewarganegaraan merupakan fenomena yang mengarah kepada konsep persamaan dan kesatuan umat manusia (equality, unity). Meskipun demikian, perkawinan antar bangsa, harus berlandaskan kepada satu komitmen bersama tentang perimbangan hak dan kewajiban antara suami dan istri dalam keluarga. Demikian juga komitmen terhadap akibat-akibat yang mungkin timbul dikarenakan perkawinan tersebut, seperti masalah keuangan rumah tangga, pendidikan dan pemeliharaan anak. Komitmen yang dibuat tentunya berdasarkan peraturan-peraturan dan ketentuan-ketentuan yang berlaku, termasuk ketentuan agama. &lt;br /&gt;Setiap perkawinan jika dilakukan sesuai dengan prinsip-prinsip yang dirumuskan di dalam Undang-Undnag Perkawinan RI (UU No. 1 Th. 1974) yang juga merujuk kepada prinsip-prinsip perkawinan dalam Islam, akan melindungi hak-hak kaum perempuan dari perlakuan subordinasi dalam perkawinan. Demikian juga halnya dengan perkawinan antar bangsa, hendaknya dilakukan upaya antisipatif sebelum perkawinan dilangsungkan, mengingat permasalahan yang mungkin timbul selama perkawinan disebabkan perbedaan kebiasaan, tradisi, cara pandang, maupun karakter masing-masing.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8176939383671633741-5540230012100128681?l=sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/feeds/5540230012100128681/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8176939383671633741&amp;postID=5540230012100128681' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/5540230012100128681'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/5540230012100128681'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/2008/03/perkawinan-antarbangsa-dalam-perspektif.html' title='PERKAWINAN ANTARBANGSA DALAM PERSPEKTIF PEMBERDAYAAN PEREMPUAN'/><author><name>Hartati Nurwijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00717521155732252886</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SerFmQohJiI/AAAAAAAAATU/GvSMZH2nNNA/S220/n644831714_1513560_6555.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8176939383671633741.post-8623358002231633400</id><published>2008-03-15T05:08:00.000-07:00</published><updated>2008-03-15T05:10:25.499-07:00</updated><title type='text'>Brain Aware</title><content type='html'>&lt;strong&gt;"There is no reality; only perception " –Hartati Nurwijaya&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah menonton sirkus atau atraksi senam yang menampilkan kelenturan tubuh pesenam atau pemain sirkus. Apa yang dapat kita ambil dari kelenturan tubuh adalah sikap kita yang juga harus bisa seperti pegas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hukum pegas adalah semakin ditekan dia akan akan semakin melejit. Lihat juga ketika anak-anak bermain lompat-lompatan di kasur pegas, semakin anak kuat menekan pegas maka semakin melenting dia keatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang manusia yang bahagia biasanya mempunyai karakter yang lentur, lenting dan tahan bantingan. Tidak masalah berapa banyak dia mengalami hal-hal yang mengecewakan dan gagal. Misalnya  wirausahawan  yang bangkrut, orang tua  bercerai, kemalingan, kehabisan uang, pelajar yang mendapat nilai jelek ataupun seorang kandidat pempimpin yang kalah dalam pemilu. Semua individu pasti pernah mengalami peristiwa yang dianggap buruk atau sial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika saya boleh berpendapat masyarakat Indonesia termasuk golongan yang sangat lenting, sangat kuat daya tahannya terhadap situasi dan kondisi apa pun. Sejak zaman penjajahan Belanda hingga penjajahan Jepang; rakyat disiksa, tanam paksa, menghadapi embargo pendidikan oleh penjajah dan kekejaman perang lainnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian era kemerdekaan rakyat masih terus harus berjuang mengisi kemerdekaannya. Zaman orde lama,  orde baru, reformasi dan kini kembali ke trend orde baru lagi. Rakyat masih tetap tegar dan bahkan rela berkorban walau nyawa sekalipun tantangannya. Rakyat Indonesia mati bukan karena bunuh diri. Hanya sedikit sekali statistic angka bunuh diri di Indonesia. Tidak seperti yang terjadi di negara maju dan negara lainnya, karena tidak tahan menghadapi ujian hidup mereka bunuh diri. Apalagi kini krisis sudah ekonomi sudah mulai menjalar dari Amerika menjalar ke Eropa dan Asia. Sedangkan Afrika memang sudah krisis sejak dahulu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga minyak sudah mencapai  harga $110 per barrel, harga emas sudah $1000 per troyounce (333,34 gram). Harga beras juga melangit,  harga kebutuhan pokok hidup lainnya melonjak naik tajam.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada umumnya rakyat jelata yang lebih tahan banting, yang paling lentur terhadap situasi krisis. Seharusnya belajar manejemen krisis dari rakyat jelata, para petani dan buruh kasar, pekerja sektor informal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masa-masa krisis saat ini merupakan masa ujian bagi kita semua. Jika kita melihat peristiwa yang kita alami sebagai ketidak-beruntungan, maka yang masuk dalam otak dan pikiran kita adalah hal yang negatif. Tidak saya sarankan jika tertimpa musibah langsung menjadi stress. Namun mulailah biasakan mengontrol diri dengan cara bijaksana. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara bijkasana jika saya boleh ungkapkan, bersyukurlah setiap hari dengan cara menulis atau menginvetarisir hal-hal apa saja yang membuat hati Anda senang. Sikapilah peristiwa yang dianggap buruk sebagai kejadian yang akan hikmahnya. Hikmah mengandung arti bahwa ada sesuatu yang baik dibalik hal itu. Dalam konsep spiritual biasa disebut sebagai ujian. Ingat dalam kitab suci disebutkan manusia diciptakan untuk diuji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Otak dan pikiran manusia yang ditimbulkannya setiap saat adalah berisi persepsi, tidak ada hal yang nyata (realitas) di dunia ini. Jika menurut Anda sesuatu hal itu buruk atau pembawa sial, kenyataannya belum tentu benar atau absolut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam teori sosiologi disebutkan fakta sosial sebagai sui generic, artinya masyarakat, kelompok, individu memandang sesuatu berdasarkan kesepakatan dari sudut pandang mereka. Misalnya; mogok kerja dianggap sikap patriotik di sebagian masyarakat Yunani. Sebaliknya kelompok masyarakat lain menganggap mogok kerja merupakan hal yang merugikan. Seorang pekerja di Yunani mengatakan satu hari mogok kerja maka gaji sebesar 60 euro  akan dipotong oleh perusahaan  kilang minyak negara tempat dia bekerja. Namun karena solidaritas yang tinggi dalam serikat pekerja di seluruh sektor di Yunani. Maka setiap diadakan hari mogok kerja, maka seluruh pekerja akan turut mogok dan tidak seorang pun yang  masuk kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Otak memegang peranan utama aktifitas setiap manusia. Sama halnya dengan DNA maka otak manusia juga tidak ada yang sama strukturnya. Hal ini dijelaskan kembali oleh Professor Fotini seorang guru besar  ilmu biologi dari universitas Athena di Yunani. Menurutnya otak manusia harus dirawat dan dijaga baik-baik agar dapat menghasilkan pikiran cerdas dan positif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga rahasia agar otak kita cerdas adalah:&lt;br /&gt;1. Memakan makanan yang sesuai untuk perkembangan otak. Misalnya, makanan yang banyak mengandung antioxidant ( buah-buahan), omega3 (telur, ikan dll). Hindari lemak yang berlebihan.&lt;br /&gt;2. Olah raga otak. Otak juga butuh olah raga dengan cara mengisi TTS, rekreasi dan tentu saja berbagai jenis olah raga lainnya.&lt;br /&gt;3. Tidur yang cukup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Professor Fotini menyatakan bahwa sebagian besar manusia  beraktifitas di siang hari, sehingga malam hari haruslah digunakan sebagai waktu tidur. Walau pun kita tertidur namun sel-sel otak tetap bekerja. Jika tiga hal tersebut Anda lakukan, maka Anda akan selamat dari penyakit sering lupa. Bukan lupanya para politisi yang ketika pemilu sering berjanji muluk-muluk dan ketika sudah terpilih dia lupa pada janji. Lupanya politisi memang disengaja.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8176939383671633741-8623358002231633400?l=sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/feeds/8623358002231633400/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8176939383671633741&amp;postID=8623358002231633400' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/8623358002231633400'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/8623358002231633400'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/2008/03/brain-aware.html' title='Brain Aware'/><author><name>Hartati Nurwijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00717521155732252886</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SerFmQohJiI/AAAAAAAAATU/GvSMZH2nNNA/S220/n644831714_1513560_6555.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8176939383671633741.post-7684117751426929685</id><published>2008-02-29T02:32:00.000-08:00</published><updated>2008-02-29T02:35:05.026-08:00</updated><title type='text'>Tetap Termotivasi Walau banyak Kendala</title><content type='html'>&lt;strong&gt;“The ancestor of every action is a thought.”&lt;br /&gt;— Ralph Waldo Emerson&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Saya sebut diri saya penulis pemula sebab sejak berhenti bekerja dari perusahaan milik negara dan pernah menjadi redaksi majalah kantor 7 tahun yang lalu,  otomatis saya tinggalkan dunia menulis. Berkat tulis-menulis saya menemukan kembali sesuatu yang pernah hilang, dan berkat menulis saya punya nuklir motivasi yang meledak pada saat dibutuhkan ketika  menulis ( hmm meledaknya di kepala saya sendiri ).&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup ini penuh rintangan,  sering kita dengar kalimat tersebut.  Bukan hidup saja yang penuh rintangan, motivasi itu sendiri punya banyak rintangan. Jika boleh saya berpendapat bahwa ada beberapa rintangan yang perlu diwaspadai agar motivasi tidak padam yaitu; pertama usia, kedua orang terdekat atau keluarga, ketiga lingkungan dan keempat diri anda sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, faktor usia: pernah suatu hari saya chatting dengan seorang seniman,  ia bertanya berapa umur saya; lalu saya katakan usia saya sudah 39 tahun lebih. Lalu ia berkata,  “ wah Mbak,  tahu tidak usia saya baru 28 tahun”. Saya tafsirkan ucapannya ketika itu sebagai tantangan dan agar saya sadar bahwa saya sudah tua dan ia masih muda. Kemudian, saya jawab “ Life is begin at forty, dan target saya di usia 40 nanti buku saya sudah terbit dan bestseller”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisa saja anggapan seorang yang berusia 20-an menganggap usia 30-an sudah tua dan bisa saja anak usia belasan menanggap orang yang berusia 20-an sebagai orang yang lebih tua. So what?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bicara soal usia dan soal motivasi memang ada korelasinya, pernah disebutkan dalam istilah HR (kepegawaian) ada tipe “dead horse” artinya SDM yang sudah menjelang  usia pensiun dan latar belakang pendidikan rendah ( dulu jaman orde baru kantor-kantor pemerintah   masih bisa merekrut pegawai tamatan setingkat SMP) dan kebijakan perusahaan ketika itu   tidak akan pernah mengirim “dead horse “  untuk mengikuti training atau pelatihan dari perusahaan yang biasanya diadakan bekerjasama dengan lembaga pendidikan tinggi, misalnya MM UI dll.  Bahkan ada seorang motivator beken; Jim Rohn  menulis artikel judulnya "Dont send your Ducks to Eagle School”,  ia beranggapan lebih baik merekrut pegawai baru yang sudah punya motivasi daripada memberi motivasi.  Saya tidak sependapat dengannya,  sebab semua manusia bisa diberi motivasi asal punya kesempatan dan diperlakukan "equal".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jaman sekarang berbeda,  kecenderungan sekarang justru orang yang lebih tua usianya yang lebih termotivasi untuk awet muda, untuk hidup lebih lama. Bisa dilihat sepintas produk-produk obat awet muda laris di pasaran dalam negeri, bahkan di mancanegara. Padahal kalau mau jujur obat awet muda sebetulnya datang dari dalam diri ,  salah satunya banyak saja senyum akan awet muda dan juga senyum merupakan sedekah.  Mengkonsumsi minyak zaitun asli sesendok tiap hari menurut pakar kesehatan obat awet muda, minum teh juga obat awet muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak contoh orang yang sudah gaek masih kuat: presiden negara yang menjajah tanah Palestina,  baru saja dilantik beberapa hari yang lalu sudah sangat gaek. Pemimpin Cuba Fidel Castro,  masih tetap hidup.  Orang tertua di dunia pemecah record dunia bisa mencapai usia lebih dari 110 tahun.  Di Amerika ada nenek gaek usia 90 tahun masih nyetir mobil. Jadi jumlah usia bukan alasan untuk tidak perlu motivasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, keluarga atau orang terdekat bisa menjadi rintangan.  Saya mengalami sendiri, ketika awal Maret lalu mulai menulis sebuah naskah buku pertama.  Suami complain, anak rewel dan bahkan anak bungsu sempat kena demam.  Semangat menulis dan motivasi ingin jadi penulis (author) harus menghadapi komentar-komentar orang terdekat yang terkadang jika kita tidak kuat mental bisa goyah.  Justru dengan kendala ini saya lebih terpacu agar membuktikan pada mereka bahwa saya mampu menjadi penulis dan bisa mentraktir makan keluarga hasil dari tulisan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, faktor lingkungan; waktu yang terbatas,  faktor ekonomi antara lain kenaikan biaya hidup, situasi dan kondisi lingkungan yang tidak mendukung dalam hal ini bisa saja lingkungan baru terkena bencana alam,  kondisi politik yang tidak stabil, ada perang, ada kerusuhan, dll.  Akibat bencana tsunami dan gempa di Yogya,  memberi inspirasi  seniman untuk lebih kreatif dan mengadakan pentas menggalang dana bantuan bagi para korban. Banyak blogger asal Iraq muncul sejak pecah perang Iraq yang memberi info langsung bagaimana sebenarnya yang terjadi disana.  Hal ini menunjukkan motivasi  mereka tidak padam walau dalam kondisi sesulit apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, diri anda sendiri;  “ ahh enggak mood nulis hari ini atau saya lagi enggak mood nih pergi ke seminar,  paling sama aja ikut seminar apa enggak nanti juga bisa baca makalahnya”.  Itu salah satu contoh rintangan yang datang dari diri sendiri. Contoh lainnya bisa anda renungkan masing-masing dan jangan pernah redup motivasi dalam diri anda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada faktor lain yang saya abaikan yaitu faktor masyarakat, teman, atau kenalan bisa jadi penghambat motivasi, tetapi faktor ini bukan hal yang signifikan sebab dengan mudah kita dapat abaikan. Ingat pepatah Betawi  “ Terserah deh ape katenye nyee,  yang penting aye sek bodo’ teing”.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8176939383671633741-7684117751426929685?l=sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/feeds/7684117751426929685/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8176939383671633741&amp;postID=7684117751426929685' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/7684117751426929685'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/7684117751426929685'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/2008/02/tetap-termotivasi-walau-banyak-kendala.html' title='Tetap Termotivasi Walau banyak Kendala'/><author><name>Hartati Nurwijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00717521155732252886</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SerFmQohJiI/AAAAAAAAATU/GvSMZH2nNNA/S220/n644831714_1513560_6555.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8176939383671633741.post-4158453759336330031</id><published>2008-02-26T07:02:00.001-08:00</published><updated>2008-02-26T07:04:05.942-08:00</updated><title type='text'>“KETIKA PEREMPUAN INDONESIA HIDUP DALAM BUDAYA SUAMI ASING</title><content type='html'>DISKUSI BUKU :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Judul Buku :“LOve and ShOck :Perkawinan Antarbangsa”&lt;br /&gt;Penulis         :  Hartati Nurwijaya &lt;br /&gt;Tahun           :   2007  &lt;br /&gt;Penerbit        :  Restu Agung, Jakarta&lt;br /&gt;Tebal Buku   :  xv-211 hal  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“KETIKA PEREMPUAN INDONESIA HIDUP DALAM &lt;br /&gt;BUDAYA SUAMI ASING”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh : Dra.Sri Setyawati,MA &lt;br /&gt;(Antropologi-FISIP Unand)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disampaikan dalam Seminar dan Diskusi Buku &lt;br /&gt;Thema : “Culture Shock:Perkawinan Antar Bangsa”. Diadakan oleh Fakultas Sastra Universitas Andalas pada Selasa, 6 November 2007 di Gedung E Universitas Andalas Padang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prolog&lt;br /&gt;“Ketika aku harus memutuskan pilihan untuk berangkat ke Belanda atau tetap tinggal di Padang? Satu sisi jika aku jadi berangkat ke Belanda, maka orang tuaku memutuskan untuk tidak menganggapku sebagai anaknya lagi. Bagai buah simalakama posisiku saat itu....spirit of love – ku pada seorang pria Belanda akhirnya menghadirkan sisi realita yang mestiku hadapi. Bagaimana aku nanti disana..? Bagaimana nanti kalau dia tidak mencintaiku,sementara aku melakukan suatu pengorbanan yang tidak ternilai dalam hidupku sebagai anak? Berbagai pikiran berkecamuk di kepalaku saat itu...,akhirnya aku melakukan shalat memohon petunjuk dari Yang Kuasa, keputusan apa yang mestiku ambil. Kuputuskan...tidak jadi berangkat ke Belanda dan saat itu perlahan-lahanku mulai menghilangkan rasa cinta yang hadir selama 3 tahun kami lalui..Pilihan hidup telah diambil dalam hidupku, mesti sulitku dijalani”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Kata pertama yang keluar tentang buku ini adalah : kenapa baru sekarang buku ini keluar ?. Berbagai pengalaman subyektif dari penulis, sangatlah tepat bagi orang-orang yang memiliki atau akan melakukan suatu keputusan untuk mencintai laki-laki diluar dari bangsanya sendiri.&lt;br /&gt; Kekuatan cinta ataukah siap menghadapi berbagai persoalan atas perbedaan-perbedaan “living of tradition” yang selama  ini digunakan. Tulisan yang bersifat “holictic” dipaparkan penulis dalam buku ini, mulai dari kiat-kiat sebelum menikah dengan orang asing ( bab I ), kemudian telaahan secara teoritis tentang cara-cara mengatasi “culture shock” dari perspektif antropologis ( bab 2 ) dan sampai akhirnya life history yang berkaitan dengan pengalaman 6 perempuan Indonesia yang bersuamikan pria asing (termasuk penulis sendiri).&lt;br /&gt; Salah satu mendorong kehadiran buku ini hadir adalah : keberhasilan atas perjuangan perubahan UU Kewarganegaraan Republik Indonesia, tepatnya UU RI no: 12 Tahun 2006 Tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia., sehingga sekarang anak-anak dari hasil perkawinan antarbangsa mempunyai hak untuk mendapatkan dua kewarganegaraan ganda terbatas. Sehingga penulis melampirkan UU no:12 Tahun 2006 ini.&lt;br /&gt; Ucapan terima kasih atas perjuangan teman-teman perempuan, LBH APIK (termasuk sahabat saya Ratna Batara Munti), www.aliansipelangi.org, Srikandi dan lain-lain. Perjuangan tidak hanya sampai disini saja,masih ada beberapa kelompok yang mengalami kemarginalan dalam negaranya sendiri.Kepastian hukum sangatlah dibutuhkan pada saat sekarang, sedangkan hukum sudah pasti  masih saja dapat perlakuan yang sepantasnya diterima. Terutama para TKW yang bekerja di luar negeri dan berbagai persoalan yang ada di negeri kita ini.&lt;br /&gt;  Menurut Edward Said dalam bukunya “Orientalisme”,ada sejumlah image bagi pria asing terhadap gadis-gadis dari Timur, yang notabene menganut tradisi Ketimuran. Perempuan Timur itu sangat menarik dan eksoktik sehingga menjadi perempuan idaman bagi pria Barat. Perbedaan cara pandang antara Orientalis dan Western, masih saja menyelimuti dalam pikiran pria Barat.&lt;br /&gt; Dikatakan bahwa perempuan Timur itu, sangat setia, menarik, bisa melayani suami dengan baik jika berumahtangga dan hal positif lainnya. Kecantikan ketimuran memberikan nilai lain bagi pria Western, dibandingkan dengan perempuan Western. Makanya sekarang para model yang memiliki wajah oriental, sangatlah  mewarnai para model dunia. Sehingga cara pandang seperti ini masih melekat, begitupun dengan perempuan Timur terhadap laki-laki Western. Makanya penulis, memaparkan secara komparatif kelebihan dan kekurangan perkawinan antarbangsa ( hal 8 ).&lt;br /&gt; Berkaitan juga dengan hal diatas, juga dijelaskan apa yang menyebabkan terjadinya kejutan budaya  (hal 28). Mengutip pendapat Dr.Lelervo Oberg (antropolog pertama yang mengenalkan istilah ini pada tahun 1958), kejutan budaya (culture shock) sebagai bentuk kegelisahan seseorang akibat pindah ke lingkungan yang sama sekali baru baginya. &lt;br /&gt;Persoalan seseorang dalam kemampuan proses adaptasi sebenarnya sangatlah menentukan dalam hal ini. Ada sejumlah proses yang dilalui seseorang ketika dia hadir dalam culture yang berbeda. Berbagai strategi-strategi adaptif yang mesti dia lakukan dalam rangka “survive” dalam menjalankan kehidupannya. Menurut psikologi, mengatakan setiap individu mempunyai “Defence mechanism”, yakni adanya kemampuan seseorang dalam mengatasi berbagai persoalan. Ada sejumlah cara yang bisa dilakukan seseorang individu, apabila dia memiliki masalah. Dalam teori ini sebenarnya, memberikan keyakinan kepada kita bahwa, setiap individu mempunyai kemampuan adaptasi terhadap lingkungannya yang baru. Dengan mengutip pepatah lama “lain padang lain belalang,lain lubuk lain ikannya”.&lt;br /&gt;Namun cepat atau lambatnya proses tersebut, tergantung pada diri individu tersebut untuk bisa beradaptasi dengan lingkungan kebudayaan yang baru. Dalam buku ini, menceritakan pengalaman perempuan Indonesia yang mengikuti suami menetap di negara suaminya atau negara lainnya (diluar negara suaminya),namun masih dikategorikan negara Eropah (Belanda,Rusia, Swedia, Swiss, Italia). &lt;br /&gt;Dan khusus untuk Yunani, berkaitan dengan pengalaman penulis yang bersuamikan dari negara Yunani, lebih banyak mendeskripsikan atau menuliskan secara etnografi tentang Yunani ( bab IV ), tulisan etnografi  ini dipaparkan secara ringan dan mudah dipahami, sehingga buku ini juga bermanfaat bagi orang-orang yang ingin berkunjung ke negara Yunani atau sebagai buku panduan bagi para turis Indonesia.&lt;br /&gt;Mulai dari, alam &amp; geografis, demografi, sistem pemerintahannya, nilai-nilai yang dianut, tingkah laku ( stereotipe orang Yunani ), sistem perkawinan, pola makanan, sistem menyapa &amp; memanggil, daily routine dan tradisi-tradisi yang khas ada di Yunan ini. Begitupun untuk negara-negara lainnya seperti : Belanda, Swedia, Italia, Rusia,  dan Swiss.  &lt;br /&gt;Kelemahan dari buku ini adalah : photo-photo yang dimasukkan dalam tulisan ini lebih pada photo sebagai objek kebendaan seperti bangunan tempat tinggal apartemen, panorama, dan beberapa jenis makanan khas negara tersebut. Sebaiknya juga melampirkan photo-photo yang mencerminkan bagaimana kehidupan keluarga dari perkawinan antarbangsa ini, intinya pada orang-orang, bukan hanya tampilan kebendaan. Kalaupun mencantumkan photo dengan benda, namun mesti ada orang yang berkaitan dengan benda tersebut.Sehingga photo menjadi “hidup” dan menyampaikan pesan penting dan mendukung dari narasi tulisan.&lt;br /&gt;Perbedaan disiplin lain dengan  antropologi adalah terutama dalam menampilkan karya visual seperti photo-photo, yang disebut dengan antropologi visual. Dalam hal ini penulis, memiliki background ilmu sosiologi dan memiliki pengalaman dalam riset sangatlah mengerti tentang hal ini. Berbagai pengalaman penulis dalam pekerjaan dan menulis, memberikan warna hidup dalam buku ini.&lt;br /&gt;Kemudian hadirnya beberapa istilah antropologi yakni asimilasi dan aqulturasi, yang keduanya merupakan proses dari terjadinya percampuran dua kebudayaan yang berbeda. Namun tingkat percampuran kedua konsep ini berbeda, satu sisi masih memperlihatkan masing-masing budaya dan di sisi lain menghadirkan budaya baru yang terbentuk dari hasil percampuran  tersebut. Dalam hal ini tidak diperlihatkan secara dalam oleh penulis, bagaimana hasil kedua konsep ini dalam kehidupan rumahtangga ke 6 perempuan Indonesia dan sampai pada anak-anak mereka. Sosialisasi dan internalisasi nilai apa yang dipakai dalam kehidupan rumahtangga dari hasil perkawinan antarbangsa ini, tarik-menarik budaya (Indonesia sebagai budaya ibu) dan budaya dimana mereka tinggal ataupun budaya dari bapak / pria (Eropah). Proses pinjam meminjam kebudayaan akan terjadi, dalam rangka survive bagi keluarga / rumah tangga mereka.&lt;br /&gt;Akhirnya, buku ini bermanfaat sekali bagi perempuan Indonesia yang mau...akan...telah memiliki “Love” pada pria asing, sehingga menjadi “warning” apabila akan melangsungkan pernikahan/perkawinan. Saran terakhir : mesti hadir suatu tulisan tentang bagaimana perkawinan antarbangsa dari sisi laki-laki Indonesia dengan perempuan Asing.&lt;br /&gt;Terima kasih.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8176939383671633741-4158453759336330031?l=sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/feeds/4158453759336330031/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8176939383671633741&amp;postID=4158453759336330031' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/4158453759336330031'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/4158453759336330031'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/2008/02/ketika-perempuan-indonesia-hidup-dalam.html' title='“KETIKA PEREMPUAN INDONESIA HIDUP DALAM BUDAYA SUAMI ASING'/><author><name>Hartati Nurwijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00717521155732252886</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SerFmQohJiI/AAAAAAAAATU/GvSMZH2nNNA/S220/n644831714_1513560_6555.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8176939383671633741.post-4573620570026106588</id><published>2008-02-13T20:51:00.000-08:00</published><updated>2008-02-13T20:52:12.473-08:00</updated><title type='text'>Cara berhenti Merokok dan Minum tanpa biaya</title><content type='html'>Cara  berhenti  Minum dan Merokok tanpa biaya&lt;br /&gt;Hasil riset bulan Maret 2007, Yunani merupakan negara konsumsi rokok terbesar di benua Eropa.  Hasil survey ini enggak bikin kaget saya, sebab perilaku merokok sudah jadi budaya di Yunani. Bayangkan saja anak remaja putri atau ABG cewek sudah berani merokok tanpa malu,  rasa malu memang kurang di Yunani sebab kontrol sosial kurang terhadap perilaku  rokok.  Di Indonesia jarang melihat wanita merokok, sebab perempuan merokok konotasinya jadi wanita atau perempuan “ enggak bener”, hanya sayang di bagian putra atau pria Indonesia budaya rokok masih memprihatinkan, bahkan semakin banyak anak ABG  yang laki – laki mulai merokok. Padahal merokok itu perilaku “bego” bener–bener udah enggak mode lagi kalau pria merokok itu “macho” justru wanita sekarang cari pria yang bersih dan sehat. &lt;br /&gt;Tahunan kita dicuci otak atau salah arah oleh kampanye industri obat–obatan, oleh dokter, ahli terapis dan ahli farmasi. Bahwa menurut mereka jika seseorang kecanduan terhadap narkoba, alkohol, obat–obatan terlarang dan rokok harus diobati dengan obat juga ataupun ditoksikasi. Mereka mengklaim bahwa masalah berhenti merokok adalah masalah kecanduan nikotin. Mereka akan mengatakan bahwa dalam beberapa bulan anda akan merasa sakit kepala, mual, stress karena kekurangan nikotin. Cerita ini sudah basi, jangan percaya sama omongan mereka.&lt;br /&gt;Anda dapat membaca artikel ini mengenai bagaimana cara berhenti merokok  dan anda dapat melawan “kecanduan nikotin”.&lt;br /&gt;Dua pertanyaan yang harus anda tanya pada diri sendiri:&lt;br /&gt;1. Kenapa anda merokok? Karena nikotin!&lt;br /&gt;2. Kenapa anda sulit untuk berhenti merokok? Karena mental ketagihan. Sejujurnya rokok adalah teman terdekat anda, teman setia!&lt;br /&gt;Itulah masalahnya!&lt;br /&gt;Untuk berhenti merokok duduk dan dengarkan, atau anda belum pernah tahu dan dengar sebelumnya? Baca artikel ini, jangan minum sembarang obat,  tempelan di badan, permen karet nikotin ( nikorette) atau terapi laser!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum baca artikel di bawah ini coba pikirkan; berapa banyak uang  yang habis buat beli rokok?&lt;br /&gt;Berapa banyak uang  yang akan habis untuk membeli rokok lagi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba lihat: contoh harga sebungkus rokok Rp 4700&lt;br /&gt;Bks/hari Rp/hari Rp/minggu Rp/bulan Rp/tahun Rp setelah 10 tahun  &lt;br /&gt;1 4.700 32.900 141.470 1,710.000 17,108.000  &lt;br /&gt;1.5 7500 49.350 212.210 2,566.000 25,662.000  &lt;br /&gt;2 9400 65.800 282.940 3,421.000 34,216.000  &lt;br /&gt;2.5 11.750 82.250 353.680 4,277.000 42,770.000  &lt;br /&gt;3 14.100 98.700 424.410 5,132.000 51,324.000  &lt;br /&gt;Berapa lama anda ingin hidup di dunia?&lt;br /&gt;Anda dapat mulai menghitung, walau rokok ada dimulut,  dan lupa berapa banyak uang yang terbuang atau penyakit yang akan anda derita akibat rokok, belum lagi baju dan ruangan anda yang berbau tidak sedap akibat rokok. Itulah sebabnya dalam agama Islam merokok itu oleh sebagian ulama disebut makruh atau bahkan ada yang mengharamkan rokok. Bukan agama Islam saja agama lainnya juga berpendapat sesuatu yang mengakibatkan kerusakan atau bahaya sifatnya harus dihindari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenyataan bahwa anda harus berhenti merokok dengan mudah sebab merokok bukan kesenangan alami. Tubuh anda menolak rokok; anda berdahak, anda batuk, dll. Tubuh anda sendiri mengatakan rokok itu benda buruk! Bagaimanapun, anda akan mengatakan “ saya menikmati rokok” atau “ enak merokok setelah makan”, tetapi hal ini akibat dari industri rokok yang membuat anda percaya merokok adalah alamiah dan sesuatu yang menyenangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda harus belajar mengatakan “ saya benar–benar tidak mau merokok”, anda tahu paru – paru kita penuh dengan udara bersih, berton energi,  bukan nafas yang pendek, gigi putih bersih, peningkatan kebersihan mental,  ketajaman rasa menikmati makanan , dan peningkatan rasa percaya diri setelah menang melawan kecanduan nikotin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya otak pikiran  anda yang dapat menyakinkan tubuh anda ketika mulai merokok,  anda merasa jagoan, merasa enak dll,  dan hanya otak pikiran anda yang dapat meyakinkan tubuh anda bahwa anda harus berhenti merokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah cara CORE yang  saya tulis  dalam naskah buku kedua saya yang berjudul “ ALKOHOL dan bagaimana cara mengatasi kecanduan minum”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa orang mengetahui bahwa mereka mempunyai masalah kecanduan minum alkohol , tetapi mereka tidak tertatrik untuk pergi ke pusat rehabilitasi atau ke pertemuan alkohol anonimus (AA). &lt;br /&gt;Di bawah ini mengetengahkan langkah–langkah mudah atau  cara gampang yang dapat membantu anda mengatasi kecanduan alkohol:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;1. Sadari kenapa anda minum alkohol. Di dalam kelompok Alkohol Anonimus (AA),  alkoholik disebut penyakit yang hanya oleh kekuasaan yang diatas (Tuhan YME) dapat membantu menyembuhkannya. Tetapi diluar kelompok AA ada cara dan pendapat lain mengenai masalah ketergantungan alkohol.  Salah satu cara yang terbaik adalah melihat maslaha minum sebagai gambaran yang berkaitan dengan hal ketahanan insting. Para ilmuwan telah lama menemukan bahwa otak manusia dibagi atas dua golongan dasar,  yang disebut otak manusia “neocortex” bagian sadar otak yang sangat kompleks (otak anda) dan “midbrain”otak  bawah sadar yang berfungsi untuk pertahanan hidup, otak ini berhubungan dengan ; bernafas, nafsu makan, sex dll. Selanjutnya “midbrain’ dalam artikel ini disebut otak hewan atau otak alkohol atau otak rokok.   Otak hewan hanya berhubungan dengan masalah ketahanan hidup,  ketika anda secara kimiawi tergantung pada alkohol,  otak ini berkerja secara salah berpikir bahwa anda butuh alkohol  untuk bertahan hidup. Karena  itu anda bisa sebut otak hewan itu  sebagai “ otak alkohol”." Jika anda tidak mengerti bagaimana otak alkohol itu bekerja ,  maka otak manusia ( anda) mudah dikelabui untuk minum alkohol. Bagaimanapun, sekali anda mengerti kenapa anda minum, maka mulailah beraksi dengan proses CORE; Commit, Objectify, Respond, Enjoy. Proses sederhana ini dapat membantu anda menjauh dari alkohol selamanya. &lt;br /&gt;2. Commit&lt;br /&gt;Lakukanlah  pada diri anda untuk hidup tanpa alkohol selamanya. Anda tidak butuh alkohol untuk bertahan hidup. Otak manusia lebih cerdas dari otak alkohol yang tidak mengerti bahwa kamu dapat hidup tanpa alkohol. Anda dapat mengelabui otak alkohol dengan belajar berpikir bahwa otak alkhol adalah sesuatu diluar diri anda . Cara ini, ketika otak itu meminta alkohol, anda dapat katakan padanya “tidak akan”. “ketika anda berpikir hal ini,  anda akan mendengar otak alkohol menolak dan memohon pada anda “ jangan bilang tidak akan pernah lagi minum”. Otak alkohol ini tidak mau anda berhenti minum, karena  otak itu berpikir anda akan mati tanpa alkohol. Tetapi anda lebih cerdas dari otak alkohol itu,  dan anda tahu bahwa anda harus berhenti minum. Buat rencana untuk berhenti  selamanya.  Ketika anda siap,  katakan pada diri anda  " aku tidak akan minum lagi”." Bersiaplah unutk merasakan sesuatu; bahwa anda takut,  panik,  marah, depresi atau merasa tidak nyaman,  hal ini akibat otak alkohol bekerja pada diri anda.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;3. Objectify. &lt;br /&gt;Jadikan otak alkohol anda  sebagai objek. Berpikirlah bahwa otak itu bukan bagian dari diri anda,  dan belajar mendengarkannya berbicara pada anda. Otak alkohol itu akan berusaha  agar anda kembali minum,  karena  otak itu bekerja secara salah percaya bahwa anda butuh minum alkohol unutk bertahan hidup. Jika anda merasa nyaman ,  maka otak itu akan berkata pada anda unutk minum agar anda merasa lebih baik dan akan nyaman. Jika anda merasa senang,  otak alkohol itu akan mengatakan anda harus minum ke pesta atau  merayakannya. Pada kenyataannya,  otak itu akan berusaha dalam semua kesempatan untuk baik itu buruk atau baik dalam kehidupan anda sebagai usaha agar anda kembali minum.  Kapanpun anda berpikir atau merasa mau minum alkohol,  maka sadarilah bahwa otak hewan atau otak alkohol yang mencoba mengelabui anda  lagi. Jadikan otak tersebut sebagai benda dengan mengatakan “ dia mau minum” dari pada “ aku mau minum”. Ketika anda menjadikan otak alkohol sebagai benda,  anda akan menyadari bahwa dia tidak punya kekuatan untuk mengalahkan anda. Anda yang mengendalikan diri anda sendiri, otak alkohol adalah orang lain.. Segala macam cara  otak alkohol akan berusaha mengelabui anda agar minum dan anda dapat  mengelabui otak itu juga setiap waktu.  Otak manusia lebih cerdas dari otak hewan. &lt;br /&gt;4. Respond.&lt;br /&gt;Jawablah “tidak”  setiap kali otak alkohol meminta anda untuk minum.   Hal ini akan membuat otak alkohol akan mundur to back down, karena otak alkohol itu mengenali bahwa bukan dia lagi  yang mengendalikan dan tidak akan ada jalan baginya untuk memaksa anda unutk menuang alkohol ke tenggorokan anda. Otak alkohol pada awalnya  akan kembali mencoba mengelabui anda dengan berbagai macam yang berbeda agar anda minum kembali,  tetapi sekarang anda mempunyai informasi ini , anda akan tahu apa yang akan dimunculkan oleh otak alkohol untuk mempengaruhi anda  setiap saat. Ingatlah setiap pikiran atau perasaan ingin minum mucul setiap saat itu adalah akibat berkejanya otak alkohol. Ketika anda mengenalinya,  katakan saja “ Aku tidak akan minum”  dan lanjutkan dengan perkerjaan apapun yang bisa anda lakukan.  Jangan berdebat dengan  otak alkohol,  katakan saja  bahwa anda tidak akan minum lagi. Otak alkohol biasanya  akan kehilangan keberanian sejalan dengan berlalunya waktu,  dan  akan berkurang mengganggu anda. Tidak begitu lama,  anda akan ahli dalam hal mengendalikan otak alkohol dan dengan mudah anda akan hidup sadar dan normal tanpa mabuk. &lt;br /&gt;5. Enjoy&lt;br /&gt;Nikmati kesembuhan anda dari ketergantungan alkohol.  Jangan takut bahwa anda akan tergelincir atau kambuh lagi, karena ketakutan adalah bekerjanya otak alkohol,  yang mencoba agar anda menyerah. Sekali anda belajar proses  CORE ,  maka tidak mungkin anda akan kembali minum, karena setiap kali anda berpikir mau minum alkohol,  anda akan melihat dan sadar bahwa pikiran itu berasal dari otak alkohol. Ingatlah, hanya otak alkohol anda yang ingin minum. Anda tidak mau minum, anda ingin berhenti minum. Anda lebih cerdas dari otak alkohol,  dan sekarang anda tahu  bagaimana cara mengalahkannya.  Dalam waktu dekat,  proses CORE menjadi otomatis,  dan anda tidak perlu bekerja keras untuk tetap hidup tanpa alkohol.  Anda mungkin akan  merasa tidak nyaman, marah, sedih,  atau depresi suatu saat,  tetapi hal ini sudah lumrah. Jika otak alkohol mencoba menggunakan perasaan – perasaan ini untuk minum lagi,  anda akan tahu semunya terserah anda,  dan anda tahu bagaimana cara mengatasinya. Katakan saja “ saya tidak akan minum” dan lanjutkan kehidupan anda tanpa alkohol. Hidup tanpa alkohol menjadi hidup nikmat dan  lebih baik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Proses Core dapat dilakukan juga pada masalah ketergantungan lain di luar alkohol.  Teknik ini bisa digunakan untuk kecanduan rokok dan obat – obatan atau  bahan berbahaya lainnya. Jika datang saatnya untuk berhenti,  seluruh bahan ketergantungan akan bekerja dengan cara yang sama. Ganti saja kata alkohol atau hewan dengan kata  yang berhubungan dengan bahan ketergantungan anda apapun jenisnya. Anda tidak harus menggunakan obat atau intoksinasi bahan melawan pikiran baik anda. Proses CORE sama dengan pendekatan yang dapat membantu anda belajar untuk mengambil kendali secara cepat  dan mudah. Ketergantungan atau ketagihan adalah musuh yang kuat tetapi ilmu pengetahuan adalah kekuatan diri kita. Satu  lagi yang terpenting yaitu kekuatan Yang Maha Kuasa,  lakukan ibadah dekat dengan Tuhan setiap saat. © Hartati Nurwidjaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daftar Pustaka: &lt;br /&gt;1. Eraly, Eric . The Easy to quit Smoking Method, e-book, 2007.&lt;br /&gt;2. Wikipedia, How to quit alcohol, 2007.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8176939383671633741-4573620570026106588?l=sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/feeds/4573620570026106588/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8176939383671633741&amp;postID=4573620570026106588' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/4573620570026106588'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/4573620570026106588'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/2008/02/cara-berhenti-merokok-dan-minum-tanpa.html' title='Cara berhenti Merokok dan Minum tanpa biaya'/><author><name>Hartati Nurwijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00717521155732252886</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SerFmQohJiI/AAAAAAAAATU/GvSMZH2nNNA/S220/n644831714_1513560_6555.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8176939383671633741.post-6946294270713391596</id><published>2008-01-28T13:30:00.000-08:00</published><updated>2008-01-28T13:35:49.415-08:00</updated><title type='text'>Cara Membaca Buku Hemat Biaya</title><content type='html'>&lt;em&gt;"Wear the old coat and buy the new book." &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Austin Phelps &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;em&gt;Reading, after a certain age, diverts the mind too much from its creative pursuits. Any man who reads too much and uses his own brain too little falls into lazy habits of thinking. &lt;/em&gt;Albert Einstein&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Semua juga tahu kalau membaca sudah merupakan kewajiban bagi penulis. Membaca gratis biasanya di perpustakaan, hanya terkadang lokasi perpustakaan yang sulit dijangkau dan jarang tersedia buku baru membuat saya malas pergi perpustakaan. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Bagi yang awam soal dunia tulis menulis, suami saya misalnya. Dia heran kenapa saya sejak menjadi penulis senang membeli buku daripada baju atau barang ‘non benefit”.  Saya jelaskan bahwa bagi seorang penulis membaca wajib dan untuk menulis sebuah buku diperlukan banyak referensi, bisa saja menulis sebuah satu buku membutuhkan 100 buku referensi. Suami akhirnya mengerti dan saya jelaskan, prinsip ekonomi bahwa jika membeli buku maka buku bernilai ekonomi tinggi, sebab buku terus membawa manfaat, kalau baju usang dipakai habis tidak bawa manfaat lainnya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sebagai ibu rumah tangga yang tidak punya penghasilan, sisa uang belanja atau kemurahan hati suami memberi uang adalah modal untuk membeli buku.  Buku-buku referensi saya harganya cukup mahal sebab harus dipesan melalui toko buku yang ada di Athena.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Toko buku favorit saya adalah &lt;a href="http://www.papasotiriou.gr/"&gt;Papasutirou&lt;/a&gt;. Toko buku ini selain melayani pembelian online juga mempunyai 31 toko yang tersebar di seluruh Yunani. Pada mulanya saya datang ke toko buku mengambil pesanan lalu langsung pulang.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Setelah beberapa kali mengunjungi toko buku tersebut, akhirnya toko buku ini menjadi tempat rekreasi bagi saya dan anak-anak. Karena di toko buku Papasutiriou tersedia tempat dan bangku khusus unutk anak-anak membaca, menggambar atau hanya sekedar melihat-lihat.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Di bagian belakang tersedia banyak bangku dan tempat duduk berbentuk panggung untuk membaca bagi orang dewasa. Tersedia kopi hangat, air putih,sedangkan  teh tidak ada karena memang tidak populer bagi  masyarakat Yunani. Bahkan terkadang disediakan kue jika ada perayaan khusus.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Melihat ada beberapa orang yang duduk membaca dan bahkan mencatat buku, akhirnya saya mencoba melakukan hal yang sama dengan anak-anak.  Datang ke toko buku, membaca buku dan mencatat isi buku. Saya mendapat bahan referensi tanpa harus membeli. Hemat pengeluaran dan anak-anak senang diajak ke toko buku.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Design kafer buku dan bahan buku untuk anak-anak sangat menarik hati. Ada buku yang didesign seperti permen warna-warni, ada yang berpita-pita dan bahkan dengan kertas glitter yang berkemilauan. Harga bukunya tentu saja mahal, berkisar antara 10 euro hingga 20 euro untuk buku anak-anak.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Buku-buku yang dijual di Yunani rata-rata tidak disegel atau dibungkus plastik, sehingga pembeli dapat melihat isinya dan bisa memilih. Namun tidak semua buku bisa dicatat isinya di toko, jika buku yang perlu pemahaman mendalam mau tidak mau harus dibeli. Dibaca lebih dalam di rumah dan menambah koleksi perpustakaan pribadi sebagai warisan buat anak cucu. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Buku cetakan bagi saya pribadi tetap unggul dibanding e-book, sebab buku cetak bisa dibaca kapan saja dimana saja dan ringan. E-book jika di print out akan menghabiskan waktu, kertas dan tinta printer selain kemasannya tidak menarik minat. Namun e-book unggul jika buku tersebut merupakan buku langka, buku mahal dan dapat dibaca gratis dan didownload gratis, di &lt;a href="http://www.questia.com"&gt;www.questia.com&lt;/a&gt; misalnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8176939383671633741-6946294270713391596?l=sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/feeds/6946294270713391596/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8176939383671633741&amp;postID=6946294270713391596' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/6946294270713391596'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/6946294270713391596'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/2008/01/wear-old-coat-and-buy-new-book.html' title='Cara Membaca Buku Hemat Biaya'/><author><name>Hartati Nurwijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00717521155732252886</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SerFmQohJiI/AAAAAAAAATU/GvSMZH2nNNA/S220/n644831714_1513560_6555.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8176939383671633741.post-2260827601268123280</id><published>2008-01-11T12:55:00.000-08:00</published><updated>2008-01-13T14:06:23.503-08:00</updated><title type='text'>Chess and  Soccer</title><content type='html'>Saya pernah menulis artikel sebelumnya tentang olah raga yang paling saya suka adalah permainan catur. Sedangkan di artikel lain, saya menulis tentang olah raga yang paling suka saya tonton adalah sepak bola. Sebab sepakbola permainan  paling sportif, dituntut kerjasama dan kejujuran serta team work yang kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa sih hubungannya Catur and Sepakbola?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya perhatikan dan amati bahwa motivator dunia yang beken, mulai dari Jim Rohn, Jack Canfield, James Ray, Mike Brescia, Ron White, Denis Waitley, Zig Ziglar dll selalu menampilkan iklan diwebsite masing-masing. Iklannya bukan hanya di websitenya tetapi juga di newsletter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang diiklankan para motivator beken itu?&lt;br /&gt;Iklan oleh motivator beken itu tidak lain adalah promosi buku hasil tulisan motivator lainnya. Ada istilah WinningCombo; dua motivator yang saling membantu satu sama lainnya. Bahkan saya melihat semua motivator diatas membentuk networking dan bersatu, hampir say atidak melihat adanya persaingan antara mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan Jenffrey Gitomer yang ahli sales pun memasang iklan bukunya Ron White dll.&lt;br /&gt;Kesuksesan dan kejayaan serta kebahagiaan mereka rahasianya sama dengan konsep bermain sepak bola.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan di Indonesia, saya belum melihat adanya kerjasama yang erat antara sesama motivator. Coba lihat website Andrie Wongso, Tungsem, Adi W Gunawan, atau lainnya, belum  ada satupun yang menampilkan atau menulis tentang keunggulan motivator lainnya. Semuanya lebih mengacu ke-akuannya; menulis tentang dirinya sendiri. Itulah mental catur, dalam permainan catur tidak ada team work, yang ada gimana bikin lawan mati; skak mat!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya senang sekali ketika Jonru, tentor dari Belajarmenulis.com mengumumkan agar memasang link bannernya di blog masing-masing dengan iming-iming hadiah. Jonru ternyata lebih sportif dan menerapkan iklan personal brandnya lebih sportif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tadi pagi saya bincang-bincang dengan Bung Faif Yusuf sedikit tentang cara-cara mempromosikan buku. Jika saja semua penulis bermental sepak bola maka semua buku kita akan bestseller. Laris boo!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8176939383671633741-2260827601268123280?l=sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/feeds/2260827601268123280/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8176939383671633741&amp;postID=2260827601268123280' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/2260827601268123280'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/2260827601268123280'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/2008/01/chess-and-soccer.html' title='Chess and  Soccer'/><author><name>Hartati Nurwijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00717521155732252886</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SerFmQohJiI/AAAAAAAAATU/GvSMZH2nNNA/S220/n644831714_1513560_6555.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8176939383671633741.post-768639430733123996</id><published>2008-01-09T17:32:00.000-08:00</published><updated>2008-01-09T17:38:45.664-08:00</updated><title type='text'>TEMPE; A HEALTHY SOY BEAN</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_SnPZ41NJjTg/R4V3EF1PSpI/AAAAAAAAABY/_IQtRQ1YZGU/s1600-h/tempe.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5153656260764060306" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_SnPZ41NJjTg/R4V3EF1PSpI/AAAAAAAAABY/_IQtRQ1YZGU/s320/tempe.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;TEMPE: A HEALTY FOOD FROM INDONESIA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thou art a scholar; let us therefore eat and drink.&lt;br /&gt;~ William Shakespeare (1623/1936)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In the past, if someone asks “ What is your most favorite things?” I used to say “food!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My answer is ridiculous! But it doesn’t mean I want to show people that I dont care about other important things in life, nor to show that in my mind it’s only meal, what kinda meal that I will have for breakfast, lunch and dinner.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Talk about food; West Sumatra cuisine is one of my favorite cuisines and I am fond of, but there is other cuisine I am fond of that hardly found in other places of Indonesian archipelago named sego kucing or cat rice, that is only can find in Yogyakarta–central Java. For those who never been to Yogyakarta might think about the cuisine is for feeding cat. Sego Kucing or Cat-rice is made from steam rice and sauté of tempe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Any visitor to an Indonesian market or dinner table will almost certainly come across tempe, though wonder what on earth it really is. Closely resembling a Camembert cheese in colour and texture with a mushroom-like aroma, tempe is in fact one of the world's first soybean foods. It is composed of cooked soybeans that have been fermented through by an edible fungus which, when mature (like a cheese) becomes an attractive and aromatic white cake suitable for a variety of uses in hundreds of local dishes.&lt;br /&gt;Now, research in food science and nutrition has shown tempe to be unique amongst vegetarian foods, and already popular among vegetarians in the USA and Australia. An ever popular and versatile ingredient in Indonesian dishes, it represents a food that has evolved in the archipelago and within Indonesia has become synonymous with Indonesian traditional cookery. In the sense of 'as American as apple pie', tempe is the soul of village food to the Javanese.&lt;br /&gt;What is Tempe and why is it so special?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tempe is a fermented soy bean product originally made by Central Javanese people through fermentation with Rhizopus species. Although there is evidence of earlier fermentation of soy, tempe had appeared in the Central Javanese food pattern in the 1700s.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Through its extensive use in main meals and snacks, it has led to people in the Jakarta having the highest known soy intake in the world and accordingly of the isoflavones contained.This provides an unique opportunity to consider the health effects of tempe (and soy), both beneficial and potentially toxic. Apparent health benefits are bowel health, protection against cardiovascular disease, certain cancers (e.g. breast and prostate) and menopausal health (including bone health).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Protection against cardiovascular disease&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The result showed that tempe feeding lowered the cholesterol level in the tempe group, possibly due to the high content of cholesterolreleased from the liver through the bile (M Astuti, unpubl.data, 1997). According to Gorcia Hermosilla et al. free fatty acids in tempe inhibited the action of hydroxymethyl glutaryl CoA reductase, an enzyme which is responsible for cholesterol synthesis in the liver.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hypocholesterolaemic properties of tempe in human subjects were studied by Astuti et al.In a feeding-trial of instant tempe-formula on 24 (8 male, 16female) volunteers. Each respondent drank the formula daily for 3 months.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The lipid profile, malondyaldehyde (MDA) and uric acid levels were measured in serum of each respondent as baseline before the feeding trial, every month during the feeding and 2 months after the feeding trial. Malondyaldehyde is one of the products from the decomposition of fatty acid in lipid peroxidation. It is able to reach cell and tissue, thus resulting in cell damage. It does not only damage lipid molecules, but also non-lipid biomolecules, such as protein and nucleic acid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Damaged nucleic acid, especially in the nucleus, may cause gene mutation, which is able to promote cancer. It showed that during the feeding trial, total cholesterol decreased 8.6% and 10.25% in males and females, prespectively, but then increased in the same level of initial stage for both male and female respondents after 2 months ofnot consuming tempe formula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The LDL cholesterol levels decreased 12% in male and 9.67% in female respondents and then increased 9% in males and 15.5% in females after2 months of not consuming the tempe formula. Lipid peroxidation which is expressed as MDA decreased 23% for both male and female respondents and then increased 13% inmales and 15% in females after 2 months of not consuming the tempe formula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uric acid level did not differ from baseline in the male group, but decreased about 14% in the female group, then increased in the same level of initial stage after 2 months of not consuming the tempe formula. Even though this was an uncontrolled study, these results are encouraging.&lt;br /&gt;The effect of tempe on Superoxide Dismutase enzyme (SOD) modulation was studied by Astuti, by using 45 copper-deficient male Wistar rats which were divided into five groups of nine rats and were fed with diets of different tempe concentrations (0, 25, 50, 75 and 100%, respectively) for 45 days.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Copper is known as an important trace mineral acting as a cofactor of SOD. Theactivity of SOD and lipid peroxidation were evaluated from the serum. The highest inhibition of SOD against lipid peroxidation and the lowest level of MDA were found in rats on the 100% tempe diet as a source of protein and copper. Copper as a component of SOD plays a dual role in SOD activity, as a cofactor as well as regulator.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Possible role of tempe in cancer prevention&lt;br /&gt;Recently, attention has also focused on the potential role of soybean products in reducing cancer risk. Asian countries have among the lowest rates of common cancers in Westernsociety such as breast, prostate and colon cancer. (Kiriakidis S, et al 1996)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The protective effect of a diet high in soy may partly explain it. An epidemiological study on colorectal cancer in Japan found that frequent consumption of soybeans and tofu markedly decreased both rectal and colon cancer risk. Demonstrated that tempe, specially its glucolipids, inhibits the proliferation of tumour cell in mice. Indonesians are known as the largest soybean-consumers, especially in the form of tempe and tofu, in the South-East Asian countries. However, epidemiological studies relating to tempe con-sumption and the prevalence of cancer, particularly in Indonesia, have not yet been conducted.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menopausal symptoms&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;There are studies reporting a lower incidence of menopausal symptoms in Asian populations consuming high levels of soy, such as Japan, China, Korea and Indonesia. These oestrogenic compounds may play an important role in the prevention of menopausal symptoms.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trials to date have not been properly designed to determine whether these compounds act similarly to oestrogen in alleviating menopausal symptoms. There is no epidemiological data specifically on M Astuti, A Melial, FS Dalais and ML Wahlqvist&lt;br /&gt;The long use of tempe at all stages of life, without recognised adverse effects, suggests it is relatively safe at the levels of intake seen in Central Java. However, further research on soy, both fermented and non-fermented, in Central Java should yield more insight into the mechanisms of action and the safe ranges of intake ( Mary Astuti, et al, 2000).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Production&lt;br /&gt;Tempe begins with whole soybeans, which are softened by soaking and dehulled, then partly cooked. Specialty tempehs may be made from other types of &lt;a title="Bean" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Bean"&gt;beans&lt;/a&gt;, &lt;a title="Wheat" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Wheat"&gt;wheat&lt;/a&gt;, or may include a mixture of beans and &lt;a title="Whole grain" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Whole_grain"&gt;whole grains&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;A mild &lt;a title="Acid" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Acid"&gt;acidulent&lt;/a&gt;, usually &lt;a title="Vinegar" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Vinegar"&gt;vinegar&lt;/a&gt;, may be added in order to lower the pH and create a selective environment that favors the growth of the tempeh mold over competitors .A &lt;a title="Fermentation starter" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Fermentation_starter"&gt;fermentation starter&lt;/a&gt; containing the spores of &lt;a title="Fungus" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Fungus"&gt;fungus&lt;/a&gt; &lt;a title="Rhizopus oligosporus" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Rhizopus_oligosporus"&gt;Rhizopus oligosporus&lt;/a&gt; is mixed in. The beans are spread into a thin layer and are allowed to ferment for 24 to 36 hours at a temperature around 30°&lt;a title="Celsius" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Celsius"&gt;C&lt;/a&gt; (86°&lt;a title="Fahrenheit" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Fahrenheit"&gt;F&lt;/a&gt;). In good tempeh, the beans are knit together by a mat of white &lt;a title="Mycelia" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Mycelia"&gt;mycelia&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;Under conditions of lower temperature, or higher ventilation, gray or black patches of &lt;a title="Spore" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Spore"&gt;spores&lt;/a&gt; may form on the surface -- this is not harmful, and should not affect the flavor or quality of the tempeh. This sporulation is normal on fully mature tempe. A mild &lt;a title="Ammonia" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Ammonia"&gt;ammonia&lt;/a&gt; smell may accompany good tempeh as it ferments, but it should not be overpowering. In Indonesia, ripe tempeh (two or more days old) is considered a delicacy.&lt;br /&gt;Preparation&lt;br /&gt;In the kitchen, tempe is often prepared by cutting it into pieces, soaking in &lt;a title="Brine" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Brine"&gt;brine&lt;/a&gt; or &lt;a title="Edible salt" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Edible_salt"&gt;salty&lt;/a&gt; &lt;a title="Sauce" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Sauce"&gt;sauce&lt;/a&gt;, and then &lt;a title="Frying" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Frying"&gt;frying&lt;/a&gt;. Cooked tempe can be eaten alone, or used in chili, stir frys, soups, salads, sandwiches, and stews. Recent popular vegan cookbooks, such as &lt;a title="Isa Chandra Moskowitz" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Isa_Chandra_Moskowitz"&gt;Isa Chandra Moskowitz&lt;/a&gt;'s "Vegan with a Vengeance", have come up with more creative ways of cooking tempe, using it as a &lt;a title="Vegetarian" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Vegetarian"&gt;vegetarian&lt;/a&gt; substitution for breakfast meats, such as sausage and bacon.&lt;br /&gt;Tempe has a complex flavor that has been described as nutty, meaty, and mushroom-like. Tempe freezes well, and is now commonly available in many western supermarkets as well as in ethnic markets and health food stores. Tempe performs well in a cheese grater, after which it may be used in the place of ground beef (as in tacos).&lt;br /&gt;When thin sliced and deep fried in oil, tempe obtains a crispy golden crust while maintaining a soft interior - its sponge-like consistency make it an excellent base for all marinades. Dried tempe (whether cooked or raw) provides an excellent stew base for vegetarian traveller. While some claim that tempe should not be eaten raw, others have done so without ill effect for many years. For the &lt;a title="Thanksgiving" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Thanksgiving"&gt;Thanksgiving&lt;/a&gt; holiday, tempe (as dark meat) and tofu (as white) may each be thick-sliced and baked with a standard dressing/stuffing preparation to provide a vegetarian alternative to turkey meat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Types of tempe&lt;br /&gt;Name&lt;br /&gt;Description&lt;br /&gt;tempe bongkrèk&lt;br /&gt;made from or with &lt;a title="Coconut" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Coconut"&gt;coconut&lt;/a&gt; &lt;a title="Press cake" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Press_cake"&gt;press cake&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;tempe bosok (busuk)&lt;br /&gt;rotten tempe, used in small amounts as a flavouring&lt;br /&gt;tempe gembus&lt;br /&gt;made from &lt;a title="Okara (food)" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Okara_(food)"&gt;okara&lt;/a&gt;1&lt;br /&gt;tempe gódhóng&lt;br /&gt;tempe made in &lt;a title="Banana" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Banana"&gt;banana&lt;/a&gt; leaves&lt;br /&gt;tempe goreng&lt;br /&gt;deep-fried tempe&lt;br /&gt;tempe mendoan&lt;br /&gt;raw-fried tempe&lt;br /&gt;tempe kedelai&lt;br /&gt;simply tempe, made from soybeans&lt;br /&gt;tempe murni&lt;br /&gt;tempe made in plastic wrap (lit. pure soybean cake)&lt;br /&gt;tempe oncom&lt;br /&gt;also onchom; made from &lt;a title="Peanut" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Peanut"&gt;peanut&lt;/a&gt; &lt;a title="Press cake" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Press_cake"&gt;press cake&lt;/a&gt;; orange color; &lt;a title="Neurospora sitophila" href="http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Neurospora_sitophila&amp;amp;action=edit"&gt;Neurospora sitophila&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;1Okara or soy pulp is a white or yellowish pulp consisting of insoluble parts of the &lt;a title="Soybean" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Soybean"&gt;soybean&lt;/a&gt; which remain in the filter sack when &lt;a title="Puree" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Puree"&gt;pureed&lt;/a&gt; soybeans are &lt;a title="Filter (chemistry)" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Filter_(chemistry)"&gt;filtered&lt;/a&gt; in the production of &lt;a title="Soy milk" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Soy_milk"&gt;soy milk&lt;/a&gt;. It is low in fat, high in fiber, and also contains &lt;a title="Protein" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Protein"&gt;protein&lt;/a&gt;, &lt;a title="Calcium" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Calcium"&gt;calcium&lt;/a&gt;, &lt;a title="Iron" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Iron"&gt;iron&lt;/a&gt;, and &lt;a title="Riboflavin" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Riboflavin"&gt;riboflavin&lt;/a&gt;. Okara contains 76 to 80% moisture, 20 to 24% solids and 3.5 to 4.0% protein. On a dry weight basis okara contains 24% protein, 8 to 15% fats,and 12 to 14.5% crude fiber. It contains 17% of the protein from the original soybeans&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;After I moved to Greece, I have adapted to Greek cuisine. Luckily I dont have problems to enjoy my new country cuisine because Greek cuisine is simple and delicious, the flavor comes from the purity and freshness ingredients.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Greek cuisine also has many variety of soy bean, such as Fasolia Salata, Fasolia soup and fasolada ( dried bean soup).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indeed, I live far from Indonesia, I still can enjoy eat tempe while I am in Greece. Moreover, you can easily find some Asian foods in Athens. For instance, you can buy tempe which is imported from Holland at Asian Market in Ambelokipi area.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;One thing that I concern is about the product rights (patent) of tempe which is originally made in Indonesia. However, I found out that tempe is the product rights of USA, Japan, and Germany instead of Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ConclusionDiet as a part of lifestyle plays an important role in maintaining nutrition and health. Tempe is considered as a good source of protein, vitamin B12, antioxidants, phytochemical and other bioactive substances. Numerous studies to date strongly indicate that soybean-based tempe offers positive nutritional and health benefits. However, the recommendation of tempe consumption should be based on and supported by scientific experiments which show that tempe has indeed specific beneficial effects in human health. Continued multidisciplinary scientific research will provide a better understanding and further knowledge on the identification of the beneficial components and mechanisms of action, function, nutritional and health aspects of tempe. Furthermore, contribution from nutrition and the food-science community from all over the world to develop tempe from a variety of legumes as a raw material that are nutritious, tasty, acceptable and affordable will help us meet the challenge of health for all towards the 21st century.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Megara, 1 July 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sources:&lt;br /&gt;1. Wikipedia&lt;br /&gt;2. Mary Astuti, et all, Tempe, a nutritious and healthy food from Indonesia, Asia Pacific Jurnal Clinic Nutrition, 2000.&lt;br /&gt;3. Kiriakidis S, et al, Fatty acid ester of sitosterol 3 beta glicoside from soybeans and tempe (fermented soybeans) as antiproliferative substances, J Clin Biochem Nutrition, 1996.&lt;br /&gt;4. Logue A. W, The Psychology of Eating and Drinking, Brunner-Routledge,&lt;br /&gt;New York, 2004.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8176939383671633741-768639430733123996?l=sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/feeds/768639430733123996/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8176939383671633741&amp;postID=768639430733123996' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/768639430733123996'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/768639430733123996'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/2008/01/tempe-healthy-soy-bean.html' title='TEMPE; A HEALTHY SOY BEAN'/><author><name>Hartati Nurwijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00717521155732252886</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SerFmQohJiI/AAAAAAAAATU/GvSMZH2nNNA/S220/n644831714_1513560_6555.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_SnPZ41NJjTg/R4V3EF1PSpI/AAAAAAAAABY/_IQtRQ1YZGU/s72-c/tempe.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8176939383671633741.post-1546625619284010731</id><published>2008-01-07T16:45:00.000-08:00</published><updated>2008-01-07T17:18:52.241-08:00</updated><title type='text'>Makna Tahun Baru 1429 H</title><content type='html'>Dalam sebuah &lt;a href="http://www.assunnah.or.id/"&gt;milis agama &lt;/a&gt;yang saya ikuti, saya menulis di milis tersebut bahwa saya mencari bantuan untuk menjawab pertanyaan putri cilik saya tentang makna gerakan Solat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sifat kritis anak usia jelang 10 tahun. Saya jelaskan bahwa perintah Solat datang dari Allah SWT kepada Rasullah SAW ketika menjalani Isra Mi’raj. Gerakan Solat sudah ditetapkan dan setiap perintah Allah SWT kepada ciptaannya adalah untuk kebaikan hambanya. Gerakan solat seperti yang dilakukan oleh Rasullah SAW dan diperintahkan kepada kita semua memberi manfaat dan kebaikan bagi jasmani dan rohani manusia yang melakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menerima 3 jawaban dari anggota milis tersebut, bahwa saya disarankan agar melakukan hijrah atau pindah dari negara dimana saya bertempat tinggal. Jawaban yang sangat baik dan memberi jalan keluar bagi setiap persoalan yang berkaitan dengan pendidikan agama bagi anak-anak saya. Namun bagi kami sekeluarga hijrah saat ini bagaikan sebuah &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Pandora"&gt;kotak Pandora&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah hari ini saya mendapat jawaban dari DR Jamal Badawi(&lt;a href="mailto:jamalbadawi@hotmail.com"&gt;jamalbadawi@hotmail.com&lt;/a&gt;). Ppendapat pribadi saya sebelumnya bahwa dimanapun kita tinggal di bumi ini, maka tanah yang kita pijak adalah bumi Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami sekeluarga memang tinggal di negara non muslim dimana anak-anak tidak mendapat pendidikan agama Islam dengan mudah seperti di Indonesia yang mayoritas muslim. Lokasi kami tinggal jauh dari kota Athena; tempat terdapatnya &lt;a href="http://www.irfi.org/articles/articles_1251_1300/islam_in_greece.htm"&gt;Islamic Centre &lt;/a&gt;dan Pusat Kebudayaan Arab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat DR Jamal Badawi anggota European Council for Fatwa and Research:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Jika seorang muslim tidak dapat melakukan ibadah dasar seperti solat, puasa, zakat dan berhaji (Pillars of Islam), maka wajib ia harsu pindah ke tempat yang bebas ia melakukan ibadahnya. Negara kami tinggal adalah anggota Uni Eropa dan sudah meratifikasi kebebasan beribadah sesuai perintah agama bagi penduduknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Jika seseorang merasa anak-anaknya akan kehilangan arah dan terancam imannya, salah satu cara untuk menyelamatkannya adalah harus pindah. Tetapi bisa juga tidak pindah, jika anak diberikan pelajaran agama di rumah, di Islamic center dan berhubungan serta berkomunikasi dengan komunitas muslim yang ada. 3. Jika semua muslim seharusnya pindah ke negara muslim, bagaimana dengan orang-orang yang yang menerima Islam sebagai agamanya harus meninggalkan negara kelahirannya, mau kemana mereka perginya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. We should remember that there is hardly any place in the Muslim world where Muslims can practice their faith fully and completely including not only acts of worship, but also a truly Islamic and consultative system of government.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Therefore, each person should evaluate their own situation and avoid sweeping generalization about the desirability of continuing their lives where they are presently citizens or to consider other options.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. After all, the active Muslim presence in non-Muslim societies is a great means of conveying the message of Allah and exemplifying it to their fellow citizens.&lt;br /&gt;What about leaving one’s country and living in a non-Muslim country because the regime in one’s country is not that good?&lt;br /&gt;Islam is for all people and for all times and where they are. All earth is the land of Allah. A Muslim is supposed to try all his or her best to conduct an Islamic life wherever he is.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8176939383671633741-1546625619284010731?l=sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/feeds/1546625619284010731/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8176939383671633741&amp;postID=1546625619284010731' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/1546625619284010731'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/1546625619284010731'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/2008/01/makna-tahun-baru-1429-h.html' title='Makna Tahun Baru 1429 H'/><author><name>Hartati Nurwijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00717521155732252886</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SerFmQohJiI/AAAAAAAAATU/GvSMZH2nNNA/S220/n644831714_1513560_6555.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8176939383671633741.post-3817855124849115706</id><published>2008-01-03T06:30:00.000-08:00</published><updated>2008-01-04T16:22:06.427-08:00</updated><title type='text'>Mengapa Saya Menulis?</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“Tajamnya sebuah pena, lebih tajam dari sebilah pedang” Orang Bijak&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak kecil jika ditanya oleh orang, “cita-citanya mau jadi apa?”&lt;br /&gt;Jawaban yang diajarkan oleh ayah atau mama bukan jadi Penulis. Memang saya sejak awal selalu diarahkan harus menjadi dokter. Hal ini terbukti ketika saya duduk di bangku SMA kelas satu dan harus menentukan jurusan yang dipilih, maka ayah memaksa saya agar masuk IPA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya katakan pada ayah, ingin masuk IPS. Saya suka ilmu sosial. Ayah marah dan saya harus turuti perintah ayah. Demikian juga ketika saya lulus SMA dan ikut SIPENMARU, ayah melarang untuk mengambil pilihan jurusan Hukum dan Ekonomi. Alasan ayah katanya wanita tidak boleh jadi Hakim menurutnya. Akhirnya saya memilih pilihan pertama Kedokteran, kedua Biologi dan ketiga Sosiologi. Hasilnya saya lulus masuk ke jurusan &lt;a href="http://fisipol.ugm.ac.id/main/index.php"&gt;Sosiologi&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lulus kuliah langsung dapat kerja, tetapi saya tidak bisa mengetik dengan semestinya. Ayah pernah mengajarkan saya mengetik yang benar, sayang saya tidak serius. Hingga saat ini saya mengetik dengan dua telunjuk. Ayah saat ini sudah tua (86 tahun) dan saya sangat menyesal tidak berguru banyak pada ayah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerja sebagai peneliti membutuhkan saya banyak menulis dan membaca. Hanya ketika itu saya tidak pernah berpikiran mau menjadi penulis yang professional. Anggapan saya ketika itu, bekerja sebagai wartawan atau penulis hanya milik jurusan Komunikasi dan Jurnalistik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lambat laun, hobi menulis kembali muncul. Di kantor ada majalah kantor yang terbit tiap bulan dan pengurusnya mendapat honor diluar gaji. Saya akhirnya ikut menjadi redaksi majalah kantor yaitu Warta &lt;a href="http://www.pegadaian.co.id/"&gt;Pegadaian&lt;/a&gt; dan mengurus kolom “Profil”. Tahun 1996 jurnalis dikirim kursus ke Kebon Sirih atas biaya kantor, disanalah kami kursus di gedung PWI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil kursus hanya memperbaiki gaya tulisan saya di kolom profil. Anggapan saya bahwa tulisan tersebut sudah cukup bagus untuk standar majalah kantoran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 2003 saya terpaksa pindah ke negara suami. Sejak menikah dan hamil, tinggal di negeri asing, mengalami kejutan budaya dan sudah jarang membaca buku. Internet hanya digunakan untuk mengikuti milis agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah empat tahun menganggur akhirnya saya bangkit dan mulai menulis. Tulisan saya lebih mendekati ke memoir, kisah hidup diri sendiri. Saya mencari kursus yang online untuk &lt;a href="http://www.belajarmenulis.com/"&gt;belajar menulis&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sebagai ibu rumah tangga dengan tiga anak, saya kerepotan jika kursus keluar dari rumah. Saya mempunyai keinginan yang kuat agar piawai menulis. Akhirnya saya menulis di milis pemberitahuan mencari kursus menulis online. Saya temukan ada kursus online. Sekolah Online &lt;a href="http://www.belajarmenulis.com/"&gt;BelajarMenulis&lt;/a&gt; yang dikelola oleh &lt;em&gt;Founder&lt;/em&gt; Milis Penulis Lepas; Bung Jonru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keunggulan dari kursus &lt;a href="http://www.belajarmenulis.com/"&gt;BelajarMenulis&lt;/a&gt; ini antara lain; pertama, biaya kursus cukup terjangkau dan tidak mahal. Uang sisa belanja yang ditabung setiap minggu, saya gunakan untuk membayar lunas 6 bulan kursus. Kedua, online kursus dengan sistem &lt;em&gt;chatting&lt;/em&gt; sehingga menyenangkan dan terasa segar di pikiran. Ketiga, bisa berkenalan dengan teman sesama peserta kursus yang berasal dari latar belakang yang berbeda-beda. Terakhir &lt;a href="http://www.belajarmenulis.com/"&gt;BelajarMenulis&lt;/a&gt; memberi banyak informasi baru seputar dunia tulis menulis.&lt;br /&gt;Keunggulan lainnya adalah moderator yang sangat cekatan dan sigap. Materi hasil kursus lengkap dikirim oleh moderator ke setiap email peserta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelemahan dari kursus ini adalah kurang efektif. Sebabnya jadwal kursus online hanya seminggu sekali dan pengulangan di hari berikutnya. Jarang diberi tugas menulis, sehingga sebagai peserta merasa kurang disiplin. Mentor yang hanya seorang saja, menyebabkan materi yang dipelajari kurang fokus. Kelemahan lainnya adalah &lt;a href="http://www.belajarmenulis.com/"&gt;BelajarMenulis&lt;/a&gt; belum membantu peserta agar dapat berkenalan dengan media massa dan penerbit. Sebab bukankah setiap tujuan penulis agar tulisannya dapat dimuat atau diterbitkan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya masih suka menulis setiap hari dan hasilnya telah terbit sebuah buku yang ditulis bersama beberapa teman kontributor. Buku berjudul &lt;a href="http://perkawinan-antarbangsa-loveshock.blogspot.com/"&gt;LOve and ShOck &lt;/a&gt;. Setiap hari saya menulis terus, beberapa artikel di milis-milis. Saya senang banyak mendapat email yang merespon baik tulisan saya. Tulisan mengenai motivasi diri dan masalah seputar dunia pemasaran buku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8176939383671633741-3817855124849115706?l=sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/feeds/3817855124849115706/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8176939383671633741&amp;postID=3817855124849115706' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/3817855124849115706'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/3817855124849115706'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/2008/01/mengapa-saya-menulis.html' title='Mengapa Saya Menulis?'/><author><name>Hartati Nurwijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00717521155732252886</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SerFmQohJiI/AAAAAAAAATU/GvSMZH2nNNA/S220/n644831714_1513560_6555.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8176939383671633741.post-7258964681683033679</id><published>2007-12-21T12:47:00.001-08:00</published><updated>2008-01-03T00:34:38.756-08:00</updated><title type='text'>Iklan Dalam Sebuah Buku</title><content type='html'>Ingat film James Bond yang dibintangi oleh Pierce Brosnan yang rata-rata dipenuhi oleh iklan dari sponsor. Mulai dari jam tangan yang dipakai oleh Mr Bond hingga hotel, restoran, pesawat dan mobil yang digunakannya dalam beraksi membrantas musuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iklan dalam sebuah buku masih jarang bisa ditemui, entah mungkin ada peraturannya atau memang dunia buku tidak memerlukan iklan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya melihat ada buku terbit berjudul The Starbuck Experience penulisnya Joseph Michelli, jika membaca bukunya jelas buku ini sebuah iklan untuk Starbuck. Namun buku ini dikemas sebagai buku yang berbasis ilmu ekonomi atau lebih tepat kisah sukses sebuah bisnis perusahaan yang hampir bangkrut dan bangkit sukses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sponsor diperlukan oleh sebuah buku agar promosi buku bisa berjalan lancar. Kalau saya boleh berpendapat bahwa iklan didalam sebuah buku wajar saja asal tidak vulgar. Maksudnya tidak vulgar adalah iklan itu sesuai dengan jalan cerita dan isi dari buku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam beberapa buku fiksi terkadang ada muncul beberapa nama tempat restoran atau nama tempat tertentu. Penulisan yang wajar dalam sebuah kisah novel, dan pembaca juga tidak merasa hal tersebut sebagai sebuah iklan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika penulis cerdik, seharusnya ia bisa mendapat kompensasi dari penulisan nama produk atau tempat. Ketika saya dan EO mencari sponsor untuk peluncuran buku pertama saya http://perkawinan-antarbangsa-loveshock.blogspot.com/ ada beberapa &lt;em&gt;CEO&lt;/em&gt; yang menyebutkan jika nama &lt;em&gt;company&lt;/em&gt; mereka ditulis dalam buku maka mereka bersedia menjadi sponsor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu atau tidaknya sponsor bagi seorang penulis memang belum lazim di Indonesia, sebab promosi buku pada umumnya tanggungjawab penerbit. Karena ada sebagian penerbit yang tidak memberi dukungan promosi buku, mak amau tidak mau penulis harus giat dan rajin mempromosikan bukunya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sendiri, sudah mendapatkan tempat untuk launching buku kedua di Mal Ciputra Jakarta untuk tahun 2008 ini. &lt;em&gt;Win-win solution&lt;/em&gt; mengapa tidak? Mal Ciputra Jakarta muncul di buku saya dan saya mendapat tempat gratis promosi buku. Penerbit juga otomatis mendapat keuntungan dari langkah saya ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang mau mencoba mencari sponsor untuk promosi bukunya?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8176939383671633741-7258964681683033679?l=sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/feeds/7258964681683033679/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8176939383671633741&amp;postID=7258964681683033679' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/7258964681683033679'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/7258964681683033679'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/2007/12/iklan-dalam-sebuah-buku.html' title='Iklan Dalam Sebuah Buku'/><author><name>Hartati Nurwijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00717521155732252886</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SerFmQohJiI/AAAAAAAAATU/GvSMZH2nNNA/S220/n644831714_1513560_6555.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8176939383671633741.post-1484577505014607418</id><published>2007-12-09T00:42:00.000-08:00</published><updated>2007-12-13T15:39:44.575-08:00</updated><title type='text'>Anda Adalah Siapa Teman Anda.</title><content type='html'>You Are Who Your Friends Areby Jack Canfield and Hartati Nurwijaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah penting untuk menyadari kekuatan dari positive thinking. Hal ini terjadi bukan hanya pada diri Anda, tetapi orang-orang disekeliling Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perilaku sangat mudah dikenali. Baik itu positif maupun negatif, mereka melekat pada diri Anda. Jika Anda dikelilingi oleh orang yang suka mengeluh, suka menghakimi, menyebar gossip negatif, dan senang menyalahkan orang lain, berperan seolah-olah sebagai korban. Oh jauhilah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapakah orang yang dekat dengan Anda? Apakah mereka sudah mencapai impiannya atau orang suka mengeluh pada keadaan? Apakah mereka menyanjung orang yang punya cita-cita tinggi, atau mereka orang yang suka berolok-olok dan melecehkan? Bagaimana mereka memperlakukan Anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda membuang waktu dengan orang yang tidakmendukung impian dan tujuan Anda, hal yang serius dan sudah waktunya Anda memikirkan siapa teman Anda itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang sukses dikelilingi oleh orang yang sudah sukses. Mudah dan gampang. Mereka orang senang disekeliling orang yang sedang berusaha meraih tujuan dan berusaha menjadikannya kenyataan. Mereka ingin mengetahui bagaimana strategi dan rahasia menjadi pemenang. Mereka tidak malu untuk berada disekeliling orang yang belajar untuk sukses dan mencari rejeki yang halal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda juga, perlu dan butuh dikelilingi oleh pengaruh yang positif. Bergabunglah dengan kelompok orang yang sukses, pelajari apa yang sudah dan sedang mereka pelajari. Tidak jadi masalah Anda dan orang tersebut berasal dari latar belakang yang berbeda. Tunjukkan dan pindahkan diri Anda menjadi seorang yang berjuang meraih tujuan. Sukses bukan hanya milik orang mudah meraihnya, orang yang sudah terlahir sebagai anak orang kaya atau orang yang punya pendidikan tinggi dan mahal. Sangat banyak orang miskin yang sukses dan mereka bisa menghadapi segala rintangan dan mereka berhasil mencapai tujuannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang sukses tidak mendapatkannya dari berteman dekat dengan orang suka menumpahkan energi negatif. Saya sempat berkenalan dengan Deddy Tjipto ketika bertemu di Woman radio, beliau ahli Prana. Kami diskusi masalah energi positif dan negatif. Intinya bahwa energi positif harus ketemu energi positif. Energi negatif dan energi positif jika bertemu akan menghasilkan negatif. Carilah teman yang dapat mengalirkan energi positif, teman yang selalu berkata baik-baik dan teman yang selalu menghibur dan memberi dukungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum saya berkenalan dengan Ibrahim Isa, Edy Zaqeus, Jennie S Bev, Irvan Wirayudha, Ariana Peggy, Jonru, Catur Catriks, Rusdin Din, Eko Sugiarto, Ning Harmanto dan beberapa penulis sukses lainnya. Saya merasa kurang motivasi untuk menulis. Setelah dekat dengan teman alumni sekolah dan penulis bestseller yang banyak memberi dukungan akhirnya buku saya dapat terbit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pernah dan sering dianggap sombong atau bahkan dianggap kurang pergaulan. Sebab, sejak saya kecil selalu memilih teman. Saya tidak suka teman yang senang menebarkan energi negatif. Saya tidak suka berteman dengan orang tidak bahagia dalam hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Energi positif hanya datang dari orang yang menyalurkan energi positifnya. Pertama, ketika saya pertama kali menelepon Rosihan Anwar dari Yunani agar bersedia menjadi pembicara di peluncuran buku. Saya katakan dalam hati harus percaya diri dan bahwa beliau adalah teman saya. Beliau adalah energi positif yang akan membantu saya. Hal itu terbukti tanpa susah payah, beliau yang sudah berusia 80 tahun lebih bersedia hadir dan bahkan membagi ilmunya serta menulis sebuah artikel di tabloid cek dan ricek tentang saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, ketika saya bertemu Jajang C Noer, beliau mengatakan bahwa muka saya cerah. Jajang berkata, ia menilai seseorang dari raut wajah. Lalu saya katakan bahwa rahasia hidup saya adalah berpikir positif. Segala hal yang terjadi dan saya alami semua serahkan pada Allah SWT.&lt;br /&gt;Saya menjadikan anak-anak saya sebagai sumber kebahagiaan, anak yang sehat membuat saya senang. Selama ini saya disibukkan memelihara dan merawat anak tidak terasa berat. Semua saya lakukan dengan senang hati dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, ketika saya membaca buku Jeffrey Gitomer berjudul Yes Attitude. Salah satu hal negatif yang harus dihindari adalah uang. Jangan pernah merasa tidak pernah cukup dengan uang yang Anda miliki. Negatif adalah jika Anda ingin memiliki uang yang lebih lagi.&lt;br /&gt;Hal ini sudah sejak lama saya terapkan tanpa saya sadari. Saya tidak pernah mengenalkan pada anak-anak bentuk uang. Saya tidak pernah memberitahu atau mengajarkan anak-anak saya bahwa uang adalah benda berguna. Saya bahkan tidak pernah memberi uang pada anak; sejak ia sekolah dan hingga kini sudah duduk di kelas empat SD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak-anak saya lebih menghargai buku-bukunya daripada uang. Putra nomor dua bahkan diberi uang oleh Yaya (nenek dalam bahasa Yunani), ia sebutkan uang itu plastik. Ia diberi uang sebab membantu memungut buah zaitun ketika sedang panen. Uang dua lembar 5 euro sampai lecek dan robek sebab tidak seorang anak-pun yang peduli pada uang. Akhirnya saya masukkan dalam celengan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan buku yang saya bawa dari Indonesia, selalu mereka letakkan dekat dengan tempat tidur dan minta dibacakan. Putra nomor dua baru berusia 3 tahun setengah dan si bungsu baru 2 tahun setengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah selesai acara roadshow buku, saya tercenung di bandara ketika merasa saya berhasil mencapai impian bahwa buku pertama saya sudah terbit. Saya dan buku diberitakan dalam media massa. Namun, ternyata saat itu saya merasa bahwa hal yang terindah dan paling bahagia adalah bercanda dan bergurau bersama anak-anak saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari saya sempat malas menulis lagi, hingga masuk email dari James Athur Ray. Quote yang berisi bahwa kita jangan merasa sukses hanya dengan satu kesuksesan dan jangan patah semangat hanya karena gagal. Sama halnya dengan konsep Hadist yang menyebutkan “ kejarlah duniamu seakan engkau akan hidup seribu tahun lagi, dan janganlah lupa akhiratmu seakan engkau akan mati esok.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang saatnya saya menulis lagi agar buku kedua dan ketiga bisa terbit tahun depan dan niat saya akan membuat peluncuran buku yang akan mengundang anak-anak yang terlantar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hartati Nurwijaya from Megara, Greece&lt;a href="http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/" target="_blank"&gt;http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;a href="http://perkawinan-antarbangsa-loveshock.blogspot.com/" target="_blank"&gt;http://perkawinan-antarbangsa-loveshock.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8176939383671633741-1484577505014607418?l=sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/feeds/1484577505014607418/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8176939383671633741&amp;postID=1484577505014607418' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/1484577505014607418'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/1484577505014607418'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/2007/12/anda-adalah-siapa-teman-anda.html' title='Anda Adalah Siapa Teman Anda.'/><author><name>Hartati Nurwijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00717521155732252886</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SerFmQohJiI/AAAAAAAAATU/GvSMZH2nNNA/S220/n644831714_1513560_6555.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8176939383671633741.post-8978912290862983462</id><published>2007-12-03T17:04:00.000-08:00</published><updated>2007-12-09T00:42:38.315-08:00</updated><title type='text'>Lanjutan</title><content type='html'>Peluncuran buku pertama di Blizt Megaplex, satu hari sebelumnya saya dibawa oleh EO ke lokasi. Kami membincangkan bagaimana letak susunan bangku dan bagaimana lay out ruangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari sebelumnya saya berpikir akan memakai pakaian daerah Minang, berupa baju kurung. Ternyata harga sewanya cukup mahal dan tidak ada waktu mencari baju ke toko. Sampai di gedung Blizt jam 11 pagi dan sponsor make up artist sudah hadir dan membawa baju kebaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baju kebayanya agak kesempitan dan long torsonya juga sempit, akhirnya saya agak ‘risi’ juga. But the show must go on, sudah tidak ada waktu ganti baju lagi. Tapi saat ini baru terlintas kenapa tidak beli baju di mal bawah, mungkin ada baju yang cocok dan harganya tidak mahal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara agak molor sebab menanti kedatangan pembicara Bapak Rosihan Anwar. Seharusnya acara sudah dimulai tepat jam 14.00. Buku yang saya nantikan hingga begadang ( jam 1.00 dini hari buku tercetak) di Ciracas ternyata banyak yang salah cetak. Gambar diagram buram dan ada beberapa kesalahan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suparno Pramudya: Manager BDD CV Restu Agung telah membantu semaksimal mungkin, bahkan ia pulang petang hari ke rumahnya naik bis dari Ciracas. Akibat langkahnya membawa kami ke percetakan, ia ditegur oleh pemilik penerbit Restu Agung; Albert David. Suparno Pramudya juga menjelaskan bahwa buku akan dicetak sebanyak 3000 ekslemplar dan sebelum kembali ke Yunani isi SPP ( Surat Perjanjian Penerbitan) yang sebelumnya ditulis 2000 diganti menjadi 3000 buku yang dibayarkan royaltinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diputuskan agar buku tidak dijual, sebab saya ingat YLKI ( Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia). Jual produk harus yang baik dan tidak cacat. Namun akhirnya banyak peserta diskusi yang hadir mendesak agar mendapatkan bukunya. Walapun, sudah dijelaskan bahwa bukunya ada beberapa gambar yang buram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara dibuka dengan menyanyikan bersama lagu Indonesia Raya dan langsung dapat dirijennya teman dari milis penulis bestseller; Mario Einstein. Semua peserta dan hadirin khusuk menyanyikan lagu kebangsaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu diikuti pembacaan Sumpah Pemuda oleh Ramya Soekardi, seorang penulis cilik teman dari &lt;a href="http://www.goodreads.com/"&gt;http://www.goodreads.com/&lt;/a&gt;. Ramya adalah cucu dari Bapak Asma Subrata; mantan Direktur TVRI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Moderator Boby Lukman kurang persiapan sehingga ia tidak tahu nama lengkap pembicara. Hal ini mungkin akibat kesibukan kami dan fokus terpaku pada masalah buku yang sangat disesalkan tidak dapat dijual ketika launching di Blizt ketika itu. EO tampak kecewa, sebab pengunjung yang paling banyak datang adalah di Blizt. Ada 600 orang pengunjung yang datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara berlangsung lancar, Rosihan Anwar berkisah sejarah Sumpah Pemuda. Beliau juga menyindir mengenai pembangunan gedung raksasa yang banyak di Indonesia tetapi pemiliknya adalah orang asing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakan juga oleh beliau, penulis buku tidak bisa mencukupi hidup. Beliau sudah menulis 40 buku lebih, dan kebanyakan rejekinya datang dari hasil menulis untuk media massa. Disarankannya penulis agar menulis artikel untuk koran, majalah dan tabloid sebagai tambahan penghasilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amaliya Lerrigo pembicara dari Srikandi, tampil sangat anggun dan berwibawa. Banyak sekali info-info yang beliau paparkan dan berbagi ke hadirin yang datang ke Blizt pada hari itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari LBH APIK, Estu Fanani tampil sederhana dan khas ciri dari NGO. Banyak pertanyaan seputar hukum yang dilontarkan oleh hadirin, dan Estu dapat menjawabnya dengan lugas dan tangkas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ries Woodhouse tampil sederhana, tidak menampakkan bahwa ia seorang istri yang suaminya pernah memimpin UNICEF dan penerima Bintang Mahaputra dan Bintang Kehormatan dari Ratu Inggris. Figur yang ramah dan sangat peduli pada nasib para perempuan yang mempunyai pasangan orang asing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ries juga membantu saya melakukan perjalanan ke Sumatra Barat. Kami berdua sebagai pembicara di Fakultas Sastra Universitas Andalas Padang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa pertanyaan dilontarkan oleh hadirin, antara lain mengenai……..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara di Blizt ternyata diliput oleh Detik.com dan inilah tulisan tersebut&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/10/tgl/28/time/235831/idnews/845799/idkanal/10"&gt;http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/10/tgl/28/time/235831/idnews/845799/idkanal/10&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diliput oleh The Jakarta Post&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.thejakartapost.com/yesterdaydetail.asp?fileid=20071119.D07"&gt;http://www.thejakartapost.com/yesterdaydetail.asp?fileid=20071119.D07&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8176939383671633741-8978912290862983462?l=sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/feeds/8978912290862983462/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8176939383671633741&amp;postID=8978912290862983462' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/8978912290862983462'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/8978912290862983462'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/2007/12/lanjutan.html' title='Lanjutan'/><author><name>Hartati Nurwijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00717521155732252886</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SerFmQohJiI/AAAAAAAAATU/GvSMZH2nNNA/S220/n644831714_1513560_6555.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8176939383671633741.post-7136956349559458013</id><published>2007-11-27T23:54:00.000-08:00</published><updated>2007-11-29T02:14:27.085-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Promo Buku Love and Shock'/><title type='text'>Perjalanan Yunani-Jakarta</title><content type='html'>"Try not to become a man of success but rather try to become a man of value." -- Albert Einstein&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda pernah membaca artikel saya beberapa waktu lalu di milis penulis bestseller berjudul “Long and Winding Road”, nah tulisan kali ini merupakan lanjutannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saya mengirim  naskah ke penerbit besar belum mendapat jawaban maka akhirnya saya putuskan untuk mengirim ke penerbit kecil. Restu Agung;  penerbit yang berada di Jakarta menerima naskah saya hanya dalam waktu 2 minggu sudah diterima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah naskah diterima saya ingin cepat  menjadi buku. Buku yang ingin dilihat dan dibaca oleh salah seorang kontributor yang terus memberi dukungan. Kindeng namanya yang juga memperkenalkan saya dengan artis Jajang C Noer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jajang C Noer yang menulis kata pengantar di buku pertama saya  ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal pertama yang saya pikirkan dari sebuah buku adalah covernya. Saya meminta suami membuat design cover buku,  membuat diagram  ke dalam bahasa Indonesia yang telah diberi izin oleh pembuat aslinya.  Suami tampak “ogah-ogahan” ketika diminta membuat design sesuai keinginan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membuat design cover sangat penting, sebab hasil riset pasar banyak pembeli melirik buku dari bentuk covernya. Riset cover saya pelajari dari sebuah toko buku di dunia maya: &lt;a href="http://www.amazon.com/"&gt;www.amazon.com&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Naskah buku pertama saya (Perkawinan Antarbangsa: LOve and ShOck)  ditulis oleh para wanita.&lt;br /&gt;Nah bagaimana agar buku ini tidak mencerminkan sebagai buku “cewek”?&lt;br /&gt;Jadilah saya berpikir agar cover tidak “berbau” wanita. Cover saya ciptakan sebagai buku serius dan tidak segmented. Saya ingin buku ini dibaca oleh semua kalangan, semua lapisan masyarakat di dunia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasilnya memang tampak cover sebagai buku ilmiah, walaupun warna cover kurang  terang seperti yang saya harapkan. Saya sebelumnya meminta agar warna BBC World dipakai. Ketika saya riset pasar di Jakarta, tampak sebuah buku yang telah lebih dahulu cetak dengan design warna cover yang hampir sama, hanya beda buku saya diatas warnanya lebih  gelap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa kali ide cover dari pihak penerbit yang saya tolak sebab gambar cover sangat berbau wanita. Misalnya; ada gambar bunga mawar, ada gambar pengantin dan bahkan gambar hati yang dipanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah setuju dengan cover, seharusnya isi dari layout buku selayaknya diperlihatkan pada penulis. Namun akibat kejar tayang dan buku harus jadi sebelum tanggal 28 Oktober 2007, akhirnya saya tidak menerima ‘dummy”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tiba di Jakarta tanggal 25 Oktober 2007 malam  hari. Keesokannmya  langsung bertemu EO ( Event Organizer) dan penerbit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak beberapa bulan yang lalu sudah dipersiapkan bagaimana bentuk promosi buku pertama saya ini.  Ide yang terlintas adalah di Universitas; tempat dimana banyak anak muda berkumpul.Mau tidak mau saya membutuhkan EO yang bersedia mengatur segala acara, sebab jarak yang jauh antara Yunani dan Indonesia tidak memungkinkan saya bergerak mencarai sponsor sendiri dan mengatur segala sesuatunya.Mencari EO susah-susah gampang, ada EO yang sudah beken ternyata tidak tertarik melakukan peluncuran buku. Akhirnya bertemulah dengan seorang anak muda di internet yang punya jiwa seni tinggi. EO Evonica namanya yang dimotori oleh Yurskie.Ia bersedia menerima tawaran kerjasama, tanpa imbalan uang cash. Saya hanya menawarkan hasil penjualan buku dari nilai diskon yang diberikan oleh penerbit. Penerbit Restu Agung tidak memberi bantuan dana promosi sepeser-pun sesuai dengan isi perjanjian di SPP (Surat Perjanjian Penerbitan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena berkenalan di internet, maka komunikasi makin lancar, setiap hari saya  chatting dengan EO. Chatting untuk mengarahkan dan memberi tahu harus kemana mencari sponsor. Sayang, waktu yang  sempit merupakan kendala utama. EO tidak bisa bergerak mencari dana. Saat itu bulan Ramadhan dan beberapa perusahaan sulit untuk memberi keputusan sebagai sponsor dalam waktu singkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yurie yang biasa menangani “Band” dengan mudah bisa masuk ke kampus-kampus. Dua bulan sebelumnya melalui pendekatan personal, saya minta ijin pada Dekan Fakultas Sastra Universitas Andalas Padang untuk acara diskusi buku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ijin dan respon dari beberapa universitas didapatkan. Masalah tempat teratasi. Sekarang bagaimana membuat sebuah event yang besar?&lt;br /&gt;Datanglah ide dari EO agar acara diadakan di  Blizt Megaplex. Saya baru dengar nama Blizt dan  langsung melakukan search. Tampak di layer monitor Blizt ternyata tempat anak muda nongkrong juga. Blizt adalah bioskop dan tampak modern. Saya sangat antusias melihatnya, maklum di tempat saya tinggal tidak ada gedung bioskopnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tempat peluncuran awal sudah didapatkan. Kemudian masalah membayar Blizt.  Yurie yang kenal dengan salah seorang supervisor Blizt Jakarta mulai melakukan pendekatan pribadi. Ia minta tolong bantuan agar dapat menggunakan  Blizt dan diberi harga diskon. Usahanya berhasil, kami dapat tempat di Blizt tepat sesuai keinginan yaitu tepat pada hari Sumpah Pemuda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ide awal hanya untuk peluncuran buku, langsung saya ganti konsepnya menjadi Perayaan Sumpah Pemuda.  Dalam  hati saya ingin memberi sesuatu pada negeri tercinta, saya membaca isi Sumpah Pemuda dan terharu mengenang negeri nan jauh di mata. Tekad semakin bulat agar acara lebih fokus pada Sumpah Pemuda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibat sudah sering chatting dan diskusi melalu telepon ketika pertama kali bertemu Yurie, sudah langsung akrab. Setelah bertemu kami  langsung menuju ke penerbit di daerah Kwitang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kantor penerbit sudah  ada pemiliknya dan manager BDD-nya. Setelah basa-basi langsung saya menandatangai surat kontrak (SPP). Isi SPP bahwa buku dicetak 2000 ekslemplar dan judul buku masih memakai judul lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain cover judul merupakan “paru-paru” dari sebuah buku.  Buku perdana ini, sudah mengalami beberapa kali ganti judul. Dari mulai judul “Suamiku Bule”, “Ketika Timur Bertemu Barat” dan “ Bagaimana Sih Punya Suami Asing?”.  Hingga pada saat terakhir buku hendak dicetak, saya tiba-tiba mendapat ide judulnya menjadi “ Perkawinan Antarbangsa; LOve and ShOck”.  Sengaja saya ingin huruf O ditulis besar agar semua yang melihat dan membaca bukunya akan berkata “ O o o o begitu ya..”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses pemberian judul sebuah buku memang hak penerbit, tetapi sebagai penulis kita harus punya ide sendiri. Penulis harus rajin melakukan riset sendiri. Dari hasil riset; saya berkesimpulan bahwa pangsa pasar anak muda suka dengan nama yang berbau asing. Mulai film yang berjudul “Eiffel in Love” hingga “I beg you Prada” sangat populer di kalangan masyarakat Indonesia. Jadilah “Love and Shock” judul yang mantap dipilih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersambung&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8176939383671633741-7136956349559458013?l=sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/feeds/7136956349559458013/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8176939383671633741&amp;postID=7136956349559458013' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/7136956349559458013'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8176939383671633741/posts/default/7136956349559458013'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sumatra-bali-hartatinurwijaya.blogspot.com/2007/11/perjalanan-yunani-jakarta.html' title='Perjalanan Yunani-Jakarta'/><author><name>Hartati Nurwijaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00717521155732252886</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SnPZ41NJjTg/SerFmQohJiI/AAAAAAAAATU/GvSMZH2nNNA/S220/n644831714_1513560_6555.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
